Waspada 5 Bahaya Seks di Kamar Mandi

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 7 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Bagi pasangan yang sudah bosan bercinta di tempat tidur, suasana baru bisa sangat membantu. Anda dan pasangan mungkin ingin mencoba seks di kamar mandi, kolam renang, jacuzzi, atau bahkan di alam terbuka seperti di laut, danau, atau sungai. Bercinta sambil main air memang terdengar menggoda. Akan tetapi, seks di kamar mandi atau kolam ternyata bisa menimbulkan bahaya-bahaya tertentu bagi Anda dan pasangan. Dihimpun dari berbagai sumber, berikut adalah lima risiko seks di kamar mandi atau kolam yang harus dipertimbangkan.  

1. Seks terasa lebih sakit

Anda dan pasangan mungkin mengira bahwa seks di air justru bisa membuat penetrasi jadi lebih nikmat dan mudah. Pada kenyataannya, air justru bisa membasuh pelumas alami yang dihasilkan oleh vagina. Cairan vagina yang berfungsi sebagai pelumas juga jadi lebih sulit diproduksi. Akibatnya, bagian dalam vagina jadi kering. Berbeda dengan pelumas alami vagina yang licin, air bersifat lebih kesat. Maka, gesekan yang terjadi saat penetrasi bisa terasa lebih menyakitkan bagi penis dan vagina.

BACA JUGA: 5 Penyebab Rasa Sakit Saat Berhubungan Seks

Untuk menghindari luka atau iritasi karena vagina terlalu kering, sebaiknya jangan melakukan penetrasi yang terlalu cepat atau keras. Anda bisa menggunakan bantuan pelumas seks yang berbahan dasar gel supaya area vagina tidak terlalu kesat. Pilih juga pelumas dengan kualitas tahan air (waterproof).

2. Kondom jadi kurang ampuh

Hati-hati kalau Anda dan pasangan sedang menunda kehamilan. Seks di kamar mandi atau kolam berisiko membuat kondom kurang efektif. Ada beberapa alasan kondom jadi kurang ampuh di air. Yang pertama, kondom lebih mudah lepas atau tergelincir di air. Jika tidak disadari, Anda bisa saja berejakulasi di dalam atau di dekat vagina padahal kondom sudah terlepas.

BACA JUGA: Kenapa Ejakulasi di Luar Masih Bisa Sebabkan Kehamilan

Selain itu, seorang spesialis urologi Amerika Serikat, dr. Karen Elizabeth Boyle memaparkan bahwa seks di kolam renang, kolam air hangat, atau danau yang sudah terkontaminasi bahan kimia berisiko merusak kondom. Ini karena airnya sudah mengandung zat tambahan seperti klorin yang bisa membuat kondom lateks lebih rentan sobek.

Faktor lain yang membuat kondom tidak ampuh adalah kondom bisa sobek akibat gesekan dengan vagina yang terlalu kering. Bagian luar vagina mungkin terasa basah karena air, namun bagian dalam vagina  sebenarnya masih kurang pelumas. Akibatnya, ketika penetrasi, kondom mungkin saja sobek di dalam tanpa Anda sadari.

BACA JUGA: 8 Kesalahan yang Tanpa Disadari Bisa Bikin Kondom Sobek

3. Risiko penularan penyakit kelamin lebih tinggi

Sebelumnya telah disebutkan bahaya luka atau iritasi karena vagina kering serta kondom jadi lebih mudah rusak. Luka yang terbuka pada alat kelamin bisa meningkatkan risiko penularan penyakit menular seksual seperti klamidia, herpes, hingga HIV. Air tidak akan membasuh atau membersihkan area penis dan vagina dari bakteri atau virus penyebab penyakit kelamin. Maka, selalu gunakan kondom di mana pun Anda dan pasangan berhubungan seks. Apalagi jika Anda dan pasangan belum dites dan dinyatakan bersih dari penyakit menular seksual.

4. Infeksi bakteri

Air tidak selalu bersih hanya karena warnanya masih jernih atau tidak berbau menyengat. Maka, seks di kamar mandi atau kolam justru bisa meningkatkan risiko infeksi bakteri pada penis dan vagina. Pasalnya, kamar mandi dan kolam, apalagi kolam yang digunakan umum adalah sarang berbagai bakteri dan kuman. Jadi, seks di kamar mandi belum tentu higienis bagi organ intim Anda.

BACA JUGA: 5 Kebiasaan Tak Sehat yang Sering Anda Lakukan di Kamar Mandi

Di samping itu, kadar pH air di kamar mandi dan kolam bisa mengacaukan keseimbangan pH di area kemaluan Anda. Kadar pH yang tidak seimbang berisiko memicu pertumbuhan bakteri jahat terutama pada vagina. Perlu diingat bahwa pada umumnya, kadar pH air kolam renang lebih tinggi dari pH normal vagina.

5. Cedera karena jatuh atau terpeleset

Bahaya yang tak kalah penting ketika Anda dan pasangan berhubungan seks di kamar mandi atau kolam adalah risiko cedera. Lantai kamar mandi, dasar bath tub, dan dasar kolam air hangat yang licin harus diperhatikan. Selain itu, tepian kolam renang juga kadang terlalu licin untuk dijadikan tumpuan ketika bercinta.

Ketika bercinta di bawah pancuran, cari pegangan yang cukup kuat dan alas antiselip yang bisa mencegah Anda tergelincir. Begitu juga dengan bercinta di kolam renang, kolam air hangat, atau bath tub. Cari pegangan yang kokoh dan tidak terlalu licin. Usahakan juga untuk tetap menjaga keseimbangan tubuh Anda dan pasangan.   

BACA JUGA: 4 Posisi Seks Paling Berbahaya untuk Penis

Kalkulator Masa Subur

Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut.

Kapan Ya?
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

4 Jenis Olahraga yang Aman Dilakukan di Malam Hari

Olahraga malam hari bisa membantu Anda tidur nyenyak dan menghindarkan diri dari sengatan sinar matahari. Berikut 4 olahraga untuk dilakukan di malam hari.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Olahraga Lainnya, Kebugaran 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Sakit Kepala Setelah Makan? Ini 4 Hal yang Bisa Jadi Penyebabnya

Ngantuk atau lemas habis makan adalah hal yang biasa. Lalu, bagaimana kalau Anda justru sakit kepala setelah makan? Cari tahu penyebabnya di sini, yuk.

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Otak dan Saraf, Sakit Kepala 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Cara Menahan Rasa Lapar Saat Melakukan Diet

Sering kali diet Anda gagal karena Anda tak bisa menahan lapar dan akhirnya menyerah dan kembali makan dengan porsi besar. Begini cara mengatasinya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Tips Berat Badan Turun, Nutrisi 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Baru Pakai Skincare Antiaging Usia 50 Tahun ke Atas, Bermanfaatkah?

Produk skincare antiaging fungsinya adalah mencegah penuaan dini. Namun, kalau baru pakai antiaging di usia 50 tahun ke atas, apa hasilnya akan sama?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Lansia, Gizi Lansia 21 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kelopak mata bengkak, apa penyebabnya

Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Tepat Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
penis bengkok

Bisakah Penis yang Bengkok Diluruskan Kembali?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
memotong kuku

Kuku Pendek vs Kuku Panjang: Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
Mengurangi Bau Badan

Deodoran Tidak Mempan Kurangi Bau Badan? Atasi Dengan Bahan Alami Berikut Ini

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Marsha Desica Arsanta
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit