Mengatasi dan Mencegah Sakit Telinga Karena Tekanan Tinggi (Barotrauma)

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 10 November 2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Barotrauma adalah salah satu risiko kesehatan ketika sedang menyelam atau bepergian dengan pesawat terbang. Telinga merupakan salah satu organ yang sangat sensitif terhadap perubahan tekanan udara atau air. Perubahan tekanan ini yang kemudian menimbulkan rasa tidak nyaman di telinga, atau disebut sakit telinga barotrauma. Lalu bagaimana cara mencegah dan mengatasinya?

Apa penyebab sakit telinga barotrauma?

kena infeksi telinga dewasa

Sakit telinga barotrauma terjadi karena adanya perubahan tekanan udara sekitar. Normalnya, organ telinga yang bernama tuba Eustachius bekerja mengatur agar tekanan udara di telinga bagian dalam sebisa mungkin kurang lebih harus sama dengan tekanan udara luar sehingga tidak akan menimbulkan masalah.

Masalah baru akan muncul ketika terjadi perubahan tekanan yang sangat cepat dan mendadak. Misalnya saja saat Anda naik pesawat. Semakin naik posisi Anda di udara, tekanan udara sekitar akan semakin rendah. Sama halnya seperti ketika Anda menyelam. Semakin dalam Anda menyelam, tekanan air akan semakin tinggi.

Perubahan ketinggian dan tekanan udara yang drastis dalam waktu singkat membuat telinga Anda tidak sempat beradaptasi untuk menyamakan kedudukan. Tekanan udara di telinga dalam akan jadi tidak seimbang dengan tekanan di luar. Kemudian, membran timpani atau gendang telinga akan membengkak.

Peregangan bentuk gendang telinga yang terpengaruh oleh tekanan udara inilah yang menyebabkan telinga sakit saat naik pesawat atau menyelam dalam air. Selama waktu Anda di udara atau dalam air, gendang telinga yang bengkak tidak dapat bergetar. Pendengaran Anda juga terasa penuh seperti tersumbat dan suara seperti teredam karena tuba Eustachius tersumbat oleh tekanan udara tersebut.

Kondisi apapun yang dapat menghalangi tuba Eustachius atau membatasi fungsinya dapat meningkatkan risiko barotrauma. Kondisi tersebut termasuk:

  • Eustachius yang berukuran kecil, khususnya pada bayi dan balita
  • Flu biasa
  • Infeksi sinus
  • Hay fever (rhinitis alergi)
  • Infeksi telinga tengah (otitis media)
  • Tidur ketika pesawat lepas landas atau mendarat, karena Anda tidak dapat menguap atau menelan, yang dapat mengurangi tekanan pada telinga

Apa saja gejala barotrauma?

dokter kandungan

Selain menyebabkan rasa tidak nyaman, sakit telinga barotrauma juga memunculkan gejala lain seperti:

Dalam kasus yang lebih parah, Anda mungkin mengalami gejala berupa:

  • Sakit parah
  • Meningkatnya tekanan pada telinga
  • Gangguan pendengaran sedang sampai berat
  • Tinnitus
  • Sensasi berputar (vertigo)
  • Perdarahan dari telinga

Apa harus langsung ke dokter jika telinga sakit ini?

Dalam kebanyakan kasus, gejala sakit telinga barotrauma bisa hilang sendiri sehingga Anda tidak perlu bergegas pergi ke dokter. Namun, Anda segera konsultasi jika:

  • Rasa sakitnya menetap atau malah semakin parah dan terus berulang
  • Telinga jadi berair karena kebocoran cairan
  • Terjadi perdarahan dari telinga

Dokter akan memeriksa kondisi telinga Anda dan mencari tanda-tanda kerusakan atau infeksi baik pada gendang telinga maupun saluran telinga.

Jika gendang telinga tampak terdorong masuk atau keluar, ini menunjukkan bahwa memang terjadi barotrauma telinga. Setelah pemeriksaan, dokter akan membahas pilihan pengobatan yang paling tepat dan langkah selanjutnya.

Kondisi ini biasanya tidak memerlukan perawatan serius. Komplikasi jangka panjang yang jarang terjadi meliputi:

Bagaimana cara mengatasi barotrauma telinga?

suara pesawat tekanan darah

Sebagian besar kasus barotrauma telinga bisa sembuh sendiri tanpa harus diobati, tapi jika gejala yang Anda rasakan tidak kunjung hilang, dokter mungkin akan menyarankan pilihan pengobatan di bawah ini:

1. Obat-obatan

Dokter mungkin akan merekomendasikan Anda menggunakan obat dekongestan hidung atau antihistamin hidung sesuai aturan pakai yang tertera di bungkus obat.

Selain itu, Anda dapat mengonsumsi obat-obatan anti-peradangan, seperti:

Saat sedang sakit telinga, tetap jaga kebersihan telinga untuk mencegah terjadinya infeksi. Jika Anda juga mengalami infeksi, dokter mungkin meresepkan antibiotik.

2. Terapi mandiri

Bersamaan dengan pemberian obat, dokter akan menyarankan Anda melakukan manuver Valsava. Caranya adalah dengan melakukan langkah-langkah di bawah ini:

  • Tutup lubang hidung dan mulut Anda
  • Dengan lembut, masukkan udara ke bagian belakang hidung, seolah-olah sedang membuang cairan di dalam hidung

3. Operasi

Dalam kasus barotrauma yang berat, dokter bisa menganjurkan untuk melakukan operasi. Operasi yang dilakukan biasanya pemasangan tabung silinder kecil ke bagian telinga tengah untuk menyeimbangkan perbedaan tekanan. Namun, kasus ini termasuk jarang.

Bagaimana mencegah agar tidak mengalami sakit telinga barotrauma?

acute mountain sickness saat naik gunung

Dikutip Mayo Clinic, Anda dapat melakukan pencegahan barotrauma dengan melakukan langkah sederhana di bawah ini:

1. Menguap dan mengunyah

Cobalah menguap atau mengunyah permen karet. Langkah ini dapat mengaktifkan otot-otot yang membuka saluran eustachius Anda. Selain mengunyah permen karet, Anda dapat pula mengisap permen dan menelannya.

2. Lakukan manuver Valsava

Anda dapat melakukan manuver Valsava dengan langkah-langkah yang telah disebutkan di atas. Ulangi langkah tersebut selama beberapa kali, terutama saat pesawat akan mendarat. Ini untuk menyamakan tekanan antara telinga Anda dan kabin pesawat.

3. Jangan tidur

Langkah pencegahan barotrauma ketika melakukan perjalanan udara adalah jangan tidur. Tetaplah terjaga seraya melakukan teknik mandiri yang telah disebutkan, khususnya ketika Anda merasakan tekanan meningkat di telinga.

4. Pertimbangkan kembali rencana perjalanan

Jika memungkinkan, jangan terbang saat Anda sedang flu, infeksi sinus, hidung tersumbat, atau infeksi telinga. Selain itu, diskusikan dengan dokter Anda tentang waktu yang tepat untuk bepergian, jika Anda baru saja menjalani operasi telinga.

5. Konsumsi dekongestan

Untuk mencegah terjadinya barotrauma pada telinga, sebaiknya gunakan dekongestan, antihistamin, atau keduanya sebelum memulai kegiatan, seperti scuba diving, menyelam, hiking, naik pesawat. Dekongestan tersedia dalam bentuk minum ataupun spray.

6. Gunakan earplug

Earplug dapat menyamakan tekanan pada gendang telinga saat Anda berada di dalam pesawat. Anda dapat membelinya di toko obat secara bebas. Meskipun begitu, Anda tetap disarankan melakukan terapi mandiri, yaitu menguap dan menelan untuk mengurangi tekanan.

Untuk membantu bayi Anda, berikan dot untuk diisap saat pesawat lepas landas atau mendarat. Letakkan bayi Anda dalam posisi duduk seraya melakukan langkah tersebut.

Anak-anak yang berusia di atas 4 tahun dapat mencoba mengunyah permen karet, minum dengan sedotan, atau meniup gelembung melalui sedotan. Jangan berikan dekongestan untuk anak Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

4 Tips Mengatasi Telinga Sakit dan Tersumbat karena Flu

Telinga Anda mungkin terasa sakit dan tersumbat saat flu. Ini karena hidung dan telinga saling terhubung, Bagaimana mengatasi telinga tersumbat karena flu?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Flu, Kesehatan Pernapasan 19 November 2020 . Waktu baca 6 menit

Waspada, Ini Bahaya Anemia yang Mungkin Mengintai Anda

Anemia membuat tubuh Anda kekurangan sel darah merah sehat. Jika dibiarkan, anemia bisa menyebabkan komplikasi. Apa saja bahaya anemia?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Anemia, Penyakit Kelainan Darah 2 November 2020 . Waktu baca 4 menit

Ragam Penyebab Jerawat di Telinga dan Cara Mengatasinya

Jerawat yang tiba-tiba muncul di wajah itu menyebalkan. Apalagi kalau muncul di tempat yang tidak biasa, misalnya jerawat di telinga. Apa penyebabnya, ya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Jerawat, Kesehatan Kulit 2 November 2020 . Waktu baca 6 menit

Penyakit Telinga Hidung Tenggorokan, Tanda Harus Periksa ke Dokter THT

Bagaimana kita bisa mengetahui kapan harus periksa ke dokter spesialis THT? Apakah ada tanda khususnya? Simak ulasan berikut.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Kesehatan THT 25 Mei 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

otitis media

Otitis Media

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Dipublikasikan tanggal: 2 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit
sinusitis adalah

Sinusitis

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 28 Desember 2020 . Waktu baca 12 menit
Proses mendengar pada manusia

Mengenal Urutan Proses Mendengar pada Manusia

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 23 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit
masalah telinga

4 Masalah yang Umum dan Sering Terjadi pada Telinga

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 10 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit