home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

3 Jenis Gangguan Telinga Yang Paling Sering Terjadi

3 Jenis Gangguan Telinga Yang Paling Sering Terjadi

Telinga merupakan panca indera yang rentan mengalami masalah kesehatan disebabkan mudahnya bagian telinga terpapar oleh berbagai gangguan dari luar. Saraf-saraf yang banyak terdapat ada telinga juga bisa mengalami gangguan kesehatan jika tidak dijaga dengan baik atau ditangani sesegera mungkin.

Apa saja jenis-jenis penyakit telinga yang umum terjadi?

Terdapat banyak jenis penyakit telinga dengan berbagai penyebab. Berikut ini adalah beberapa contoh penyakit telinga yang umum terjadi:

1. Otitis eksterna

Otitis eksterna atau disebut juga dengan swimmer’s ear adalah infeksi yang terjadi di saluran telinga luar, yang menjalar dari gendang telinga ke telinga bagian luar. Penyakit telinga ini biasanya menyebabkan inflamasi, bengkak, dan kemerahan pada saluran telinga luar.

Penyebab dari penyakit telinga ini biasanya adalah infeksi bakteri. Namun, iritasi, jamur, dan alergi juga mungkin menyebabkan otitis eksterna.

Gejala yang ditimbulkan gangguan telinga ini adalah:

  • Rasa sakit pada telinga yang biasanya cenderung parah
  • Rasa gatal pada saluran telinga
  • Keluarnya cairan (baik bening maupun berupa nanah) dari dalam telinga
  • Bagian luar telinga dan saluran telinga terlihat kemerahan dan bengkak
  • Kulit di sekitar saluran telinga mengering, bersisik, dan bisa terkelupas
  • Pada kasus yang lebih parah dapat menyebabkan berkurangnya kemampuan pendengaran
  • Biasanya hanya satu telinga saja yang terinfeksi

2. Otitis media

infeksi telinga tengah

Otitis media merupakan infeksi pada telinga bagian tengah yang disebabkan oleh bakteri atau virus. Bagian tengah ini merupakan ruang berisi udara yang terletak di belakang gendang telinga. Bagian ini juga memiliki tulang kecil yang akan bergetar ketika menerima suara.

Penyakit telinga ini cenderung lebih banyak terjadi pada anak-anak daripada orang dewasa. Pada anak-anak, gejala yang muncul antara lain sakit telinga, rewel, hingga demam. Sementara itu, pada orang dewasa, otitis media menimbulkan gejala berupa sakit telinga, cairan keluar dari telinga, dan kesulitan mendengar.

3. Otitis interna

pengobatan medis otitis eksterna

Otitis interna atau disebut juga dengan labirinitis merupakan infeksi yang terjadi pada telinga bagian dalam, tepatnya di labirin membran. Penyakit telinga ini disebabkan oleh virus, bakteri, atau penyakit lainnya.

Otitis interna merupakan bentuk lanjutan atau komplikasi dari otitis media yang tidak diobati. Gejala yang dapat ditimbulkan dari otitis interna dapat berupa:

  • Vertigo
  • Mual
  • Muntah
  • Tinnitus
  • Gangguan atau kehilangan pendengaran

4. Mastoiditis

mastoiditis adalah

Mastoiditis merupakan infeksi bakteri serius yang menyerang tulang mastoid yang terletak di belakang telinga. Penyakit telinga ini lebih sering terjadi pada anak-anak daripada orang dewasa.

Mastoiditis dapat muncul jika sel mastoid terinfeksi atau meradang. Seringkali, kondisi ini terjadi setelah infeksi telinga tengah atau otitis media yang tak kunjung sembuh.

Gejala yang dapat ditimbulkan dari mastoiditis adalah:

  • Bagian belakang telinga terasa sakit, kemerahan, dan bengkak
  • Terdapat cairan keluar dari telinga
  • Kelelahan
  • Sakit kepala
  • Kehilangan pendengaran pada telinga yang terinfeksi

5. Gendang telinga pecah

penyebab gendang telinga pecah

Gendang telinga pecah atau yang disebut juga dengan perforasi membran timpani adalah lubang atau robekan pada jaringan tipis yang memisahkan saluran telinga dari telinga tengah (gendang telinga). Kondisi ini dapat menyebabkan gangguan pendengaran dan membuat telinga Anda lebih rentan terhadap infeksi.

Gejala gendang telinga pecah di antaranya adalah:

  • Sakit telinga
  • Keluar cairan seperti lendir
  • Kehilangan pendengaran
  • Tinnitus
  • Vertigo
  • Mual dan muntah akibat vertigo

6. Penyakit Meniere

telinga kemasukan serangga

Penyakit Meniere merupakan kelainan pada telinga bagian dalam yang dapat mengakibatkan vertigo dan gangguan pendengaran. Pada kebanyakan kasus, penyakit ini hanya menyerang salah satu telinga.

Penyakit Meniere dianggap sebagai penyakit kronis, yaitu berkembang perlahan dalam waktu yang panjang. Berikut ini adalah gejala-gejala yang dapat timbul akibat penyakit Meneire:

  • Mengalami vertigo berulang-ulang kali
  • Kehilangan kemampuan mendengar
  • Tinnitus
  • Telinga terasa penuh

7. Barotrauma

telinga berdenging

Barotrauma mengacu pada cedera yang disebabkan oleh peningkatan tekanan udara atau air, seperti selama penerbangan pesawat atau scuba diving. Barotrauma dapat terjadi ketika Anda sedang berada di dalam pesawat yang turun untuk mendarat atau saat Anda menyelam ke dalam air yang dalam.

Perubahan tekanan dapat menciptakan ruang hampa di telinga tengah yang menarik gendang telinga ke dalam. Hal ini dapat menyebabkan rasa sakit dan meredam suara. Pada kondisi ini, telinga Anda akan terasa sesak.

8. Kolesteatoma

benjolan di belakang telinga

Kolesteatoma adalah pertumbuhan abnormal kulit di telinga tengah di belakang gendang telinga. Kondisi ini bisa berupa bawaan (sudah ada sejak lahir) atau merupakan komplikasi infeksi telinga kronis.

Kolesteatoma biasanya terjadi karena fungsi saluran eustachius yang buruk, ditambah dengan infeksi di telinga tengah. Gejala yang biasanya muncul berupa:

  • Perasaan atau tekanan penuh di telinga
  • Kehilangan kemampuan mendengar
  • Pusing
  • Mati rasa atau otot terasa lemah di satu sisi wajah

9. Otosklerosis

belakang telinga bau

Otosklerosis adalah kondisi pengerasan tulang-tulang di dalam telinga, sehingga telinga tidak dapat berfungsi dengan baik. Pada kondisi ini, proses mendengar menjadi terhambat karena pergerakan suara dari telinga tengah ke telinga bagian dalam terganggu.

Otosklerosis terjadi ketika salah satu tulang di telinga tengah, yaitu stapes, tersangkut di tempatnya. Soal mengapa ini terjadi masih belum jelas, tetapi para ahli percaya bahwa kondisi ini berhubungan dengan infeksi campak, patah tulang akibat stres, atau gangguan kekebalan tubuh.

10. Telinga tersumbat

kotoran telinga berwarna hitam

Telinga tersumbat adalah kondisi ketika telinga Anda terasa penuh, seperti tersumbat sesuatu. Kondisi ini dapat disebabkan oleh berbagai macam hal, termasuk penumpukan kotoran telinga (serumen) hingga pilek atau alergi.

Telinga yang tersumbat akibat penumpukan kotoran disebut juga dengan serumen prop atau impaksi serumen. Gangguan telinga ini biasanya disebabkan oleh kebiasaan mengorek telinga menggunakan cotton bud.

Pilek atau alergi dapat menyebabkan lapisan tuba eustachius (bagian telinga yang berfungsi menyamakan tekanan udara di kedua sisi telinga) membengkak. Kondisi ini dapat menyebabkan sensasi seperti ada yang menyumbat telinga Anda, seperti ketika Anda berada di dalam pesawat yang naik dan turun.

11. Telinga berair

telinga terasa tersumbat

Telinga mengeluarkan cairan umumnya merupakan kondisi yang tidak perlu dikhawatirkan. Biasanya, cairan atau benda padat yang keluar dari telinga Anda hanyalah kotoran telinga. Namun, kondisi ini juga bisa menjadi tanda penyakit atau cedera di telinga Anda.

Terkadang, cairan lengket menumpuk di telinga tengah, di belakang gendang telinga. Lendir ini dapat menyebabkan infeksi telinga hingga kehilangan pendengaran. Kondisi ini lebih umum terjadi pada anak-anak daripada orang dewasa.

12. Telinga berdengung

telinga berdenging atau tinnitus adalah

Telinga berdengung atau tinnitus adalah kondisi ketika Anda merasa seperti ada suara dengungan di telinga Anda. Dikutip dari Mayo Clinic, tinnitus bukan penyakit telinga, tetapi merupakan gejala dari kondisi, seperti gangguan pendengaran atau cedera telinga.

Suara yang seakan Anda dengarkan itu mungkin berbentuk raungan rendah hingga jeritan tinggi dan Anda mungkin mendengarnya pada salah satu atau kedua telinga. Tinnitus mungkin hadir setiap saat, atau mungkin datang dan pergi.

13. Telinga gatal

telinga berair

Telinga gatal adalah masalah yang umum terjadi. Pada beberapa orang, masalah ini terasa begitu mengganggu hingga muncul keinginan untuk menempelkan berbagai benda ke telinga. Kebiasaan buruk tersebut dapat menyebabkan trauma pada liang telinga.

Penyebab umum telinga gatal adalah kebiasaan, infeksi jamur, atau awal dari infeksi. Penyebab lainnya bisa berupa penyakit kulit, seperti psoriasis atau dermatitis. Alergi juga dapat menyebabkan telinga gatal.

14. Telinga berdarah

tuli mendadak

Telinga berdarah merupakan kondisi ketika terdapat darah di telinga Anda atau keluar dari indera pendengaran Anda. Ini merupakan gejala dari berbagai cedera dan kondisi telinga.

Ada banyak kemungkinan yang dapat menyebabkan telinga berdarah, seperti:

  • Cedera ringan
  • Gendang telinga pecah
  • Trauma
  • Infeksi telinga parah
  • Telinga kemasukan benda asing
  • Kanker telinga

Tergantung penyebabnya, Anda mungkin juga merasakan gejala tambahan, seperti sakit telinga, demam, gangguan pendengaran, lumpuh pada wajah, pusing, dan telinga berdengung.

Bagaimana menangani penyakit telinga?

telinga berair
Sumber: Sohu

Penyakit-penyakit telinga yang telah disebutkan di atas mungkin bisa diatasi dengan mudah jika Anda mendapatkan diagnosis sedini mungkin. Oleh karena itu, Anda dianjurkan segera ke dokter telinga hidung tenggorokan (THT) jika mengalami gejala masing-masing penyakit di atas.

Setelah dokter menentukan diagnosis penyakit telinga kepada Anda, dokter dapat memberikan rekomendasi pengobatan untuk mengatasi masalah Anda. Berikut adalah pilihan pengobatan yang mungkin direkomendasikan:

  • Obat-obatan untuk mengatasi sakit telinga, khususnya antibiotik untuk mengatasi berbagai infeksi pada telinga.
  • Terapi lilin untuk mengeluarkan kotoran telinga yang menumpuk.
  • Operasi telinga mungkin disarankan ketika antibiotik yang diresepkan dokter tidak dapat mengatasi penyakit telinga Anda.
  • Alat bantu dengar untuk membantu pekerjaan indera pendengaran Anda yang terganggu akibat penyakit telinga.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Swimmer’s ear – Symptoms and causes. (2020). Retrieved 2 October 2020, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/swimmers-ear/symptoms-causes/syc-20351682#:~:text=Swimmer’s%20ear%20is%20an%20infection,environment%20that%20aids%20bacterial%20growth.

Ear infection (middle ear) – Symptoms and causes. (2020). Retrieved 2 October 2020, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/ear-infections/symptoms-causes/syc-20351616

Barkwill, D., & Arora, R. (2020). Labyrinthitis. Statpearls Publishing. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK560506/

Mastoiditis . (2017). Retrieved 2 October 2020, from https://www.nhs.uk/conditions/mastoiditis/

Publishing, H. (2020). By the way, doctor: Plugged-up feeling in an ear – Harvard Health. Retrieved 2 October 2020, from https://www.health.harvard.edu/diseases-and-conditions/by-the-way-doctor-plugged-up-feeling-in-an-ear

Fluid from the ear. (2020). Retrieved 2 October 2020, from https://www.healthdirect.gov.au/fluid-from-the-ear

Tinnitus – Symptoms and causes. (2020). Retrieved 2 October 2020, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/tinnitus/symptoms-causes/syc-20350156#:~:text=Tinnitus%20is%20the%20perception%20of,or%20a%20circulatory%20system%20disorder.

Ruptured eardrum (perforated eardrum) – Symptoms and causes. (2020). Retrieved 2 October 2020, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/ruptured-eardrum/symptoms-causes/syc-20351879

Meniere’s disease – Symptoms and causes. (2020). Retrieved 2 October 2020, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/menieres-disease/symptoms-causes/syc-20374910

Publishing, H. (2020). Barotrauma – Harvard Health. Retrieved 2 October 2020, from https://www.health.harvard.edu/a_to_z/barotrauma-a-to-z

Cholesteatoma | Genetic and Rare Diseases Information Center (GARD) – an NCATS Program . (2020). Retrieved 2 October 2020, from https://rarediseases.info.nih.gov/diseases/10422/cholesteatoma/cases/25312

Otosclerosis. (2015). Retrieved 2 October 2020, from https://www.nidcd.nih.gov/health/otosclerosis

School, M. (2020). Itchy Ears – Otorhinolaryngology – Head & Neck Surgery. Retrieved 2 October 2020, from https://med.uth.edu/orl/online-ear-disease-photo-book/chapter-15-miscellaneous/itchy-ears/#:~:text=The%20most%20common%20causes%20of,be%20scaling%20of%20the%20skin.

Ear Bleeding. (2020). Retrieved 2 October 2020, from https://my.clevelandclinic.org/health/symptoms/21084-ear-bleeding

Topics, H. (2020). Ear Disorders | Ear Problems | MedlinePlus. Retrieved 2 October 2020, from https://medlineplus.gov/eardisorders.html

Foto Penulis
Ditulis oleh Fajarina Nurin pada 14/09/2016
Ditinjau oleh dr Mikhael Yosia
x