backup og meta
Kategori
Cek Kondisi
Tanya Dokter
Simpan

Telur Ayam atau Telur Puyuh: Mana yang Lebih Bergizi?

Ditinjau secara medis oleh dr. Yusra Firdaus


Ditulis oleh Adelia Marista Safitri · Tanggal diperbarui 13/04/2021

    Telur Ayam atau Telur Puyuh: Mana yang Lebih Bergizi?

    Hampir semua orang suka makan telur, apalagi telur ayam dan telur puyuh. Selain mudah diolah, bahan makanan bulat-lonjong ini mengandung nutrisi yang penting bagi tubuh. Namun, mana yang paling sehat dan bergizi di antara keduanya?

    Kandungan gizi telur ayam dan telur puyuh

    kandungan gizi telur puyuh

    Dilihat dari tampilannya, Anda pasti bisa membedakan kedua jenis telur ini dengan mudah. Ya, telur ayam punya warna cangkang yang kecokelatan, sementara telur puyuh cenderung berwarna putih dengan bercak-bercak hitam di cangkangnya.

    Nah, kalau dari segi kandungan gizinya, kira-kira mana yang lebih sehat, ya? Yuk, kita urai satu per satu!

    1. Protein

    Setiap 50 gram atau sekitar 1 butir telur ayam berukuran besar mengandung 6 gram protein dan 78 kalori. Sedangkan, satu porsi telur puyuh (5 butir) mengandung 6 gram protein dan 71 kalori.

    Bila Anda makan 5 butir telur puyuh, artinya Anda mendapatkan asupan protein yang sama dengan ketika Anda makan sebutir telur ayam. Kandungan kalori keduanya pun hanya terpaut 7 kalori saja, sehingga tak jauh berbeda.

    Bukan hanya jumlah kalorinya saja yang mirip, kandungan vitamin dan mineral pada dua jenis telur ini pun cenderung sama.

    2. Kolesterol

    Anda mungkin selama ini menghindari makan telur puyuh karena katanya bisa bikin kolesterol naik. Alhasil, Anda memilih makan telur ayam saja yang memiliki kandungan kolesterol lebih aman. Namun, apa benar begitu?

    Faktanya, setiap 5 butir alias seporsi telur puyuh mengandung 5 gram lemak total, yang terdiri dari 1,6 gram lemak jenuh. Sementara itu, sebutir telur ayam ukuran besar (50 gram) mengandung 5 gram lemak total, dengan 1,5 gram lemak jenuh.

    Meskipun perbedaannya tampak sedikit, kandungan lemak jenuh dalam telur puyuh tetap saja lebih tinggi. Hati-hati, lemak jenuh ini dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh Anda.

    Karena ukurannya kecil, Anda mungkin tidak sadar bahwa Anda sudah makan banyak telur puyuh dalam sehari. Nah, hal inilah yang dapat memicu penyakit kolesterol tinggi jika tidak segera dikendalikan porsinya.

    Jadi, lebih sehat telur ayam atau telur puyuh?

    Pada dasarnya, kedua telur ini sama-sama bermanfaat untuk kesehatan. Namun kalau dilihat dari kandungan lemaknya, telur ayam cenderung lebih sehat daripada telur puyuh.

    Bagi Anda yang punya kolesterol tinggi, sebaiknya batasi makan telur puyuh alias sesekali saja. Apalagi karena ukurannya kecil, Anda mungkin sering tidak sadar saat makan telur puyuh dalam jumlah yang banyak.

    Namun, ini bukan berarti Anda boleh bebas makan banyak telur ayam. Perlu diketahu bahwa kandungan lemak jenuh pada telur ayam tak boleh disepelekan sehingga harus dibatasi.

    Supaya lebih aman dan sehat, olah telur dengan cara direbus sehingga anda tidak membutuhkan banyak minyak atau margarin.

    Catatan

    Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

    Ditinjau secara medis oleh

    dr. Yusra Firdaus


    Ditulis oleh Adelia Marista Safitri · Tanggal diperbarui 13/04/2021

    advertisement iconIklan

    Apakah artikel ini membantu?

    advertisement iconIklan
    advertisement iconIklan