6 Cara Alami untuk Menyeimbangkan Hormon Dalam Tubuh

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 6 September 2017 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Hormon merupakan kelompok biokimia dalam tubuh yang berperan penting dalam setiap fungsi tubuh. Sehingga, menyeimbangkan hormon penting dilakukan agar fungsi tubuh tidak terganggu. Ketidakseimbangan hormon dalam tubuh dapat membuat Anda merasa kelelahan, ketidaksuburan, rambut rontok, perubahan nafsu makan, sampai kelebihan atau kekurangan berat badan.

Cara yang bisa dilakukan untuk menyeimbangkan hormon

Berikut ini merupakan beberapa cara alami yang bisa Anda coba untuk membantu menyeimbangkan hormon dalam tubuh:

1. Makan lemak sehat

Hormon dipengaruhi oleh jumlah lemak dalam tubuh Anda. Sehingga, menyeimbangkan jumlah lemak yang masuk ke dalam tubuh Anda turut memengaruhi keseimbangan hormon. Mengonsumsi lebih banyak lemak sehat penting dilakukan untuk menyeimbangkan hormon dalam tubuh.

Mengapa? Karena biasanya makanan yang Anda makan adalah yang lebih banyak mengandung lemak jahat daripada lemak baik. Konsumsilah makanan yang mengandung lemak sehat, seperti asam lemak omega 3 dan omega 6. Contoh makanan tersebut adalah alpukat, salmon, kacang-kacangan, minyak nabati dari biji-bijian (minyak zaitun, minyak kanola, minyak kedelai, dan lainnya.

2. Tidur yang cukup dan jauhi stres

Kurang tidur dapat mengganggu ritme sirkadian tubuh Anda, membuat tubuh Anda stres, sehingga dapat menyebabkan ketidakseimbangan hormon. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Indian Journal of Endocrinology and Metabolism melaporkan bahwa stres dapat menyebabkan perubahan kadar serum dalam banyak hormon, seperti hormon glukokortikoid, katekolamin, hormon pertumbuhan, dan prolaktin. Sehingga, hal ini kemudian dapat mengganggu kerja tubuh Anda.

Orang dewasa disarankan untuk tidur sebanyak 7-8 setiap malam. Tidur yang cukup dapat memberi waktu bagi tubuh dalam memperbaiki sel yang rusak, membangun energi untuk esok hari, meningkatkan kekebalan tubuh, dan menjaga keseimbangan hormon.

3. Lakukan olahraga secara teratur

Olahraga juga membantu menyeimbangkan hormon dalam tubuh. Olahraga dapat memperkuat sistem endokrin yang mengatur hormon dalam tubuh. Tak hanya itu, olahraga juga membantu mengurangi stres, membantu tidur lebih baik, dan menjaga berat badan Anda.

Namun, jangan berlebihan dalam melakukan olahraga. Hal ini justru dapat membuat tubuh Anda stres, sehingga malah mengganggu keseimbangan hormon. Lakukanlah olahraga semampu Anda, dan ini mungkin berbeda pada setiap orang.

4. Jaga kesehatan pencernaan

Kesehatan pencernaan ternyata berpengaruh pada sistem kekebalan tubuh dan sistem hormon tubuh Anda. Menghindari makanan yang dapat menyebabkan kerusakan sistem pencernaan penting dilakukan untuk menjaga keseimbangan hormon dalam tubuh. Kuncinya adalah jangan konsumsi makanan apapun dalam jumlah berlebih. Misalnya, hindari konsumsi gula atau makanan yang mengandung gula secara berlebihan. Asupan gula berlebihan dalam tubuh dapat mengganggu kerja hormon insulin, hal ini kemudian dapat menyebabkan Anda mengalami diabetes.

5. Kurangi konsumsi kafein dan minuman beralkohol

Kafein mungkin dapat membantu Anda dalam beberapa hal. Namun, konsumsi kafein berlebihan juga tidak baik bagi tubuh. Kafein dapat memengaruhi kerja sistem saraf pusat, meningkatkan detak jantung, meningkatkan kewaspadaan, dan mengubah cara otak menghasilkan hormon. Kebanyakan kafein dapat membuat Anda sulit tidur, sehingga meningkatkan kadar hormon kortisol dan hormon stres lainnya.

Konsumsi minuman beralkohol juga harus Anda kurangi. Minuman beralkohol terbukti dapat mengganggu fungsi hati dan juga pankreas. Beberapa produksi hormon juga dapat terganggu karena alkohol, seperti hormon estrogen dan testosteron.

pengaruh kafein pada kesuburan

6. Hindari bahan kimia berbahaya

Bahan kimia berbahaya dapat masuk ke tubuh Anda dalam berbagai cara dan ini dapat mengganggu keseimbangan hormon Anda. Misalnya saja dari makanan yang mengandung pestisida yang Anda makan, dari pembersih ruangan yang Anda pakai, dari wadah plastik yang Anda gunakan untuk makanan, dari produk perawatan tubuh yang Anda pakai, dan lainnya.

Untuk itu, Anda mungkin perlu untuk menghindari pemakaian barang-barang yang mengandung bahan kimia berbahaya. Atau, mengurangi peluang bahan kimia berbahaya untuk masuk ke tubuh. Contohnya, gunakan wadah plastik untuk makanan atau minuman yang bebas BPA (BPA-free), menghindari produk kecantikan yang mengandung paraben dan propylene glycol, cuci bersih sayuran dan buah sebelum dimakan, dan masih banyak lagi yang bisa dilakukan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Olahraga Kardio vs Angkat Beban: Mana yang Lebih Cepat Turunkan Berat Badan?

Olahraga adalah cara mendapatkan berat badan ideal yang paling efektif. Namun dari semua jenis, mana yang lebih manjur: olahraga kardio atau angkat beban?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Olahraga Kardio, Kebugaran 11 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Kelenjar Pituitari, Si “Kelenjar Master” Pengendali Banyak Fungsi Vital Tubuh

Salah satu dari 14 kelenjar utama dalam tubuh adalah kelenjar pituitari. Gangguan pada kelenjar ini bisa memengaruhi banyak fungsi tubuh yang penting.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Brigitta Maharani
Kesehatan, Informasi Kesehatan 5 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Ejakulasi Dini

Ejakulasi dini adalah penyakit. Cari tahu gejala, penyebab, diagnosis, pengobatan, obat, diet, serta cara mengontrol dan mencegahnya di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Kesehatan Pria, Impotensi 2 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit

Hipogonadisme

%%title%% adalah kelainan pada fungsi testis dan ovarium. Cari tahu gejala, penyebab, serta pengobatan hipogonadisme di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Konten Bersponsor
hipogonadisme
Masalah Kesuburan, Kesuburan, Kehamilan 1 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit

Direkomendasikan untuk Anda

olahraga untuk mantan penderita sembuh dari pasien kanker survivor

Panduan Olahraga untuk Mantan Penderita Kanker

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
senam jantung sehat

Yuk, Ketahui Manfaat dan Gerakan Senam Jantung Sehat

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 13 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
tips olahraga hiv

Olahraga Pagi atau Olahraga Malam, Mana yang Lebih Baik?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Satria Perdana
Dipublikasikan tanggal: 13 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
fungsi hormon yang penting

Inilah Fungsi 4 Hormon Penting untuk Manusia Bertahan Hidup

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Angelina Yuwono
Dipublikasikan tanggal: 11 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit