Bahaya Onani Jika Dilakukan Sembarangan

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 6 November 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Jika ada satu aktivitas yang paling dikuasai oleh pria, sepertinya sebagian besar mungkin akan menjawab onani alias masturbasi. Setelah bertahun-tahun, Anda kira Anda telah ahli mengenai aktivitas tersebut, tapi ternyata Anda masih mungkin berpotensi mengalami beberapa bahaya onani seperti yang akan dijelaskan di bawah ini.

Apa itu onani?

Onani adalah cara yang dilakukan pria kepada dirinya sendiri untuk mencapai kenikmatan seksual alias titik klimaks, atau disebut juga dengan orgasme. Aktivitas yang dilakukan saat onani umumnya bervariasi, mulai dari menyentuh, mengelus, hingga memijat organ genital.

Dalam suatu studi di Amerika, 95 persen laki-laki mengungkapkan bahwa mereka pernah melakukan onani. Sejatinya, onani adalah pengalaman aktivitas seksual pertama yang dimiliki oleh sebagian besar pria. Onani juga sering kali dijadikan pelampiasan hasrat seksual, terutama bagi mereka yang tidak memiliki pasangan untuk melakukan aktivitas seksual.

Apa bahaya onani jika tidak dilakukan dengan benar?

Onani sebenarnya merupakan hal yang positif. Dengan melakukan onani, Anda juga dapat meningkatkan kualitas hubungan seksual Anda dengan pasangan karena Anda telah terlebih dahulu mengeksplorasi tubuh Anda. Namun dengan teknik yang salah, atau jika dilakukan berlebihan, onani ternyata bisa menjadi membahayakan. Apa saja bahaya onani yang mungkin terjadi?

1. Kanker prostat

Penelitian Polyxeni Dimitropoulou dilakukan kepada 431 pria pengidap kanker prostat, dan 409 pria tanpa kanker. Hasilnya mengungkapkan bahwa 34 persen pria yang positif kanker prostat mengaku telah melakukan onani secara aktif sejak usia 20-an. Bahkan, 39 persen dari para pria tersebut memiliki 6 hingga lebih pasangan wanita selama hidupnya.

Dimitro juga menambahkan bahwa hormon memegang peranan penting dalam perkembangan kanker prostat. Untungnya kanker prostat masih mungkin ditangani dengan pemberian terapi guna mengurangi kadar hormon tersebut.

2. Penis terluka

Meskipun onani tidak akan menimbulkan penyakit kelamin, namun onani yang berlebihan dapat menyebabkan iritasi kulit di bagian penis. Hal ini didukung oleh pernyataan dokter Barbara Bartlik, seorang sex therapist yang mengatakan bahwa banyak kliennya yang akhirnya harus buang air kecil dengan posisi duduk dikarenakan penisnya yang mengalami iritasi selama onani.

Penis patah jarang, namun juga mungkin terjadi saat penis yang tengah ereksi membentur obyek keras selama onani hingga menyebabkan iritasi pada kulit. Begitu pula dengan memaksakan membelokkan penis yang tengah ereksi saat onani, dapat menyebabkan luka yang berdarah dan berpotensi memicu patahnya penis.

3. Disfungsi seksual

Melakukan onani dengan posisi maupun gerakan yang berlebihan dapat memicu sulitnya mencapai klimaks saat berhubungan intim bersama pasangan. Dokter Michael A. Perelmen menyarankan untuk para pria yang mengalami ini mengevaluasi dirinya sendiri, apakah stimulasi yang ia lakukan saat onani sama dengan yang pasangannya lakukan, karena kemungkinan itulah penyebab mengapa ia mengalami ia mengalami disfungsi seksual dengan kesulitan mencapai klimaks.

Kalkulator Masa Subur

Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut.

Kapan Ya?
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?

Yang juga perlu Anda baca

Waspada Brazilian Blowout, Teknik Meluruskan Rambut dengan Formalin

Smoothing sudah menjadi cara lama untuk meluruskan rambut. Sekarang ada tren Brazilian blowout dengan metode baru. Benarkah lebih aman dilakukan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Perawatan Rambut & Kulit Kepala, Kesehatan Kulit 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

4 Hal yang Harus Langsung Dilakukan Wanita Setelah Seks

Tiap wanita mungkin punya kebiasaan yang berbeda. Namun, ada empat hal yang wajib wanita lakukan setelah seks, demi kesehatannya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Kesehatan Seksual, Tips Seks 14 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Cara Mengatasi Mimisan dengan Cepat, Mulai dari Bahan Alami hingga Obat Medis

Mimisan bisa terjadi pada siapa saja dan kapan saja, tapi Anda tak perlu panik. Berikut adalah berbagai obat mimisan alami yang ampuh hentikan perdarahan.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan THT, Gangguan Hidung 14 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

5 Penyebab Bercak Putih di Puting Susu dan Cara Mengatasinya

Pernahkah Anda memiliki bintik atau bercak putih di puting susu atau sekitarnya? Tak usah khawatir, kenali penyebab dan cara mengatasinya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Kesehatan Wanita, Penyakit pada Wanita 14 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara merangsang istri

Untuk Para Suami, Ini 10 Trik Memanjakan Istri Agar Lebih Bergairah

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
telat datang bulan

Berapa Lama Telat Datang Bulan Dapat Menjadi Pertanda Kehamilan?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
mengatasi kesepian

5 Langkah Mengatasi Kesepian, Agar Hidup Lebih Semangat

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
sakit kepala setelah keramas

Tiba-tiba Sakit Kepala Setelah Keramas, Apa Penyebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit