Selain Aromaterapi, Ini 5 Rahasia Khasiat Rosemary Bagi Kesehatan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 2 Desember 2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Bagi Anda yang sering memasak menu makanan barat atau ala western mungkin sering menggunakan rosemary sebagai penambah aroma dan rasa. Selain sebagai rempah, tanaman ini juga dikenal pada sebagai aromaterapi ketika dikemas sebagai minyak esensial. Akan tetapi, bukan hanya itu manfaat rosemary. Penasaran? Simak ulasannya berikut ini.

Kandungan nutrisi tanaman rosemary

Rosemary (Rosmarinus officinalis) atau lebih dikenal di Indonesia sebagai rosmarin ini  berasal dari Mediterania, Eropa. Tanaman ini berbentuk seperti cemara kecil yang berbau sangat harum dan mudah tumbuh di mana pun, asal udaranya tidak terlalu dingin atau panas.

Selain bisa digunakan secara langsung, minyak rosemary juga sering dikemas dalam bentuk teh, dikeringkan, atau minyak esensial. Rosemary tidak mengandung kolesterol, gula, maupun natrium , tapi kaya akan antioksidan dan zat antiradang yang baik untuk sirkulasi darah dan sistem kekebalan tubuh. Dalam 2 gram rosemary segar yang dicacah halus, terdapat:

  • Energi sebanyak 2 kalori
  • Serat makanan sebanyak 0,2 gram
  • Vitamin C, vitamin B, dan zat besi

Manfaat rosemary, tanaman super yang serbaguna

Rosemary dikenal sebagai tanaman serbaguna karena bisa bisa digunakan sebagai rempah-rempah, minyak esensial, atau dibuat teh karena memiliki kandungan yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Berikut manfaat rosemary yang jarang Anda ketahui.

1. Mencegah kerontokan rambut

rambut rontok karena diabetes

Salah satu masalah yang umum terjadi pada rambut adalah rambut rontok. Tanpa perawatan, kondisi ini bisa menyebabkan rambut semakin menipis bahkan botak. Kerontokan kronis biasanya terjadi pada orang dengan alopecia androgenetik, yaitu kelainan genetik pada hormon seks seseorang yang menyerang folikel rambut sehingga mudah sekali rontok.

Sebuah studi meneliti keampuhan minyak esensial rosemary pada 100 orang wanita dan pria yang mengalami alopesia androgenetika selama 6 bulan. Hasilnya menunjukkan bahwa, minyak rosemary dapat membantu menumbuhkan rambut baru sehingga mencegah kebotakan.

Kemudian, penelitian lain yang dilakukan pada hewan menunjukkan bahwa rosemary mampu menghambat produksi DHT, yaitu zat alami yang dihasilkan untuk merangsang kerontokan rambut.

2. Mengurangi stres

mengatasi stres

Dilansir dari Dr. Axe, sebuah penelitian yang dilakukan oleh Meikai University, School of Dentistry di Jepang menyebutkan bahwa aromaterapi dengan lavender dan rosemary selama lima menit dapat menurunkan kadar kortisol di dalam tubuh yang bisa menyebabkan stres.

3. Meningkatkan daya ingat

cara meningkatkan daya ingat anak

The International Journal of Nueroscience menerbitkan sebuah studi mengenai pengaruh minyak lavender dan minyak rosemary yang dihirup pada kinerja otak. Nyatanya, rosemary memberikan efek tenang pada pikiran, memperbaiki suasana,  meningkatkan konsentrasi, dan mempertajam daya ingat.

Rosemary juga diketahui mengandung zat bersifat carnosic yang dapat melawan kerusakan sel-sel otak akibat radikal bebas.

4. Meningkatkan fungsi hati

transplantasi hati

Rosemary ternyata memiliki sifat heaptoprotektif, yaitu menjaga fungsi hati tetap normal dan mencegah kerusakan organ tersebut, seperti penyakit sirosis. Tanaman ini dapat melindungi hati dengan cara meningkatkan jumlah produksi empedu dan membuat sistem pencernaan menjadi lebih lancar.

5. Berpotensi melawan kanker

pemulihan kanker payudara setelah pengobatan kanker payudara

Selain kaya antioksidan dan antiradang, rosemary juga memiliki komponen aktif yang disebut carnosol. Sebuah studi yang diterbitkan pada Cancer Letters, carnosol telah terbukti sebagai zat antikanker  yang dapat melawan sel-sel kanker, tapi tidak merusak sel sehat lainnya.

Jurnal Nutritiens tahun 2016 mencatat bahwa ekstrak rosemary telah terbukti menunjukkan sifat antikanker in vitro untuk:

  • Kanker payudara
  • Kanker kulit
  • Kanker prostat
  • Kanker darah
  • Kanker usus besar

Yang perlu Anda perhatikan saat menggunakan rosemary atau produk olahan dari rosemary

Walaupun manfaatnya sangat melimpah, rosemary masih aman digunakan dalam dosis rendah. Terlalu banyak mengonsumsi rosemary atau produk olahan dari rosemary bisa memicu efek samping serius, meskipun jarang terjadi, seperti:

  • Muntah dan mual
  • Kejang
  • Koma
  • Edema paru (penumpukan cairan di paru-paru)
  • Keguguran

Selain itu, penggunaan rosemary dapat memengaruhi aktivitas beberapa obat, seperti obat pengencer darah (warfarin, aspirin, clopidogrel), obat hipertensi (lisinopril, fosinopril, captropil, enalapril), obat diuretik (furosemide), dan lithium. Jadi, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter sebelum Anda menggunakan minyak esensial rosemary atau produk lainnya yang berbahan dasar rosemary bila memiliki kondisi tertentu.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mengupas Manfaat dan Efek Samping Minyak Mustard

Minyak mustard adalah minyak esensial dan bahan masak dengan rasa tajam yang khas. Tidak hanya lezat, minyak mustard juga memiliki manfaat bagi kesehatan.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Kesehatan, Informasi Kesehatan 18 Juni 2020 . Waktu baca 4 menit

6 Jenis Minyak Esensial untuk Mengatasi Masalah Pencernaan

Masalah pencernaan bisa sangat mengganggu dan menyusahkan. Berbagai pengobatan pun Anda coba. Nah, sudahkah Anda menggunakan minyak esensial?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Pencernaan 13 Juni 2020 . Waktu baca 4 menit

Khasiat Minyak Esensial untuk Meredakan Stres

Pertolongan pertama saat stres: gunakan minyak esensial untuk meredakan stres. Apa saja jenis minyak esensial dan bagaimana cara menggunakannya?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Mental, Stres dan Depresi 5 Juni 2020 . Waktu baca 6 menit

Bahaya Menggunakan Cairan Antiseptik pada Diffuser

Sebuah video tutorial yang viral menyebutkan kalau uap diffuser yang dihasilkan dari cairan antiseptik bisa membunuh COVID-19. Cek kebenarannya, yuk!

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
COVID-19, Penyakit Infeksi 17 April 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

mengobati sakit kepala

5 Jenis Minyak Esensial untuk Meringankan Sakit Kepala dan Migrain

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
manfaat minyak argan untuk kecantikan

8 Manfaat Minyak Argan: Rahasia Cantik Gadis Timur Tengah

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 22 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
manfaat temulawak untuk kesehatan obat

9 Manfaat Temulawak Sebagai Obat Alami

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 3 November 2020 . Waktu baca 13 menit
efek samping aromaterapi

6 Efek Samping Aromaterapi yang Harus Diwaspadai

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 6 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit