home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Tak Lebih Baik dari Rokok, Vape Juga Memengaruhi Performa Seks Anda

Tak Lebih Baik dari Rokok, Vape Juga Memengaruhi Performa Seks Anda

Rokok terbukti dapat menurunkan kualitas sperma, merusak gen pada sel telur, dan mengurangi kesuburan. Namun, bahaya ini ternyata tidak hanya terdapat pada rokok. Vape yang digadang-gadang lebih baik daripada rokok juga memiliki dampak serupa bagi performa seks Anda.

Dampak vape bagi performa seks

Banyak perokok beralih menggunakan vape karena menganggapnya lebih aman dibandingkan rokok. Rokok elektrik ini pun kerap digunakan sebagai masa peralihan oleh orang-orang yang ingin berhenti merokok.

Mengacu pada American Heart Association, asap vape memang tidak sebahaya asap rokok karena kandungan bahan kimianya jauh lebih sedikit. Namun, vape tetap mengandung racun dan zat kimia yang bahaya seperti halnya rokok.

Zat kimia pada vape tidak secara langsung menimbulkan dampak bagi kehidupan seks Anda. Pengaruh vape terhadap kualitas hubungan seksual juga belum diketahui secara pasti dan masih perlu diteliti lebih lanjut.

Kendati demikian, kandungan nikotin pada vape tetap berisiko mengganggu fungsi seksual Anda. Nikotin bersifat vasokonstriktor, artinya zat ini membuat pembuluh darah menyempit dan menghambat aliran darah.

Aliran darah yang lancar merupakan faktor penting untuk mencapai dan mempertahankan ereksi. Jika aliran darah menuju penis terhambat, penis akan lebih sulit mengalami ereksi sehingga Anda berisiko mengalami impotensi.

Selain itu, penyempitan pembuluh darah juga dapat menurunkan gairah seksual Anda. Kesulitan mencapai ereksi serta libido yang rendah sebagai dampak vape akhirnya menurunkan performa seks Anda bersama pasangan.

Vape juga bisa memengaruhi kesuburan

Dampak vape tidak hanya memengaruhi performa seks, tapi juga kesuburan. Nikotin, zat aditif, propylene glycol, serta bahan-bahan lain yang terkandung dalam cairan vape memengaruhi kesuburan dan berdampak langsung pada sperma.

Bahan-bahan berbahaya ini dapat membunuh banyak sel testis penghasil sperma serta mengurangi kemampuan gerak sperma. Padahal, sperma harus mampu bergerak dengan cepat agar bisa membuahi sel telur.

Tak hanya itu, zat kimia pada vape juga meningkatkan jumlah sperma dengan bentuk tidak normal. Bagi orang-orang yang pernah merokok sebelumnya, kebiasaan ini dapat menurunkan kemampuan sperma untuk membuahi sel telur.

Selain menurunkan performa seks, vape berisiko menyebabkan dampak berupa kecanduan. Ini disebabkan karena tubuh Anda terpapar lebih banyak nikotin. Semakin Anda kecanduan, semakin buruk pengaruhnya terhadap kehidupan seksual dan kesuburan.

Tips berhenti menggunakan vape

Baik rokok maupun vape sama-sama memberikan dampak buruk bagi performa seks dan kesuburan Anda. Satu-satunya cara mencegah dampak tersebut adalah dengan menghentikan kebiasaan merokok dan menggunakan vape.

Anda dapat memulainya dengan langkah sederhana seperti:

  • Menentukan tanggal dan waktu untuk berhenti menggunakan vape.
  • Membuang vape dan semua produk yang berkaitan dengannya.
  • Tidak menggunakan produk alternatif seperti tembakau kunyah, isap, maupun tempel.
  • Lebih banyak berinteraksi dengan orang lain.
  • Mencari dukungan dari teman, pasangan, dan keluarga.
  • Berkonsultasi dengan terapis profesional seperti psikolog.

Tidak sedikit yang memercayai bahwa vape merupakan pilihan yang lebih baik dibandingkan rokok. Padahal, sebagian besar vape justru mengandung lebih banyak nikotin dibandingkan rokok tembakau.

Nikotin dalam rokok maupun vape memiliki dampak besar bagi performa dan kehidupan seks Anda. Cara terbaik untuk memelihara kesehatan reproduksi Anda adalah dengan menghindari kebiasaan merokok serta menggunakan vape.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

The Effects of Nicotine on Males. https://www.livestrong.com/article/237792-the-effects-of-nicotine-on-males/ Diakses pada 24 Juli 2019.

Is Vaping Better Than Smoking? https://www.heart.org/en/healthy-living/healthy-lifestyle/quit-smoking-tobacco/is-vaping-safer-than-smoking Diakses pada 24 Juli 2019.

Smoking and Infertility. https://www.reproductivefacts.org/news-and-publications/patient-fact-sheets-and-booklets/documents/fact-sheets-and-info-booklets/smoking-and-infertility/ Diakses pada 24 Juli 2019.

5 Truths You Need to Know About Vaping. https://www.hopkinsmedicine.org/health/wellness-and-prevention/5-truths-you-need-to-know-about-vaping Diakses pada 24 Juli 2019.

Let’s talk vaping and fertility. https://modernfertility.com/blog/vaping/ Diakses pada 24 Juli 2019.

Want Better Sex? Stop Smoking. https://www.webmd.com/men/features/want-better-sex#1 Diakses pada 24 Juli 2019.

How to quit JUUL. https://truthinitiative.org/research-resources/quitting-smoking-vaping/how-quit-juul Diakses pada 24 Juli 2019.

Foto Penulis
Ditulis oleh Diah Ayu Lestari Diperbarui 14/08/2019
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
x