Anda sedang hamil? Ayo ikut komunitas Ibu Hamil kami sekarang!

home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Benarkah Obat Parlodel Bisa Bikin Cepat Hamil?

Benarkah Obat Parlodel Bisa Bikin Cepat Hamil?

Ada banyak cara yang dapat Anda lakukan untuk bisa cepat hamil. Dari mengubah pola makan, menerapkan gaya hidup sehat, serta mengandalkan beberapa obat yang katanya bisa meningkatkan kesuburan. Salah satunya obat bromokriptin yang katanya bisa bikin cepat hamil. Namun, sebenarnya apa sih obat bromokriptin itu? Bagaimana obat ini bisa bikin cepat hamil? Simak penjelasannya berikut ini.

Apa itu obat bromokriptin (Parlodel)?

Bromokriptin adalah obat generik yang biasanya digunakan untuk mengatasi penyakit Parkinson, tremor, hingga gangguan keseimbangan hormon di dalam tubuh. Bromokriptin juga dikenal dengan nama lain Parlodel.

Khusus wanita, obat bromokriptin adalah obat yang kerap kali diresepkan untuk menangani kelebihan produksi hormon prolaktin (hiperprolaktinemia). Ketika seorang wanita mengalami kondisi ini, maka ia akan mengalami gejala seperti:

Maka itu, wanita yang sulit hamil akibat mengalami hiperprolaktinemia dapat mengandalkan obat ini untuk membuatnya cepat hamil.

Bagaimana bromokriptin bisa bikin cepat hamil?

Pada keadaan normal, hormon prolaktin berfungsi untuk mengatur produksi ASI, memengaruhi gairah seksual, hingga berperan penting dalam menentukan siklus menstruasi. Namun, jika jumlahnya terlalu banyak, justru akan menimbulkan berbagai gangguan seperti:

  • Menghambat telur dikeluarkan oleh ovarium
  • Menurunkan gairah seksual
  • Membuat vagina kering
  • Siklus haid tidak teratur atau bahkan berhenti
  • Produksi ASI berlebihan, meski sedang tidak hamil atau menyusui

Terlalu banyak prolaktin juga dapat mengurangi tingkat hormon estrogen, yang akan membuat Anda sulit hamil. Nah, bromokriptin bisa diandalkan untuk mengatasi kondisi tersebut.

Telah banyak penelitian yang membuktikan bahwa bromokriptin efektif menurunkan kadar prolaktin, sehingga meningkatkan kembali kesuburan wanita. Obat ini juga mampu merangsang produksi hormon GnRH yang merupakan hormon yang mengatur ovulasi di dalam tubuh.

Sebuah penelitian membuktikan bahwa saat menggunakan bromokriptin (Parlodel), banyak wanita langsung mengalami ovulasi tanpa menunggu waktu lama dan bisa hamil lebih cepat.

Akan tetapi, Anda harus memastikan bahwa Anda selalu mencatat masa ovulasi Anda saat menggunakan obat ini. Tujuannya untuk membantu mengetahui kapan Anda harus berhubungan seksual dan apakah pengobatan ini berhasil untuk Anda atau tidak.

Berapa banyak dosis bromokriptin yang dibutuhkan untuk wanita yang ingin cepat hamil?

Jika memang Anda benar-benar mengalami gangguan hormon prolaktin, mungkin dokter akan menganjurkan Anda mengonsumsi obat ini.

Obat bromokriptin tersedia dalam bentuk tablet. Dosis yang dibutuhkan akan berbeda masing-masing orang, tergantung dengan kondisi kesehatannya.

Namun, berikut adalah dosis standar yang diberikan ketika wanita dewasa mengalami hiperprolaktinemia:

  • Dosis awal: setengah sampai satu tablet (1,25-2,5 miligram) yang diminum satu kali per hari.
  • peningkatan dosis: menambah satu tablet (2,5 miligram) selama 2-7 hari.
  • perawatan lanjutan: 20-30 miligram per hari.

Jangan mengonsumsi lebih dari 100 miligram per hari.

Apakah ada efek samping jika menggunakan obat ini agar cepat hamil?

Semua obat tentu memiliki efek samping, termasuk obat bromokriptin ini. Efek samping yang umum terjadi ketika penggunaan bromokriptin adalah:

  • Nual dan muntah
  • Kepala pusing
  • Kepala terasa ringan
  • Kram perut

Efek samping yang jarang terjadi yaitu:

  • Jadi sering buang air kecil
  • Nafsu makan menurun
  • Sakit pada bagian punggung
  • Terus-terusan merasa sakit perut

Karena memiliki efek samping, maka obat ini tak bisa sembarangan dikonsumsi. Meski Anda ingin cepat hamil, tapi Anda tak mengalami gangguan hormon prolaktin, maka Anda tak bisa menggunakan bromokriptin dengan bebas.

Apapun obat yang akan Anda konsumsi, sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter, karena setiap obat memiliki efek samping yang mungkin menyebabkan Anda susah hamil.

Punya cerita soal kehamilan?

Ayo gabung dengan komunitas Ibu Hamil Hello Sehat dan temukan berbagai cerita menarik seputar kehamilan.


Kalkulator Masa Subur

Kalkulator Masa Subur

Memantau siklus haid, menentukan hari kesuburan dan lebih membantu Anda untuk merencanakan kehamilan lebih baik.

Kalkulator Masa Subur

Memantau siklus haid, menentukan hari kesuburan dan lebih membantu Anda untuk merencanakan kehamilan lebih baik.

Kalkulator Masa Subur

Berapa lama siklus haid Anda?

(hari)

28

Berapa lama Anda haid?

(hari)

7

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Drugs.com. (2018). Bromocriptine Uses, Side Effects & Warnings – Drugs.com. [online] Available at: https://www.drugs.com/mtm/bromocriptine.html  [Accessed 21 Feb. 2018].
Reference.medscape.com. (2018). Cycloset, Parlodel (bromocriptine) dosing, indications, interactions, adverse effects, and more . [online] Available at: https://reference.medscape.com/drug/cycloset-parlodel-bromocriptine-343124  [Accessed 21 Feb. 2018].
Emedicine.medscape.com. (2018). Hyperprolactinemia: Practice Essentials, Pathophysiology, Epidemiology. [online] Available at: https://emedicine.medscape.com/article/121784-overview#a1  [Accessed 21 Feb. 2018].
Xue, T., Li, S.-W., & Wang, Y. (2010). Effectiveness of bromocriptine monotherapy or combination treatment with clomiphene for infertility in women with galactorrhea and normal prolactin: A systematic review and meta-analysis. Current Therapeutic Research, Clinical and Experimental, 71(4), 199–210. http://doi.org/10.1016/j.curtheres.2010.08.001

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Nimas Mita Etika M Diperbarui 2 minggu lalu
Ditinjau secara medis oleh dr Tania Savitri