backup og meta
Kategori
Cek Kondisi

2

Tanya Dokter
Simpan

8 Cara Meningkatkan Gairah Wanita, dari Obat hingga Alami

Ditinjau secara medis oleh dr. Andreas Wilson Setiawan · General Practitioner · None


Ditulis oleh Fajarina Nurin · Tanggal diperbarui 21/02/2023

8 Cara Meningkatkan Gairah Wanita, dari Obat hingga Alami

Tahukah Anda bahwa gairah wanita bisa menurun akibat masalah kesehatan? Selain melakukan variasi posisi hubungan intim dengan pasangan, beberapa obat-obatan dan terapi medis bisa digunakan sebagai cara meningkatkan gairah wanita.

Cara meningkatkan gairah wanita

Penurunan gairah atau libido merupakan hal yang umum terjadi. Selain libido yang rendah, wanita lebih sulit orgasme daripada pria.

Sekitar 40% wanita akan mengalami penurunan libido dalam hidupnya. Namun, janganlah khawatir, karena masalah libido rendah dapat diatasi.

Berkonsultasilah kepada dokter atau konselor untuk mendapatkan solusi yang.

Berikut ini adalah pengobatan yang mungkin direkomendasikan dokter untuk menambah gairah wanita.

1. Bupropion

obat BAB berdarah

Dokter mungkin akan meninjau obat-obatan yang sudah minum selama ini.

Hal itu dilakukan untuk melihat apakah salah satu dari obat tersebut memberikan efek samping terhadap gairah seksual.

Beberapa obat yang mungkin memengaruhi gairah seksual pada wanita adalah antidepresan, seperti paroxetine (Paxil) dan fluoxetine (Prozac, Sarafem).

Dalam kasus ini, dokter mungkin akan menggantikan obat Anda dengan jenis antidepresan yang lain, seperti bupropion.

Obat tersebut juga dapat meningkatkan gairah dan terkadang diresepkan untuk wanita dengan gangguan libido.

2. Flibanserin

Flibanserin dapat Anda minum satu kali sehari sebelum tidur. Minum obat tersebut dapat menaikkan gairah wanita setelah dua bulan pemakaian.

Mengutip situs Daily Med, efek samping yang dapat ditimbulkan dari konsumsi obat ini di antaranya:

  • tekanan darah rendah,
  • pusing,
  • mual, dan
  • muntah.

Hindari minum obat-obatan ini bersamaan dengan konsumsi alkohol dan obat yang umum digunakan untuk mengatasi infeksi jamur pada vagina (fluconazole).

Pasalnya, kedua hal tersebut dapat membuat efek samping semakin parah.

3. Bremelanotide

Bremelanotide diberikan sebagai cara meningkatkan libido wanita dengan suntikan di bawah kulit, paling tidak 45 menit sebelum melakukan hubungan intim.

Seperti halnya obat-obatan lain, bremelanotide dapat menyebabkan efek samping.

Beberapa wanita mungkin akan mengalami mual pada suntikan pertama dan akan membaik saat mendapatkan suntikan kedua.

Efek samping obat bremelanotide lainnya mungkin termasuk:

  • muntah,
  • kemerahan,
  • sakit kepala, dan
  • reaksi kulit di tempat penyuntikan.

Untuk menghindari efek samping yang tidak nyaman tersebut, Anda disarankan minum obat sebelum tidur dan menunda segala aktivitas di pagi hari.

Efek obat ini dapat bertahan hingga 16 jam sehingga Anda mungkin akan tidur dengan perasaan tidak nyaman dan dapat menikmati khasiatnya ketika bangun.

Perlu diingat bahwa obat-obatan di atas hanya boleh dikonsumsi oleh wanita yang belum mengalami menopause.

4. Estrogen

Menopause menurunkan kadar hormon estrogen. Padahal, hormon ini penting untuk menjaga gairah wanita. 

Terlebih, penurunan estrogen juga bisa membuat organ kewanitaan kering. Akibatnya, berhubungan akan terasa sakit dan tidak nyaman.

Nah, dokter bisa memberikan terapi hormon sebagai cara meningkatkan gairah wanita.

Estrogen tersedia dalam berbagai bentuk, termasuk pil, patch, semprotan, dan gel. Dosis yang lebih kecil tersedia pada estrogen berbentuk gel.

Saat sesi konsultasi, dokter akan membantu Anda memahami risiko dan manfaat dari setiap bentuk estrogen.

Meskipun begitu, terapi hormon estrogen tidak akan mengatasi gangguan hasrat seksual hipoaktif, yaitu kondisi libido sangat rendah atau tidak ada sama sekali.

5. Testosteron

Hormon pria ini memainkan peran penting dalam fungsi seksual wanita, meski jumlahnya di dalam tubuh wanita jauh lebih rendah.

Terapi hormon ini belum disetujui untuk mengatasi disfungsi seksual pada wanita, tetapi terkadang diberikan sebagai cara meningkatkan gairah.

Penggunaan testosteron pada wanita memang masih kontroversial. Riset mengenai pemakaian jangka panjang testosteron untuk wanita pun masih terbatas. 

Dokter hanya memberikannya bila terapi estrogen tidak ampuh mengatasi penurunan libido dan depresi setelah menopause.

Konsumsi hormon ini dapat menyebabkan efek samping berupa:

  • jerawat,
  • rambut tubuh berlebih, dan
  • perubahan suasana hati atau kepribadian.

6. Prasterone

Selama proses terapi ini, hormone dehydroepiandrosterone (DHEA) disisipkan secara langsung ke vagina untuk membantu meringankan rasa sakit saat berhubungan intim.

Anda dapat menggunakan obat ini setiap malam untuk meringankan gejala vagina kering yang sedang hingga parah terkait menopause.

Efek samping cara meningkatkan libido wanita ini, di antaranya timbulnya keputihan normal dan hasil pap smear yang berubah.

7. Ospemifene

Jika dikonsumsi secara teratur, obat dalam bentuk pil ini dapat membantu mengatasi gejala sakit saat berhubungan intim pada wanita dengan menopause.

Ini dapat menjadi cara meningkatkan gairah wanita karena hubungan intim yang nyaman dapat secara otomatis mengatasi masalah libido.

Meskipun begitu, obat ini tidak direkomendasikan untuk wanita yang mengidap kanker payudara atau memiliki risiko tinggi mengalami kanker payudara.

Efek samping yang sering timbul, di antaranya:

  • terasa panas tiba-tiba,
  • keputihan,
  • otot kaku,
  • sakit kepala,
  • banyak berkeringat,
  • perdarahan vagina, dan
  • keringat malam.

8. Ginkgo biloba

Ginkgo biloba adalah obat herbal yang bisa digunakan untuk meningkatkan libido wanita. 

Pengobatan tradisional dari tiongkok ini mengurangi disfungsi seksual akibat efek samping obat antidepresan.

Studi terbitan Archives of Sexual Behavior (2008) menemukan bahwa ekstrak ginkgo biloba yang diberikan sebanyak 300 mg per hari selama 8 minggu bisa menaikkan libido.

Secara lebih lanjut, peneliti menjelaskan bahwa obat herbal ini memperlancar aliran darah ke kelamin sehingga lebih bergairah.

Gairah yang rendah mungkin mengurangi intimasi hubungan Anda dan pasangan.

Namun, penyebab menurunnya gairah bisa berbeda-beda untuk setiap wanita. Konsultasikan dengan dokter atau terapis seks untuk mengetahui penanganan yang sesuai. 

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Ditinjau secara medis oleh

dr. Andreas Wilson Setiawan

General Practitioner · None


Ditulis oleh Fajarina Nurin · Tanggal diperbarui 21/02/2023

advertisement iconIklan

Apakah artikel ini membantu?

advertisement iconIklan
advertisement iconIklan