Bolehkah Langsung Berhubungan Seks Setelah Suntik KB?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Ada banyak alat kontrasepsi yang tersedia, salah satunya jenisnya adalah KB suntik, karena efeknya yang bertahan lama dan efektif mencegah kehamilan. Kemudian, banyak yang bertanya, apakah boleh langsung berhubungan seks setelah suntik KB. Sebagian besar merasa cemas dan takut, jika langsung berhubungan seks setelah suntik KB, karena dapat ‘kebobolan’. Lalu, apa jawabannya? Simak di sini ulasan lengkapnya.

Aturan melakukan hubungan seks setelah suntik KB

KB suntik mengandung hormon buatan (progestin) mirip dengan hormon progesteron alami yang diproduksi oleh indung telur. Hormon ini disuntikkan ke bagian tubuh wanita pada bagian pantat, perut, atau depan paha. Alat kontrasepsi ini disuntikkan ke dalam tubuh Anda berdasarkan merknya.

Sebagai contoh, merk Depo-Provera dan Noristerat, KB suntik ini dapat disuntikkan pada pantat maupun lengan bagian atas. Sementara, jika Anda menggunakan merk Sayana Press, Anda boleh menyuntikkannya di perut atau paha.

Cara kerja KB suntik adalah dengan menghentikan indung telur untuk melepaskan sel telur (ovulasi) setiap bulannya. Ini sebabnya wanita yang melakukan KB jenis ini akan memiliki siklus menstruasi yang tidak teratur. Selain itu, hormon progestin juga menebalkan lendir pada leher rahim sehingga menyulitkan sperma untuk masuk dan mencapai sel telur.

Anda bisa memulai KB suntik kapan saja dalam masa menstruasi dan tentunya dalam keadaan tidak hamil. Butuh waktu bagi tubuh untuk menyerap hormon dari KB tersebut. Artinya, jika Anda langsung berhubungan seks setelah suntik KB, maka alat kontrasepsi ini tidak akan bisa mencegah pembuahan terjadi.

Bila Anda melakukan suntik KB di masa menstruasi, maka alat kontrasepsi akan bekerja dalam waktu lima hari. Sementara itu, bila Anda suntik di luar masa menstruasi, KB akan bekerja dalam waktu tujuh hari. Jadi, Anda tetap butuh kondom ketika berhubungan seks dalam seminggu pertama setelah suntik KB.

Kapan diperbolehkan berhubungan seks setelah suntik KB?

Setelah melewati minggu pertama setelah suntik JB, Anda sudah bisa melakukan hubungan seks tanpa kondom atau alat kontrasepsi lain, karena suntuk KB sudah bekerja secara efektif dan menurunkan peluang kehamilan. Meski begitu, penggunaan KB tidak melindungi Anda dari risiko penyakit kelamin menular.

Efek samping dari KB suntik yang umum terjadi adalah siklus menstruasi yang berubah. Anda mungkin mengalami pendarahan tidak teratur atau munculnya bercak-bercak. Ada juga yang berhenti menstruasi dan akan kembali masa menstruasinya setelah menghentikkan suntikan.

Sementara itu, efek samping yang jarang terjadi meliputi sakit kepala, pusing, rambut rontok, atau perubahan nafsu makan. Dilansir dari WebMD, penggunaan KB suntik jangka panjang, menurunkan kepadatan mineral pada tulang  sehingga meningkatkan risiko osteoporosis.

Kelebihan dan kekurangan KB suntik

Selain memahami kapan saat tepat berhubungan seks setelah suntik KB, maka Anda juga perlu mengetahui kelebihan dan kekurangan dari KB suntik terlebih dahulu, sebelum menggunakannya.

Kelebihan KB suntik

Jika berbicara mengenai kelebihan dari alat kontrasepsi yang satu ini, alat ini memiliki banyak kelebihan. Sebagai contoh, KB suntik ini dapat bertahan untuk jangka waktu yang cukup lama. Setiap suntikan dari alat kontrasepsi ini bisa bertahan selama 8-13 minggu. Sehingga, Anda tidak perlu melakukannya berulang kali dalam waktu singkat.

Di samping itu, penggunaan KB suntik juga tidak akan mengganggu aktivitas seks yang Anda lakukan, meski tidak disaranka untuk langsung berhubungan seks setelah suntik KB.

Jika Anda tidak bisa menggunakan alat kontrasepsi yang mengandung hormon estrogen, penggunaan KB ini menjadi salah satu pilihan terbaik. Tak hanya itu, penggunaan suntik KB ini aman jika Anda masih dalam proses menyusui, karena tidak memengaruhi kegiatan menyusui ini.

KB suntik ini juga tidak akan terpengaruh oleh penggunaan obat-obatan lain yang Anda konsumsi. Jadi, Anda tidak perlu merasa khawatir untuk menggunakannya saat sedang dalam pengobatan.

Kelebihan lain yang mungkin juga Anda dapatkan jika menggunakan KB suntik ini adalah rasa sakit atau nyeri yang biasa Anda rasakan saat sedang menstruasi, hingga gejala premenstrual syndrome yang Anda alami mungkin akan sedikit berkurang.

Kekurangan KB suntik

Sayangnya, di samping kelebihan KB suntik, ada kekurangan dari penggunaan alat kontrasepsi yang satu ini. Misalnya, saat Anda menggunakan KB suntik, siklus menstruasi Anda menjadi tidak beraturan, menjadi lebih singkat, dan masalah menstruasi lainnya. Kondisi ini bahkan bisa berlanjut hingga berbulan-bulan meski Anda telah menghentikan penggunaannya.

Di samping itu, penggunaan KB suntik ini tetap tidak dapat melindungi Anda dari infeksi menular seksual. Tak hanya itu, jika Anda ingin berhenti menggunakan KB suntik ini, tidak menutup kemungkinan jika Anda perlu menunggu hingga lebih dari satu tahun agar siklus menstruasi kembali normal dan Anda bisa hamil kembali.

Penggunaan KB suntik ini juga bisa menyebabkan efek samping seperti sakit kepala, jerawat, rambut rontok, hilangnya gairah seks dan perubahan suasana hati atau mood yang tidak menentu.

Selain itu, suntik KB sebenarnya tidak dianjurkan untuk wanita yang merencanakan kehamilan dalam tahun yang sama. Alat kontrasepsi ini juga dapat mengubah siklus menstruasi, jadi jangan kaget jika jadwal haid Anda berubah setelah suntik KB dilakukan.

Wanita yang memiliki kondisi tertentu, seperti penyakit diabetes dengan komplikasi, memiliki kanker payudara dalam lima tahun terakhir, lupus, dan kondisi lainnya yang tidak disarankan untuk menggunakan KB jenis ini.

Aturan pakai suntik KB yang harus diperhatikan

Selain memerhatikan saat tepat berhubungan seks setelah suntik KB, ada beberapa aturan pakai alat kontrasepsi yang satu ini dan harus Anda perhatikan, misalnya sebagai berikut:

Aturan penggunaan setelah melahirkan

Anda boleh menggunakan KB suntik kapan pun setelah melahirkan jika Anda tidak sedang menyusui. Namun, jika Anda sedang menyusui, Anda baru boleh melakukan suntik KB setelah enam minggu setelahnya.

Jika Anda memulai suntik injeksi sebelum hari ke-21 setelah melahirkan, Anda mungkin langsung bisa melakukan pencegahan terhadap kehamilan. Namun, jika Anda melakukan injeksi setelah hari ke-21 tersebut, Anda akan membutuhkan alat kontrasepsi tambahan seperti kondom selama tujuh hari setelah penggunaan suntik KB.

Aturan penggunaan setelah keguguran

Setelah mengalami keguguran, Anda boleh melakukan injeksi tepat setelahnya. Demikian juga, Anda bisa langsung melakukan proteksi terhadap diri Anda agar tidak hamil menggunakan suntik KB.

Sementara, jika Anda melakukan injeksi lebih dari lima hari setelah keguguran, Anda disarankan untuk menggunakan alat kontrasepsi tambahan selama tujuh hari berturut-turut setelah suntik KB dilakukan.

Tidak disarankan untuk langsung berhubungan seks setelah suntik KB, karena alat kontrasepsi ini membutuhkan beberapa hari sebelum berfungsi efektif. Jika perlu, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter mengenai hal ini.

Kalkulator Masa Subur

Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut.

Kapan Ya?
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mengulas Pil Kontrasepsi Darurat untuk Cegah Kehamilan, Efektifkah?

Kontrasepsi darurat (morning after pill) bisa mencegah kehamilan jika diminum setelah berhubungan seks. Bagaimana cara kerjanya?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kontrasepsi 5 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

Mengulas Tubektomi, Prosedur Sterilisasi Wanita untuk Cegah Kehamilan

Bagi pasangan yang sudah tidak menginginkan momongan, tubektomi adalah salah satu pilihan kontrasepsi terbaik. Yuk, cari tahu informasi lengkapnya di sini!

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kesehatan Seksual, Kontrasepsi 3 Februari 2021 . Waktu baca 9 menit

Berhubungan Seks Sehari Sebelum Menstruasi, Apakah Bisa Hamil?

Jika Anda melakukan hubungan seks sebelum menstruasi tepat sebelum jadwal biasanya, dan Anda terlambat haid, kemungkinan kehamilan patut dipertimbangkan.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Kesuburan, Kehamilan 3 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Kalau Terlambat Suntik KB, Apakah Bisa Hamil?

Agar bekerja secara efektif mencegah kehamilan, jangan sampai telat melakukan suntik KB. Tapi, apa yang akan terjadi jika terlambat suntik KB, ya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kesehatan Seksual, Kontrasepsi 1 Februari 2021 . Waktu baca 8 menit

Direkomendasikan untuk Anda

imunisasi tt pada ibu hamil

Belum Pernah Hamil, Amankah Bila Pakai KB Suntik?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 18 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
Kondom wanita

Kondom Wanita Juga Efektif Cegah Kehamilan, Ini Cara Memakainya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 12 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
kb suntik 1 bulan

Berbeda dengan KB Suntik 3 Bulan, Ini Informasi Lengkap Seputar KB Suntik 1 Bulan

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 9 Februari 2021 . Waktu baca 8 menit
sipilis sifilis pada wanita

Tak Boleh Disepelekan, Para Wanita Perlu Mengenali Gejala Sifilis di Tiap Tahapan

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 8 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit