backup og meta
Kategori
Cek Kondisi

4

Tanya Dokter
Simpan

Demam

Ditinjau secara medis oleh dr. Yusra Firdaus


Ditulis oleh Aprinda Puji · Tanggal diperbarui 30/03/2023

Demam

Demam merupakan salah satu gejala umum dari berbagai jenis penyakit, mulai dari penyakit ringan seperti flu hingga masalah kesehatan serius yang membutuhkan penanganan segera.

Untuk meringankan dan membedakan gejala demam biasa dan serius, simak ulasan berikut.

Apa itu demam?

Demam atau fever adalah meningkatnya suhu tubuh sampai di atas 38°C. Kondisi ini merupakan cara tubuh melawan infeksi dan peradangan, contohnya saat Anda mengalami radang tenggorokan atau flu.

Suhu tubuh yang tadinya tinggi umumnya akan menurun dalam beberapa hari, baik dengan atau tanpa pengobatan.

Namun, pada kenaikan suhu tubuh yang diakibatkan oleh penyakit tertentu, Anda perlu mendapatkan penanganan dokter segera.

Salah satu tipe demam yang memerlukan penanganan segera adalah ketika suhu tubuh Anda mencapai 42°C.

Sebagai gambaran, kenaikan suhu tubuh yang disebabkan infeksi jarang mencapai angka 42°C. Melansir dari situs Medline Plus, suhu tubuh di atas 42°C bisa menyebabkan kerusakan pada otak.

Seberapa umumkah kondisi ini?

Demam merupakan salah satu kondisi kesehatan yang umum terjadi. Pasalnya, ini merupakan reaksi tubuh untuk melawan infeksi.

Akan tetapi, saat kenaikan suhu tubuh terlalu tinggi dan disertai gejala tertentu, ini bisa menandakan penyakit serius sehingga memerlukan penanganan khusus.

Tanda dan gejala demam

penyakit demam

Ciri-ciri utama demam adalah naiknya suhu tubuh hingga mencapai 37.8°C atau lebih.

Selain itu, Anda mungkin juga mengalami gejala penyerta seperti:

  • menggigil,
  • kedinginan,
  • sakit kepala,
  • kulit panas saat disentuh,
  • nafsu makan menurun,
  • dehidrasi,
  • sulit berkonsentrasi,
  • rasa kantuk, dan
  • keringat berlebih.

Sementara itu, demam pada anak-anak yang berusia 6 bulan sampai 5 tahun biasanya juga disertai kejang.

Kejang pada anak akan membaik dengan sendirinya dan hanya berlangsung secara singkat.

Kenaikan suhu tubuh mungkin juga disertai dengan berbagai gejala lain yang tidak disebutkan di atas. Jika Anda memiliki kekhawatiran akan gejala tertentu, konsultasikan dengan dokter.

Kapan harus periksa ke dokter?

Kenaikan suhu tubuh biasanya bukan pertanda keadaan darurat sampai membuat Anda harus menghubungi dokter.

Namun, jika Anda mengalami beberapa kondisi berikut, segera hubungi dokter.

  • Kenaikan suhu tubuh yang disertai nyeri sendi parah. Kondisi ini bisa disebabkan oleh chikungunya.
  • Kenaikan suhu tubuh secara mendadak. Kondisi ini bisa menandakan demam berdarah (DBD).
  • Kenaikan suhu tubuh yang hilang-timbul (paroksismal). Kondisi ini bisa menjadi pertanda malaria.

Selain itu, Anda sebaiknya juga segera berkonsultasi ke dokter jika kenaikan suhu tubuh terjadi pada bayi berusia di bawah tiga bulan atau ketika suhu tubuh tidak kunjung turun setelah tiga hari.

Penyebab demam

demam anak tidak turun

Demam terjadi ketika bagian otak yang disebut hipotalamus meningkatkan suhu tubuh karena mendeteksi infeksi atau penyakit tertentu di dalam tubuh.

Selain karena infeksi bakteri, virus, jamur, serta beberapa penyakit tertentu, berikut adalah sejumlah kondisi yang juga bisa menjadi penyebab demam.

  • Efek obat-obatan seperti antibiotik, antihistamin, dan obat kejang.
  • Sengatan panas (heatstroke) karena suhu tinggi dan paparan sinar matahari berlebih.
  • Keracunan makanan.
  • Gangguan hormon, seperti penyakit tiroid.
  • Tumbuh gigi pada bayi dan anak-anak.
  • Efek samping imunisasi.
  • Kanker, terutama leukemia serta limfoma (Hodgkin dan non-Hodgkin).
  • Penyakit autoimun, seperti rematik.
  • Siklus menstruasi.
  • Aktivitas fisik yang terlalu berat.

Faktor risiko demam

Semua orang memiliki risiko untuk terkena demam. Namun, beberapa kondisi berikut akan memperbesar risikonya.

  • Bayi dan anak-anak karena sistem imunnya belum terbentuk sempurna.
  • Seseorang yang tinggal dengan orang yang mengalami demam.
  • Mengonsumsi makanan dan minuman yang tidak terjaga kebersihannya.
  • Pengidap HIV/AIDS atau seseorang dengan sistem imun yang lemah.

Komplikasi demam

Secara umum, demam tinggi yang dibiarkan tanpa pengobatan dapat menimbulkan komplikasi berupa dehidrasi, kejang-kejang, halusinasi, hingga kerusakan pada otak.

Sementara itu, pada kenaikan suhu tubuh yang disebabkan oleh penyakit tertentu, komplikasi yang ditimbulkan akan mengikuti penyakit tersebut.

Diagnosis demam

Granuloma Inguinale adalah

Langkah pertama untuk mendiagnosis demam adalah mengukur suhu tubuh dengan termometer, baik itu menggunakan jenis termometer mulut, anus, maupun telinga.

Pastikan untuk mengukur suhu tubuh saat beristirahat. Pasalnya, aktivitas fisik dapat meningkatkan suhu tubuh.

Untuk memastikan penyebab utama dari kenaikan suhu tubuh yang Anda alami, dokter mungkin juga melakukan beberapa tes berikut.

  • Pemeriksaan urine.
  • Tes darah.
  • Swab tenggorokan atau pemeriksaan sampel lendir.
  • Pemeriksaan feses.
  • X-Rays.

Selain itu, dokter juga akan melakukan pengamatan dan mengajukan beberapa pertanyaan seperti berikut.

  • Gejala yang menyertai, seperti muntah, diare, batuk, atau sakit perut.
  • Operasi atau cedera terbaru.
  • Vaksinasi yang baru didapatkan.
  • Obat-obatan yang sedang dikonsumsi.
  • Riwayat perjalanan, khususnya ke luar negeri.

Pengobatan demam

Cara mengobati kenaikan suhu tubuh akan disesuaikan dengan penyebab dan gejalanya. Pada orang dewasa, demam karena infeksi bakteri biasanya diobati dengan antibiotik.

Sementara itu, peningkatan suhu tubuh yang disebabkan infeksi virus seperti flu bisa diatasi dengan parasetamol.

Parasetamol hanya akan menurunkan suhu tubuh Anda, tapi sistem kekebalan tubuh Anda-lah yang akan membunuh virus penyebab penyakit.

Jangan sekali-kali memberikan obat demam untuk bayi tanpa petunjuk dokter. Terutama jika bayi Anda masih berumur kurang dari 28 hari.

Jika Anda membeli obat-obatan yang beredar di pasaran, pastikan untuk membaca petunjuk pada kemasan sebelum mengonsumsinya.

Selain obat-obatan, Anda bisa mencoba mengobati demam dengan memenuhi kebutuhan cairan tubuh dan istirahat yang cukup.

Pencegahan demam

persiapan puasa untuk lansia

Tidak ada cara khusus untuk mencegah kenaikan suhu tubuh. Pasalnya, kondisi ini bisa disebabkan oleh berbagai penyakit infeksi dan masalah kesehatan lainnya.

Sebagai gantinya, Anda bisa melakukan beberapa tindakan berikut untuk mengurangi risiko penyakit infeksi.

  • Mencuci tangan sebelum dan sesudah makan.
  • Menggunakan hand sanitizer saat tidak bisa cuci tangan.
  • Memastikan kebersihan makanan dan minuman.
  • Mencuci tangan sebelum dan sesudah menggunakan toilet
  • Mengurangi kebiasaan menyentuh hidung, mulut, dan mata.
  • Menerapkan etika batuk dan bersin yang benar.
  • Menghindari berbagi cangkir, botol, atau alat makan lainnya dengan orang lain.

Semua tentang demam

  • Bukan merupakan penyakit, melainkan tanda bahwa tubuh sedang terkena infeksi atau penyakit.
  • Kerap disertai dengan sakit kepala, penurunan nafsu makan, dehidrasi, kesulitan berkonsentrasi, dan keluarnya keringat berlebih.
  • Dapat sembuh dengan sendirinya, tapi segeralah periksa ke dokter jika kenaikan suhu tubuh melebihi 40°C atau berlangsung lebih dari tiga hari.
  • Dapat dicegah dengan menerapkan pola hidup bersih, sebab kebanyakan kenaikan suhu tubuh disebabkan oleh infeksi.

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Ditinjau secara medis oleh

dr. Yusra Firdaus


Ditulis oleh Aprinda Puji · Tanggal diperbarui 30/03/2023

advertisement iconIklan

Apakah artikel ini membantu?

advertisement iconIklan
advertisement iconIklan