home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Benarkah Badan Gemuk Mengurangi Kualitas Seks?

Benarkah Badan Gemuk Mengurangi Kualitas Seks?

Anda mungkin sudah sering dengar berbagai risiko kelebihan berat badan bagi kesehatan. Namun, yang tak banyak dibicarakan orang-orang adalah bagaimana obesitas atau kelebihan berat badan berpengaruh pada kehidupan seks pasangan. Untuk mengetahui seperti apa dampak obesitas atau kelebihan berat badan pada seks, simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Pengaruh berat badan pada seks

Hubungan antara kelebihan berat badan dan performa seksual sudah banyak diteliti para ahli. Dari berbagai penelitian, ditemukan bahwa kira-kira sejumlah 30% dari orang-orang yang kelebihan berat badan atau obesitas mengeluhkan adanya masalah seksual. Berikut adalah beberapa masalah yang dilaporkan orang dengan berat badan berlebih atau obesitas.

Laki-laki

Pada laki-laki yang mengalami kelebihan berat badan atau obesitas, salah satu efek samping yang dialami adalah disfungsi ereksi (impotensi). Seorang ahli reproduksi dari Sekolah Kedokteran New York University, dr. Andrew McCollough menjelaskan bahwa disfungsi ereksi terjadi pada laki-laki yang kelebihan berat badan karena tingginya risiko penyempitan arteri. Hal ini disebabkan oleh penumpukan lemak pada pembuluh darah di sekitar area penis.

Perempuan

Wanita dengan berat badan berlebih atau obesitas juga mengalami masalah aliran darah yang tidak lancar, seperti halnya laki-laki. Kelebihan lemak tubuh bisa menghambat arteri yang mengalirkan darah pada daerah panggul. Akibatnya, klitoris dan vagina pun jadi sulit bereaksi terhadap rangsangan seksual.

Berat badan mempengaruhi kepercayaan diri saat bercinta

Selain gairah seks yang menurun, sebagian orang dengan berat badan berlebih atau obesitas juga mengalami masalah kepercayaan diri ketika berhubungan seks dengan pasangannya. Pasalnya, selama ini wanita dengan tubuh seksi dan ramping selalu menjadi simbol seks. Sementara, orang bertubuh gemuk sangat jarang ditampilkan sebagai sosok yang sensual.

Pengaruh media ini bisa membuat banyak orang dengan berat badan berlebih hilang kepercayaan diri. Muncul kekhawatiran bahwa pasangannya tak akan bergairah ketika bercinta dengan orang yang tubuhnya gemuk. Kekhawatiran ini sulit hilang, bahkan jika pasangannya tak merasa keberatan sama sekali. Akibatnya, hasrat untuk bercinta pun jadi lebih mudah padam.

Tips meningkatkan gairah dan kualitas seks jika Anda gemuk

Masalah seks bisa terjadi pada siapa saja dengan bentuk tubuh seperti apa pun. Tubuh yang ramping dan seksi tak menjamin gairah dan kualitas seks yang memuaskan. Akan tetapi, tak ada salahnya jika Anda mencoba untuk mengendalikan berat badan. Beberapa keuntungan yang bisa didapatkan dari menurunkan berat badan yaitu stamina bertambah, tubuh semakin lentur dan lincah, hingga peredaran darah lebih lancar. Hal-hal tersebut tentu bisa membuat kehidupan seks Anda dan pasangan jadi lebih memuaskan.

Cara lain untuk menambah gairah seks bagi pasangan dengan berat badan berlebih atau obesitas adalah meningkatkan rasa kepercayaan diri. Belajarlah untuk mencintai diri sendiri dan mulai menjalani gaya hidup sehat. Jika masalah kepercayaan diri terasa begitu membebani, cobalah untuk berkonsultasi dengan terapis atau konselor pernikahan.

Kalau segala cara sudah ditempuh tapi tak membuahkan hasil juga, jangan ragu untuk menemui dokter Anda. Berkonsultasi dengan dokter bisa membantu Anda mencari akar masalahnya dan mengusahakan solusi yang terbaik.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Obesity and Sex: How Weight Plays a Role in the Bedroom. https://www.verywell.com/obesity-and-sex-how-weight-plays-a-role-in-the-bedroom-3496244. Diakses pada 23 Januari 2017.

Better Sex: What’s Weight Got to Do with It? http://www.webmd.com/sex-relationships/features/sex-and-weight. Diakses pada 23 Januari 2017.

How fat is affecting our sex life. http://edition.cnn.com/2014/07/22/living/obesity-sex-xl-love-relate/. Diakses pada 23 Januari 2017.

Foto Penulis
Ditulis oleh Irene Anindyaputri
Tanggal diperbarui 27/01/2017
x