Mana yang Lebih Sehat dan Bergizi, Telur Ayam Atau Telur Puyuh, Ya?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Hampir semua orang suka makan telur, apalagi telur ayam dan telur puyuh. Selain mudah diolah, bahan makanan yang berbentuk bulat-lonjong ini mengandung banyak nutrisi penting bagi tubuh. Namun, kira-kira mana yang paling sehat dan bergizi, telur ayam atau telur puyuh, ya? Yuk, intip jawabannya pada ulasan ini.

Kandungan gizi telur ayam dan telur puyuh

kandungan gizi telur puyuh

Dilihat dari tampilannya, Anda pasti bisa membedakan kedua jenis telur ini dengan mudah. Ya, telur ayam punya warna cangkang yang kecokelatan, sementara telur puyuh cenderung berwarna putih dengan bercak-bercak hitam di cangkangnya.

Nah, kalau dari segi kandungan gizinya, kira-kira mana yang lebih sehat, ya? Yuk, kita urai satu per satu.

1. Protein

Dilansir dari Very Well Fit, setiap 50 gram atau sekitar 1 butir telur ayam berukuran besar mengandung 6 gram protein dan 78 kalori. Sedangkan, satu porsi telur puyuh (5 butir) mengandung 6 gram protein dan 71 kalori.

Bila Anda makan satu porsi telur puyuh, ini artinya Anda mendapatkan asupan protein yang sama dengan ketika Anda makan sebutir telur ayam. Kandungan kalorinya pun hanya terpaut 7 kalori saja, sehingga tak jauh berbeda.

Bukan hanya jumlah kalorinya saja yang mirip, kandungan vitamin dan mineral pada dua jenis telur ini pun cenderung sama.

putih telur ayam

2. Kolesterol

Anda mungkin selama ini menghindari makan telur puyuh karena katanya bisa bikin kolesterol naik. Alhasil, Anda memilih makan telur ayam saja yang lebih aman kandungan kolesterolnya. Namun, apa benar begitu?

Faktanya, setiap 5 butir alias seporsi telur puyuh mengandung 5 gram lemak total, yang terdiri dari 1,6 gram lemak jenuh. Sementara itu, sebutir telur ayam ukuran besar (50 gram) mengandung 5 gram lemak total, dengan 1,5 gram lemak jenuh.

Meskipun perbedaannya tampak sedikit, kandungan lemak jenuh dalam telur puyuh tetap saja lebih tinggi daripada telur ayam. Hati-hati, lemak jenuh ini dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh Anda.

Tak cukup 5 butir, Anda biasanya akan menambahkan lebih banyak telur puyuh ke dalam setiap masakan keluarga. Misalnya saat membuat semur telur atau sate telur.

Karena ukurannya kecil, Anda mungkin tidak sadar bahwa Anda sudah makan banyak telur puyuh dalam sehari. Nah, hal inilah yang dapat memicu kolesterol tinggi jika tidak segera dikendalikan porsinya.

Jadi, lebih sehat yang mana?

Pada dasarnya, kedua telur ini sama-sama bermanfaat untuk kesehatan. Namun kalau dilihat dari kandungan lemaknya, telur ayam cenderung lebih sehat daripada telur puyuh.

Terutama bagi Anda yang punya kolesterol tinggi, sebaiknya batasi makan telur puyuh hanya sesekali. Apalagi karena ukurannya kecil, Anda mungkin sering tidak sadar ketika makan telur puyuh dalam jumlah yang banyak.

Namun, ini bukan berarti Anda boleh bebas makan banyak telur ayam, ya. Ingat, tetap saja ada kandungan lemak jenuh yang tak boleh disepelekan.

Supaya lebih aman dan sehat, olah telur dengan cara direbus atau cara lain yang tidak butuh banyak minyak atau margarin.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

4 Cara Agar Sarapan Sayur Setiap Pagi Lebih Mudah

Sarapan adalah hal wajib Anda lakukan setiap pagi jika ingin tubuh sehat. Apalagi, jika Anda sarapan sayur tiap hari, maka perut Anda tak mudah keroncongan.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Tips Makan Sehat, Nutrisi 6 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Berapa Batas Asupan Karbohidrat yang Ideal Per Hari?

Karbohidrat merupakan salah satu sumber energi yang penting dalam tubuh. Berapa batas kebutuhan karbohidrat? Apa dampaknya jika tidak terpenuhi?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Fakta Gizi, Nutrisi 5 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Kandungan Gula Dalam Buah, Apa Efeknya Bagi Kesehatan?

Walaupun gula diperlukan tubuh, namun kebanyakan asupan gula dapat membuat gula darah naik. Lalu, bagaimana dengan gula dalam buah, apakah baik?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Fakta Gizi, Nutrisi 23 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit

6 Buah yang Sebaiknya Dihindari Saat Sarapan

Buah memang baik untuk kesehatan, tetapi ada buah yang perlu Anda hindari pada waktu tertentu. Apa saja buah yang perlu dihindari saat sarapan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Tips Makan Sehat, Nutrisi 21 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

apa itu kalori adalah

Mengenal Kalori: Pengertian, Sumber, Kebutuhan Harian, dan Jenis-Jenisnya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Brigitta Maharani
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
zat aditif adalah msg

Zat Aditif pada Makanan Ternyata Tak Selalu Berbahaya

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
panduan diet sehat untuk menurunkan berat badan, cara diet sehat, menu diet sehat, makanan diet sehat, diet sehat alami

Cara Diet Turun Berat Badan yang Aman Tanpa Bahayakan Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 14 Januari 2021 . Waktu baca 14 menit
pantangan saat ambeien makanan untuk penderita ambeien

Pantangan Ambeien Beserta Makanan yang Boleh Dikonsumsi

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 6 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit