home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Selain Aromaterapi, Ini 5 Rahasia Khasiat Rosemary Bagi Kesehatan

Selain Aromaterapi, Ini 5 Rahasia Khasiat Rosemary Bagi Kesehatan

Bagi Anda yang sering memasak menu makanan barat atau ala western mungkin sering menggunakan rosemary sebagai penambah aroma dan rasa. Selain sebagai rempah, tanaman ini juga dikenal pada sebagai aromaterapi ketika dikemas sebagai minyak esensial. Akan tetapi, bukan hanya itu manfaat rosemary. Penasaran? Simak ulasannya berikut ini.

Kandungan nutrisi tanaman rosemary

Rosemary (Rosmarinus officinalis) atau lebih dikenal di Indonesia sebagai rosmarin ini berasal dari Mediterania, Eropa. Tanaman ini berbentuk seperti cemara kecil yang berbau sangat harum dan mudah tumbuh di mana pun, asal udaranya tidak terlalu dingin atau panas.

Selain bisa digunakan secara langsung, minyak rosemary juga sering dikemas dalam bentuk teh, dikeringkan, atau minyak esensial. Rosemary tidak mengandung kolesterol, gula, maupun natrium , tapi kaya akan antioksidan dan zat antiradang yang baik untuk sirkulasi darah dan sistem kekebalan tubuh. Dalam 2 gram rosemary segar yang dicacah halus, terdapat:

  • Energi sebanyak 2 kalori
  • Serat makanan sebanyak 0,2 gram
  • Vitamin C, vitamin B, dan zat besi

Manfaat rosemary, tanaman super yang serbaguna

Rosemary dikenal sebagai tanaman serbaguna karena bisa bisa digunakan sebagai rempah-rempah, minyak esensial, atau dibuat teh karena memiliki kandungan yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Berikut manfaat rosemary yang jarang Anda ketahui.

1. Mencegah kerontokan rambut

rambut rontok karena diabetes

Salah satu masalah yang umum terjadi pada rambut adalah rambut rontok. Tanpa perawatan, kondisi ini bisa menyebabkan rambut semakin menipis bahkan botak. Kerontokan kronis biasanya terjadi pada orang dengan alopecia androgenetik, yaitu kelainan genetik pada hormon seks seseorang yang menyerang folikel rambut sehingga mudah sekali rontok.

Sebuah studi meneliti keampuhan minyak esensial rosemary pada 100 orang wanita dan pria yang mengalami alopesia androgenetika selama 6 bulan. Hasilnya menunjukkan bahwa, minyak rosemary dapat membantu menumbuhkan rambut baru sehingga mencegah kebotakan.

Kemudian, penelitian lain yang dilakukan pada hewan menunjukkan bahwa rosemary mampu menghambat produksi DHT, yaitu zat alami yang dihasilkan untuk merangsang kerontokan rambut.

2. Mengurangi stres

mengatasi stres

Dilansir dari Dr. Axe, sebuah penelitian yang dilakukan oleh Meikai University, School of Dentistry di Jepang menyebutkan bahwa aromaterapi dengan lavender dan rosemary selama lima menit dapat menurunkan kadar kortisol di dalam tubuh yang bisa menyebabkan stres.

3. Meningkatkan daya ingat

cara meningkatkan daya ingat anak

The International Journal of Nueroscience menerbitkan sebuah studi mengenai pengaruh minyak lavender dan minyak rosemary yang dihirup pada kinerja otak. Nyatanya, rosemary memberikan efek tenang pada pikiran, memperbaiki suasana, meningkatkan konsentrasi, dan mempertajam daya ingat.

Rosemary juga diketahui mengandung zat bersifat carnosic yang dapat melawan kerusakan sel-sel otak akibat radikal bebas.

4. Meningkatkan fungsi hati

transplantasi hati

Rosemary ternyata memiliki sifat heaptoprotektif, yaitu menjaga fungsi hati tetap normal dan mencegah kerusakan organ tersebut, seperti penyakit sirosis. Tanaman ini dapat melindungi hati dengan cara meningkatkan jumlah produksi empedu dan membuat sistem pencernaan menjadi lebih lancar.

5. Berpotensi melawan kanker

pemulihan kanker payudara setelah pengobatan kanker payudara

Selain kaya antioksidan dan antiradang, rosemary juga memiliki komponen aktif yang disebut carnosol. Sebuah studi yang diterbitkan pada Cancer Letters, carnosol telah terbukti sebagai zat antikanker yang dapat melawan sel-sel kanker, tapi tidak merusak sel sehat lainnya.

Jurnal Nutritiens tahun 2016 mencatat bahwa ekstrak rosemary telah terbukti menunjukkan sifat antikanker in vitro untuk:

  • Kanker payudara
  • Kanker kulit
  • Kanker prostat
  • Kanker darah
  • Kanker usus besar

Yang perlu Anda perhatikan saat menggunakan rosemary atau produk olahan dari rosemary

Walaupun manfaatnya sangat melimpah, rosemary masih aman digunakan dalam dosis rendah. Terlalu banyak mengonsumsi rosemary atau produk olahan dari rosemary bisa memicu efek samping serius, meskipun jarang terjadi, seperti:

  • Muntah dan mual
  • Kejang
  • Koma
  • Edema paru (penumpukan cairan di paru-paru)
  • Keguguran

Selain itu, penggunaan rosemary dapat memengaruhi aktivitas beberapa obat, seperti obat pengencer darah (warfarin, aspirin, clopidogrel), obat hipertensi (lisinopril, fosinopril, captropil, enalapril), obat diuretik (furosemide), dan lithium. Jadi, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter sebelum Anda menggunakan minyak esensial rosemary atau produk lainnya yang berbahan dasar rosemary bila memiliki kondisi tertentu.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Rosemary Oil Uses and Benefits. https://draxe.com/rosemary-oil-uses-benefits/.

Diakses pada 13 Juli 2018.

Everything you need to know about rosemary. https://www.medicalnewstoday.com/articles/266370.php. Diakses pada 13 Juli 2018.

Health Benefits of Rosemary. https://foodfacts.mercola.com/rosemary.html. Diakses pada 13 Juli 2018.

Foto Penulis
Ditulis oleh Aprinda Puji Diperbarui 02/12/2019
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
x