home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Psstt... Vitamin Ini Ternyata Bisa Membangkitkan Kembali Gairah Seks Pria

Psstt... Vitamin Ini Ternyata Bisa Membangkitkan Kembali Gairah Seks Pria

Gairah seks yang menurun dari waktu ke waktu sebetulnya wajar karena tingkat libido memang berubah seiring Anda menjalani kehidupan. Namun, Anda perlu waspada kalau libido terus-terusan rendah sepanjang waktu, sehingga Anda benar-benar kehilangan minat untuk bercinta. Lantas, bagaimana caranya meningkatkan libido pria? Haruskah selalu pakai obat kuat? Tunggu dulu. Sembarangan pakai obat kuat justru bisa jadi bumerang bagi kesehatan Anda. Baiknya, Anda memperbanyak asupan makanan sehat tinggi vitamin D mulai hari ini. Kenapa?

Menguak manfaat vitamin D untuk meningkatkan libido pria

Kurang vitamin D tak cuma buruk untuk kesehatan tulang. Khususnya bagi pria, sejumlah penelitian mengaitkan kekurangan vitamin D terkait dengan penurunan produksi hormon seks testosteron.

Usia lanjut merupakan salah satu faktor risiko penurunan libido yang terjadi secara alami. Nah, sebuah penelitian pada sekelompok laki-laki paruh baya (usia rata-rata 50 tahun) menemukan bahwa asupan suplemen vitamin D sebanyak 83 mcg rutin setiap hari selama setahun dapat meningkatkan produksi testosteron hingga sebanyak 25%, sementara kelompok pria yang hanya diberikan pil placebo tidak mengalami peningkatan kadar testosteron. Diketahui bahwa

Penelitian lain yang melibatkan 2299 laki-laki berusia rata-rata 62 tahun juga menunjukan hubungan antara vitamin D dengan peningkatan kadar testosteron. Asupan suplemen vitamin D rutin dapat meningkatkan libido pria, yang pada akhirnya berpengaruh pada peningkatan produksi sperma berkualitas.

pasak bumi bikin pria tahan lama

Kaitan antara asupan vitamin D rutin dengan peningkatan produksi sperma pun dibuktikan oleh dua penelitian yang berbeda. Yang pertama adalah penelitian milik Clinical School of Medical College, Nanjing University China, yang mengamati 559 pria usia 20-40 yang diminta untuk rutin minum suplemen vitamin D. Dari total partisipan, hampir 200 pria termasuk subur dan sisanya tergolong pria tidak subur. Peneliti menemukan bahwa selain memengaruhi peningkatan hormon testosteron, asupan vitamin D rutin dapat memperbaiki kelainan sperma yang menjadi faktor risiko utama dari ketidaksuburan pria.

Yang kedua adalah penelitian asal Denmark, yang mengamati sekelompok pria usia rata-rata 19 tahun. Studi ini menunjukkan bahwa pria yang rutin diberikan asupan vitamin D dosis tinggi memiliki gerak sperma yang 13% lebih gesit dan bentuk struktur sperma yang 34% lebih baik dibandingkan dengan kelompok pria yang hanya diberikan dosis vitamin D rendah.

Hubungan sebab-akibat yang pasti antara vitamin D dan kadar testosteron belum diketahui secara jelas. Namun, hal ini diduga berkaitan dengan reseptor vitamin D yang hadir berlimpah pada sel-sel dalam sistem reproduksi pria seperti testis, epididimis, vesikula seminalis dan spermatozoa yang terlibat dalam proses pembentukan sperma. Kadar testosteron tinggi dan kualitas sperma yang optimal adalah dua hal utama yang bisa meningkatkan performa dan gairah seksual pria di ranjang.

Apa saja sumber terbaik dari vitamin D?

Vitamin D bisa Anda dapatkan dari berbagai hal, dari makanan atau suplemen vitamin. Namun perlu diketahui bahwa nama lain dari vitamin D adalah “vitamin matahari”. Ini karena hampir 80% vitamin D yang dibutuhkan oleh tubuh bisa didapat dari sinar matahari.

Tubuh Anda akan memproduksi vitamin D secara otomatis ketika terpapar sinar matahari dengan mengubah kolesterol pada kulit menjadi vitamin D3. Kualitas vitamin D3 yang berasal dari sinar matahari dilaporkan jauh lebih unggul daripada vitamin D dari makanan. Pasalnya, vitamin D3 lebih mudah dicerna oleh tubuh namun tahan lebih lama dalam peredaran darah.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Anda hanya perlu terpapar sinar matahari setidaknya 5 sampai 15 menit di lengan, tangan, dan wajah, setidaknya dua sampai tiga kali dalam seminggu tanpa menggunakan tabir surya, terutama bagi Anda yang memiliki kulit putih pucat. Untuk wilayah Indonesia, waktu berjemur yang direkomendasikan adalah mulai pukul 10 pagi hingga jam 2 siang.

Bagaimana jika Anda jarang beraktivitas di luar ruangan. Apa saja makanan yang tinggi kandungan vitamin D?

Makanan sumber vitamin D yang bisa meningkatkan libido pria

Menurut National Institutes of Health, tidak terlalu banyak makanan yang secara alami mengandung vitamin D. Kebanyakan vitamin D bisa didapatkan pada makanan yang telah melalui proses fortifikasi, alias penambahan vitamin dan mineral.

Berikut ini berbagai makanan yang menjadi sumber vitamin D terbaik:

  • Ikan yang berlemak seperti tuna, salmon, sardine, dan makarel
  • Minyak ikan cod
  • Kuning telur
  • Hati sapi
  • Jamur kancing
  • Susu, yogurt
  • Sereal yang diperkaya vitamin D
  • Udang
  • Minuman sari kedelai
  • Mentega fortifikasi vitamin D

Namun diperlukan porsi yang besar untuk mencukupi kebutuhan vitamin D dari makanan saja. Oleh karena itu, sebisa mungkin berjemurlah sebentar di bawah sinar matahari. Pasalnya, kulit yang terpapar sinar matahari dalam waktu yang sebentar saja, dapat menghasilkan jumlah vitamin D yang dibutuhkan tubuh untuk kebutuhan sehari.

Alternatifnya, Anda bisa mendapatkan asupan vitamin D dari suplemen vitamin. Jangan lupa, sebelum mengonsumsi suplemen, konsultasikan terlebih dahulu ke dokter untuk mendapatkan petunjuk mengenai cara pakai dan dosis yang tepat.

 

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Mawer, Rudy. 2016. The 8 Best Supplements to Boost Testosterone Levels. [Online] Tersedia pada: https://www.healthline.com/nutrition/best-testosterone-booster-supplements (Diakses 20/11/2017)

Tremellen, Kelton dan Pearce, karma. 2015. Nutrition, Fertility, and Human Reproductive Function. NW: CRC Press.

Berdbenner CB, Moe Gaile, Beshgetoor Donna, Berning Jacqueline. 2009. Perspective in Nutrition 8ed. New York : McGrawHIll

National Institutes of Health. 2016. Vitamin D Fact Sheet for Consumers. [Online] Tersedia pada: https://ods.od.nih.gov/pdf/factsheets/VitaminD-Consumer.pdf (Diakses 1/12/2017)

Vitamin D Council. 2015. Does Low Vitamin D Status COntribute to Reduce Male Fertility?. [Online] Tersedia pada: https://www.vitamindcouncil.org/does-low-vitamin-d-status-contribute-to-reduced-male-fertility/ (Diakses 1/12/2017)

Blomberg Jensen M, Bjerrum PJ, Jessen TE, Nielsen JE, Joensen UN, Olesen IA et al. Vitamin D is positively associated with sperm motility and increases intracellular calcium in human spermatozoa. Hum Reprod. 2011;26:1307–1317. https://academic.oup.com/humrep/article/26/6/1307/2913983

Wehr E, Pilz S, Boehm BO, Marz W, Obermayer-Pietsch B. Association of vitamin D status with serum androgen levels in men. Clin Endocrinol (Oxf). 2010;73:243–248 https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/20050857

Pilz S, Frisch S, Koertke H, Kuhn J, Dreier J, Obermayer-Pietsch B et al. Effect of vitamin D supplementation on testosterone levels in men. Horm Metab Res. 2011;43:223–225 https://www.researchgate.net/publication/49679775_Effect_of_Vitamin_D_Supplementation_on_Testosterone_Levels_in_Men

Yang B, Sun H, Wan Y, Wang H, Qin W, Yang L et al. Associations between testosterone, bone mineral density, vitamin D and semen quality in fertile and infertile Chinese men. Int J Androl. 2012;35(6):738–792 https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/22713128

Foto Penulis
Ditulis oleh Rr. Bamandhita Rahma Setiaji Diperbarui 05/12/2017
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
x