Bosan Dengan Posisi Misionaris yang Itu-Itu Saja? Coba 5 Variasi Ini Dulu!

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 6 November 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Posisi seks misionaris adalah posisi yang paling umum saat melakukan penetrasi (penis ke vagina). Menurut Sara Nasserzadeh, seorang terapis psikoseksual di Amerika Serikat (AS), posisi ini terbilang romantis karena pasangan bisa saling bertatapan. Posisi misionaris dilakukan dengan cara wanita berbaring telentang dengan kedua kaki terbuka dan lututnya sedikit tertekuk, sementara pria berada di atas wanita.

Sayangnya, banyak orang mengaku bosan dengan posisi ini karena dianggap kurang memberikan kenikmatan dan sensasi seru saat bercinta. Padahal, ada banyak variasi posisi misionaris yang bisa membuat sesi bercinta Anda dengan pasangan jadi semakin nikmat dan intim, lho. Penasaran?

Variasi posisi misionaris yang wajib Anda coba bersama pasangan

Agar Anda tidak bosan dengan gaya misionaris yang itu-itu saja, berikut ini beberapa variasi posisi misionaris agar seks bersama pasangan jadi lebih berkesan.

1. Metode CAT

Berdasarkan penelitian yang ditulis dalam Jounal of Sex and Marital Therapy, disebutkan bahwa metode CAT (Coital Alignment Technique) dapat meningkatkan kenikmatan dan keitiman yang erotis saat berhubungan seksual. Tidak hanya itu, metode ini juga bisa meningkatkan kemungkinan wanita mencapai orgasme sampai 50 persen.

Pada posisi ini, Anda dan pasangan saling berhadapan dengan posisi pinggul pria diangkat lebih tinggi, sementara kedua kaki Anda digantungkan dan dilingkarkan di pinggulnya. Posisi ini akan membuat penetrasi jadi lebih vertikal (tegak lurus) sehingga memungkinkan terjadinya stimulasi klitoris dan membuat wanita jadi lebih mudah orgasme.

2. Melingkarkan kaki ke pinggul

Agar posisi misonaris lebih seru dan menggairahkan, wanita bisa melingkarkan kedua kakinya di pinggang atau bahkan pundak pria. Setelah itu, silangkan kaki Anda dan kunci di bagian pergelangan, seolah wanita memeluk tubuh pria dengan kakinya. Bagi wanita, Anda pun bisa menarik tubuh pasangan Anda lebih dekat dan mengatur kecepatan dorongan saat penetrasi.

Posisi kaki ini membuat vagina menjadi lebih kencang sehingga bisa menjepit penis lebih kuat. Tidak hanya itu, posisi ini pun akan membuat pasangan Anda bebas membelai payudara ataupun merangsang klitoris Anda.

3. Menaruh bantal di bawah bokong wanita

Menaruh bantal di bawah bokong wanita akan membantu mengangkat pinggul sehingga bisa memudahkan pria untuk melakukan penetrasi lebih dalam. Sayangnya, ini akan membuat wanita kurang bisa leluasa bergerak. Itu sebabnya, sebelum melakukan cara ini konsultasikan dulu ke pasangan Anda.

4. Berlutut

Dalam posisi ini, wanita berbaring telentang. Sementara itu, posisi suami berlutut sambil duduk di pergelangan kaki si suami. Agar lebih nyaman, sanggah bokong dan punggung istri menggunakan bantal. Lalu, letakan kaki istri di bahu suami.

Agar semakin bergairah, berikan sentuhan atau pijatan lembut di bagian dalam paha atau perut istri. Sayangnya, posisi ini tidak dirancang untuk Anda yang ingin melakukan sesi bercinta cepat (quickie). Sebaliknya, lakukan secara perlahan-lahan dan seintim mungkin. Misalnya sambil saling menatap mata atau memuji satu sama lain.

5. Pakai sex toys

Sekali-kali, cobalah merangsang pasangan Anda pakai alat bantu seks. Anda bisa menggunakan vibrator untuk merangsang klitoris wanita atau buah zakar pria ketika ingin melakukan penetrasi. Bersiaplah, pasangan Anda pun akan mendesah nikmat dibuatnya.

Kalkulator Masa Subur

Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut.

Kapan Ya?
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mata Kucing Pada Anak? Waspada Gejala Kanker Mata

Orangtua perlu mewaspadai mata anak yang seperti mata kucing. Ada kemungkinan hal ini tanda kanker mata atau retinoblastoma.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Penyakit Kanker Lainnya 5 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit

7 Hal yang Bisa Terjadi Pada Tubuh Jika Anda Berhenti Minum Pil KB

Pil KB berhubungan dengan hormon. Itu sebabnya, saat Anda memutuskan untuk berhenti minum pil KB akan muncul berbagai efek samping. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kesehatan Seksual, Kontrasepsi 4 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit

Kenali Tanda dan Cara Mengatasi Anak Hiperaktif

Sebagai orangtua, Anda perlu tau bedanya anak yang aktif dan hiperaktif. Yuk, kenali tanda dan cara mengatasi anak hiperaktif!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Kesehatan Anak, Parenting 4 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit

Mengapa Sebagian Orang Mudah Dihipnotis, Sementara yang Lain Tidak?

Anda mungkin waspada ketika berjalan sendirian, takut dihipnotis oleh orang tak dikenal. Tahukah Anda tidak semua orang mudah dihipnotis?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Penyakit Saraf Lainnya 4 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

menjaga bakteri baik dalam usus

8 Tips Menjaga Bakteri Baik dalam Usus

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 8 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit
berhubungan saat pakai IUD

Keluar Darah Saat Berhubungan Seks Selama Pakai KB Spiral, Apakah Wajar?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit
cara pakai termometer

Mengenal 4 Jenis Termometer yang Paling Umum, dan Cara Pakainya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit
apa itu lucid dream

Sedang Mimpi Tapi Sadar? Begini Penjelasan Fenomena Lucid Dream

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit