Seks Tanpa Kondom Bisa Sebabkan Wanita Terkena Infeksi Bakteri Vagina

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 6 November 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Kita semua tahu jika berhubungan seks tanpa kondom pasti akan menimbulkan risiko, seperti penyakit menular seksual dan kehamilan. Namun tahukah Anda, ternyata seks tanpa kondom juga meningkatkan risiko wanita terkena bacterial vaginosis dan infeksi vagina lainnya?

Wanita rentan terkena infeksi vagina jika melakukan seks tanpa kondom

Sebuah penelitian baru yang dilakukan para periset di Melbourne Sexual Health Center Australia telah menemukan jika seks tanpa kondom, bahkan jika pasangan laki-laki tidak menderita penyakit seksual, secara signifikan akan meningkatkan perkembangan bakteri “jahat” yang menyebabkan vaginosis bakteri.

Di dalam vagina terdapat bakteri “baik” dan bakteri “jahat”. Jenis bakteri baik berfungsi untuk mengendalikan pertumbuhan bakteri buruk. Nah, jika seorang wanita terkena bacterial vaginosis maka ini mengindikasikan jika tidak adanya keseimbangan bakteri di dalam vagina, yang mana pertumbuhan bakteri jahat lebih banyak dibandingkan bakteri baik.

Vagina normalnya terdiri dari lima koloni bakteri yang menciptakan sebuah ekosistem yang bisa berubah dengan cepat, namun dalam artian yang positif. Di antara lima koloni bakteri dalam vagina, spesies lactobacillus adalah yang paling dominan.

Wanita yang vaginanya memiliki banyak bakteri L. crispatus dianggap paling sehat, karena bakteri ini berfungsi untuk memproduksi asam laktat dan menjaga PH vagina agar mencegah bakteri lain tumbuh di dalam vagina. Sebuah penelitian dalam The Journal of Infectious Diseases juga menyatakan jika wanita yang memiliki banyak bakteri L. crispatus dalam vaginanya, berisiko lebih rendah terkena bacterial vaginosis.

Apa saja gejala dan tanda jika Anda terkena bacterial vaginosis?

Wanita rentan terkena bacterial vaginosis apabila memiliki pasangan seksual lebih dari satu, ataupun berhubungan seks dengan pasangan baru. Namun dalam beberapa kasus, bacterial vaginosis juga dapat terjadi pada orang yang tidak aktif secara seksual dan wanita yang menggunakan KB spiral. Tanda atau gejala jika seorang wanita terkena bacterial vaginosis adalah:

1. Keputihan tidak normal

Apakah Anda pernah mengalami keputihan secara tidak normal? Keputihan dengan bau yang menyengat, berwarna pucat – keabu-abuan ataupun kuning, dan bertesktur encer merupakan gejala bacterial vaginosis yang paling umum.

2. Vagina gatal

Bacterial vaginosis umumnya juga akan mengalami vagina gatal yang kadang menyakitkan akibat infeksi atau iritasi di sekitaran vulva dan vagina. Selain itu, pada bagian kulit di sekitar vulva juga mengalami peradangan dan kemerahan.

3. Nyeri saat berhubungan seksual

Indikasi lainnya jika Anda mengalami bacterial vaginosis adalah Anda merasakan rasa sakit atau nyeri saat ataupun setelah berhubungan seksual dengan pasangan. Selain itu, Anda juga merasakan nyeri saat buang air kecil.

Bagimana cara mencegah bacterial vaginosis?

Perlu Anda ketahui, menurut peneliti, bacterial vaginosis timbul akibat dari aktivitas seksual yang tidak sehat seperti seks tanpa kondom dan berhubungan seksual lebih dari satu orang. Oleh sebab itu, sangat penting bagi Anda dan pasangan untuk melakukan aktivitas seksual dengan aman seperti setia pada satu pasangan saja dan jangan lupa untuk menggunakan kondom. Penggunaan kondom saat berhubungan seks bisa menghilangkan penyebaran bakteri, dan penyakit seksual menular lainnya. Selain itu, yang terpenting adalah selalu menjaga kebersihan alat reproduksi.

Bacterial vaginosis merupakan masalah umum yang biasanya dialami oleh wanita, meskipun banyak wanita yang tidak menyadarinya. Namun tidak dipungkiri, jika dibiarkan secara terus menurus dalam waktu yang lama bacterial vaginosis akan menimbulkan masalah kesehatan yang lebih serius. Maka dari itu,ada baikanya melakukan pemeriksaan rutin ke dokter untuk memastikan kebersihan alat reproduksi Anda.

Kalkulator Masa Subur

Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut.

Kapan Ya?
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?

Yang juga perlu Anda baca

5 Posisi Berhubungan Intim yang Paling Populer

Apa posisi seks favorit Anda dan pasangan? Coba cek apakah posisi berhubungan intim Anda masuk ke dalam posisi seks paling populer?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Kesehatan Seksual, Tips Seks 1 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit

Pentingnya Edukasi Seksual dan Potensi HIV/AIDS pada Remaja

Edukasi seksual pada remaja sangat penting untuk menjaga dari kehamilan yang tidak diinginkan serta pencegahan penyakit menular seksual seperti HIV/AIDS.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
HIV/AIDS 1 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit

Benarkah Berhubungan Seks Saat Hamil Sebabkan Kelahiran Prematur?

Sebagian ibu hamil berhubungan seks memiliki kekhawatiran sebabkan kelahiran prematur. Benarkah demikian? Baca faktanya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kesehatan Seksual, Tips Seks 25 November 2020 . Waktu baca 3 menit

5 Kebiasaan Saat Seks yang Ternyata Membahayakan Vagina

Vagina adalah salah satu bagian tubuh yang paling sensitif. Sayangnya, banyak yang tak sadar dan malah melakukan hal-hal saat seks yang membahayakan vagina.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Kesehatan Seksual, Tips Seks 25 November 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

setelah seks

4 Hal yang Harus Langsung Dilakukan Wanita Setelah Seks

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 14 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
jenis hepatitis adalah

2 Jenis Hepatitis Berdasarkan Penyebabnya, Apa Saja?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 6 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
posisi seks menantang

12 Posisi Seks Menantang yang Bisa Anda Coba Malam Ini

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 8 Desember 2020 . Waktu baca 7 menit
efek samping kondom wanita

Efek Samping dan Kekurangan Menggunakan Kondom Wanita

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 3 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit