4 Langkah Wujudkan Seks Oral yang Aman dan Nikmat Dengan Pasangan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 5 November 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Setiap pasangan idealnya melakukan seks oral yang aman. Ini bertujuan agar penyakit kelamin tidak menyerang dan menghambat kehidupan seksual Anda. Lalu bagaimana cara mengajak pasangan untuk melakukan seks oral aman, tanpa membuatnya tersinggung atau tak nyaman? Intip tips-tipsnya di sini.

Cara mengajak dan melakukan seks oral yang aman dengan pasangan

The British Association for Sexual Health and HIV (BASHH) mengatakan bahwa tingkat penyebaran penyakit menular seksual seperti herpes genital, klamidia dan gonore menyebar cepat lewat seks oral yang tidak aman.

Dr. Peter Greenhouse, konsultan kesehatan seksual untuk NHS di Inggris juga mengatakan bahwa penyebaran gonore meningkat pesat karena penyakit ini resistan alias kebal terhadap obat. Obat-obatan umum sekarang tidak ampuh lagi membasmi bakteri gonore. Bakteri ini akan tetap berada di tenggorokan dan di dalam mulut akibat banyak pasangan tidak melakukan seks oral yang aman.

Faktanya, bukan hanya penyakit herpes genital, gonore, dan sipilis saja yang gampang menyebar lewat seks oral. Penyakit kelamin lain seperti HIV, hepatitis A, hepatitis B dan hepatitis C, kutil kelamin, dan kutu kemaluan juga dapat ditularkan lewat seks oral.

Bagaimana cara mengajak pasangan agar mau melakukan seks oral yang aman?

Seks oral yang aman bisa dimulai dengan cara diskusi dan ajakan yang tepat dengan pasangan. Ada baiknya ajakan dan pencegahan penyakit kelamin lewat seks oral ini dilakukan ketika Anda dan pasangan sudah mulai lebih intim.

1. Coba mulai dengan pertanyaan

pertanyaan tentang seks sebelum menikah

Sebelum memulai sesi panas Anda, pastikan Anda berdua saling jujur dan terbuka soal riwayat seksual masing-masing. Tanyakan hal penting seperti, “Kamu sudah pernah berhubungan intim sebelum ini?”.

Pertanyaan semacam itu bisa menjadi pembuka percakapan yang mengantarkan Anda pada pertanyaan serius seperti, “Kamu sudah pernah suntik HPV atau dites HIV belum?”. Bila pasangan Anda tampak tersinggung atau malu menjawabnya, tidak perlu marah. Jelaskan saja pelan-pelan bahwa hal tersebut penting diketahui supaya Anda berdua bisa menikmati seks oral yang panas tanpa mengkhawatirkan risiko penyakit.

Beberapa orang mungkin tidak sadar bahwa mereka memiliki gejala penyakit kelamin. Pasalnya, gejala penyakit kelamin sering diabaikan dan virus bisa hinggap di tubuh Anda selama bertahun-tahun tanpa gejala yang parah.

2. Ajak pasangan tes penyakit kelamin bersama

dokter kandungan yang bagus

Seks oral terasa nyaman bila dilakukan dengan pasangan yang bebas dari penyakit kelamin. Untuk mendapatkan rasa aman, Anda dan pasangan bisa sama-sama melakukan tes penyakit kelamin. Dengan begitu, Anda dan pasangan bisa sama-sama mendapatkan informasi yang jelas mengenai kondisi tubuh masing-masing lewat hasil tes.

Bila pasangan Anda tidak mau melakukan tes penyakit kelamin, silakan gunakan alat pengaman yang aman untuk mencegah penularan penyakit kelamin. 

3. Cegah bersama-sama

pakai kondom sesudah ereksi

Bila Anda dan pasangan dinyatakan bersih dari virus atau bakteri penyebab penyakit kelamin, mulailah diskusi tentang bagaimana cara mencegahnya. Ada beberapa langkah yang bisa Anda lakukan, misalnya suntik HPV (human papillomavirus) dan memakai kondom untuk seks oral yang aman.

Pemakaian kondom atau lateks pelindung mulut (dental dam) sangat disarankan saat seks oral. Meskipun oral seks membawa risiko HIV yang sangat sedikit, Anda masih dapat tertular jika orang yang menerima seks oral memiliki penyakit kelamin atau ada luka pada daerah genital mereka. Virus dan bakteri penyebab penyakit kelamin juga bisa didapat jika seks dilakukan dengan luka di mulut atau gusi berdarah.

4. Jangan saling menyalahkan

program hamil, pria tidak subur

Jika nantinya Anda atau pasangan ada yang terkena penyakit, ada baiknya jangan saling menyalahkan. Pasalnya, kebanyakan orang tidak tahu bahwa ia tertular atau menularkan penyakit ke orang lain. Sebaiknya Anda fokus pada perawatan, pengobatan, dan gaya hidup yang bisa mengatasi penyakit kelamin.

Kalkulator Masa Subur

Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut.

Kapan Ya?
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mengapa Sebagian Orang Mudah Dihipnotis, Sementara yang Lain Tidak?

Anda mungkin waspada ketika berjalan sendirian, takut dihipnotis oleh orang tak dikenal. Tahukah Anda tidak semua orang mudah dihipnotis?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Penyakit Saraf Lainnya 4 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

7 Manfaat Kesehatan yang Bisa Anda Dapat dari Buah Mangga

Kandungan mangga yang manis dan asam menyegarkan menjadikan buah musiman ini bintangnya rujak. Apa saja manfaat mangga untuk kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Fakta Gizi, Nutrisi 4 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit

9 Bahaya yang Bisa Terjadi Jika Nekat Bikin Tato di Mata

Tertarik ingin mata Anda berwarna tidak hanya warna putih saja? Tato mata bisa jadi jawabannya. Sebelum lakukan, cari tahu dulu bahayanya di sini!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Kesehatan Mata, Penyakit Mata 3 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

5 Langkah untuk Berhenti Merokok

Berhenti merokok memang bukan perkara mudah. Mulailah dengan 5 langkah berikut.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Monika Nanda
Berhenti Merokok, Hidup Sehat 3 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Mata Kucing Pada Anak? Waspada Gejala Kanker Mata

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
apakah petting bisa hamil

Mungkinkah Hamil Akibat Saling Menggesekkan Alat Kelamin (Petting)?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit
berhenti minum pil kb

7 Hal yang Bisa Terjadi Pada Tubuh Jika Anda Berhenti Minum Pil KB

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
gaya pengasuhan

Kenali Tanda dan Cara Mengatasi Anak Hiperaktif

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit