backup og meta
Kategori
Cek Kondisi
Tanya Dokter
Simpan

Berapa Lama Anda Bisa Menyimpan Telur Ayam?

Ditinjau secara medis oleh dr. Andreas Wilson Setiawan · General Practitioner · None


Ditulis oleh Dwi Ratih Ramadhany · Tanggal diperbarui 10/11/2022

Berapa Lama Anda Bisa Menyimpan Telur Ayam?

Ketahanan telur ayam bisa menjadi cukup lama jika disimpan dengan cara yang tepat. Namun, telur juga bisa berubah menjadi busuk saat disimpan terlalu lama sekalipun di dalam suhu yang dingin.

Berapa lama ketahanan telur ayam?

Telur sebenarnya dapat bertahan dalam jangka waktu yang lama apabila disimpan dengan baik di dalam kulkas. 

Menurut The Food and Drug Administration (FDA), ketahanan telur ayam bisa mencapai 4 – 5 minggu jika disimpan di dalam kulkas. 

Sebaliknya saat disimpan di dalam ruangan, ketahanan telur ayam berkurang dan telur akan kedaluwarsa sampai 3 minggu.

Namun, berapa lama pastinya telur bertahan di suhu ruangan juga bergantung dari tanggal kedaluwarsa telur.

Semakin dingin suhunya, semakin lama daya tahan telur, apa pun jenisnya termasuk telur ayam kampung, telur ayam negeri, atau telur omega 3

FDA menyarankan untuk menyimpan telur di dalam suhu yang pas, yaitu di bawah 7 °Celsius.

Sementara itu, telur yang telah direbus lebih cepat busuk ketika disimpan di dalam suhu ruangan.  

Hal ini karena suhu ruangan yang cenderung panas dapat menghancurkan lapisan yang melindungi pori-pori telur.

Akhirnya, bakteri pun mudah masuk sehingga telur menjadi cepat busuk. 

Namun, telur juga bisa bertahan tanpa cangkang asalkan disimpan di dalam freezer.

Dalam kondisi tersebut, ketahanan telur ayam bisa mencapai 1 tahun.

Ciri-ciri telur ayam busuk

manfaat telur omega 3

Sebelum makan telur, Anda bisa mengetahui kondisi telur ayam dalam keadaan baik atau busuk dari ciri-cirinya.

Meskipun dari tampilan telur busuk dan segar terlihat sama, Anda bisa memperhatikan beberapa ciri-ciri telur busuk berikut ini.

1. Lebih ringan

Ciri-ciri telur busuk yang pertama bisa Anda lihat dari bobotnya. Umumnya, telur yang busuk lebih ringan daripada telur ayam yang masih baik dan segar. 

Situs Departemen Ilmu Penyakit Hewan dan Kesmavet IPB menyebutkan bahwa telur mentah yang masih segar biasanya akan tenggelam saat direndam.

Bila telur ayam sudah melayang atau mengapung, sebaiknya hindari mengonsumsinya karena sudah tidak layak.

2. Aromanya tidak enak

Penyimpanan dalam suhu yang tidak tepat dapat menyebabkan telur mudah busuk dan mengeluarkan bau yang tidak enak.

Sebelum membeli, Anda bisa menghidu aromanya sekilas. 

Telur yang busuk akan menguarkan bau tak sedap, sedangkan telur yang segar biasanya beraroma netral.

3. Kuning telur tidak bulat

Bila kesulitan mencium aromanya, Anda bisa melihat ciri-ciri telur ayam busuk atau segar dengan melihat kondisi kuning telur saat dibuka.

Menurut situs salah satu lembaga penelitian terbesar di Australia, CSIRO, telur segar memiliki kuning telur berukuran kecil, mengambang, dan berada di tengah putih telur.

Sebaliknya, telur yang membusuk memiliki tampilan kuning telur yang menyebar dan terlihat lebih encer.

4. Cepat merata saat dikocok

Untuk mengetahui ketahanan telur ayam pada suhu ruangan dan kulkas setelah 3 minggu, Anda bisa lihat dari kondisi kuning telur dan bagian putihnya saat dibuka.

Biasanya, telur yang masih segar memiliki bagian kuning dan putih telur yang menempel dan tidak langsung tercampur saat dibuka.

Namun, pada telur yang sudah busuk, bagian kuning dan putih telur biasanya cenderung bercampur bahkan sebelum Anda mengocoknya.

Bahaya mengonsumsi telur busuk

telur mentah

Telur bisa busuk biasanya terjadi akibat banyaknya jumlah bakteri Salmonella di dalam telur. 

Jika tidak memperhatikan masa kadaluwarsa telur, Anda bisa saja tak sengaja memasak telur yang sudah basi lalu kemudian dihidangkan sebagai makanan.

Akibatnya, Anda bisa mengalami keracunan makanan yang ditandai dengan beberapa keluhan, seperti:

  • mual, 
  • muntah, 
  • diare, 
  • demam, 
  • nyeri perut, 
  • sakit kepala, dan 
  • nyeri seluruh badan. 

Menurut situs FDA, keluhan ini dapat muncul 1 – 3 hari setelah mengonsumsi makanan yang terkontaminasi bakteri.

Gejala keracunan juga bisa muncul dalam 20 menit hingga 6 minggu kemudian. 

Cara penyimpanan agar lebih awet

Untuk menjaga ketahanan telur ayam, Anda perlu menyimpannya dengan cara yang tepat.

Berikut ini cara menyimpan telur ayam agar awet.

  • Simpan telur utuh di kulkas pada suhu di bawah 4 °Celsius.
  • Jika ingin menyimpan di freezer, buka telur dari cangkangnya dan masukkan ke wadah yang tutup rapat.
  • Hindari meletakkan telur di rak bagian pintu kulkas karena suhunya cenderung tidak stabil saat Anda sering membuka dan menutup pintu kulkas.
  • Beli telur secukupnya dan hindari menyimpan telur di suhu ruangan lebih dari 2 minggu.

Cara penyimpanan yang keliru dapat merusak ketahanan telur  meningkatkan risiko Anda mengalami keracunan atau infeksi.

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Ditinjau secara medis oleh

dr. Andreas Wilson Setiawan

General Practitioner · None


Ditulis oleh Dwi Ratih Ramadhany · Tanggal diperbarui 10/11/2022

advertisement iconIklan

Apakah artikel ini membantu?

advertisement iconIklan
advertisement iconIklan