home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

4 Cara Membersihkan Pusar yang Benar dan Aman

4 Cara Membersihkan Pusar yang Benar dan Aman

Seberapa sering Anda membersihkan pusar? Apakah setiap hari? Seminggu sekali? Atau malah tidak pernah sama sekali? Waduh! Memang sih, pusar menjadi salah satu bagian tubuh yang seringnya luput untuk dibersihkan. Tak jarang pula pusar yang kotor bisa mengeluarkan bau yang tidak sedap. Pasalnya, semua kotoran, debu, sabun, pelembab, dan keringat yang menumpuk di pusar bisa menjadi sarang empuk bagi kuman berkembang biak.

Padahal, Anda tidak perlu membersihkan pusar setiap hari. Namun idealnya, paling tidak Anda bisa membersihkan pusar seminggu sekali. Sebelum membersihkan pusar, Ada baiknya Anda mengetahui jenis pusar Anda terlebih dahulu.

Beda jenis pusar, beda cara membersihkannya

Umumnya manusia memiliki dua jenis pusar, yaitu outie dan innies. Pusar “outie” adalah sebutan untuk pusar yang menonjol keluar, alias pusar bodong. Sedangkan pusar “innies” adalah pusar yang masuk ke dalam. Untuk membersihkan pusar outie, Anda bisa mengorek pusar Anda menggunakan kain ataupun lap yang lembut. Sementara jika Anda salah satu orang yang memiliki pusar yang masuk ke dalam, Anda bisa menggunakan cutton bud untuk menjangkau kotoran yang ada di dalam pusar.

Lantas, bagaimana cara membersihkan pusar yang benar? Simak penjelasannya di bawah ini.

Langkah-langkah membersihkan pusar yang baik dan benar

Berikut ini beberapa cara membersihkan pusar yang bisa Anda coba terapkan di rumah.

1. Membersihkan saat mandi

Membersihkan pusar paling mudah dan tepat itu saat mandi. Setelah Anda selesai mandi, gunakan gayung untuk mencapurkan air dengan sabun mandi secukupnya. Ambil kain ataupun handuk yang bersih dan lembut. Kemudian celupkan kain tersebut ke air campuran sabun. Lalu bersihkan bagian sekitar pusar dengan menyekanya secara lembut.

Jangan lupa untuk membilas pusar Anda dengan air bersih setelah Anda selesai membersihkannya. Anda juga dapat menggunakan air garam untuk membilas pusar Anda setelah Anda selesai membersihkannya. Setelah memastikan pusar sudah dalam keadaan bersih, gunakan lap kering yang bersih dan lembut untuk mengeringkan bagian pusar Anda. Jika tidak ada, Anda bisa menggunakan tisu.

2. Pakai baby oil

Untuk menggunakan cara ini, baiknya Anda melakukannya dalam posisi tubuh berbaring. Teteskan baby oil dalam lubang pusar dan diamkan selama kurang lebih 10 menit. Setelah kotoran pusar melunak, gosok secara perlahan dan lembut pusar Anda dengan kapas agar kotoran terangkat. Keringkan bekas baby oil dengan tisu atau lap lembut dan bersih. Jika Anda memiliki pusar innies atau pusar yang masuk ke dalam, Anda bisa menggunakan cutton bud yang untuk memudahkan mengorek kotoran. Selain menggunakan baby oil, Anda juga bisa menggunakan minyak kelapa, minyak zaitun, ataupun losion tubuh.

3. Menggunakan scrub

Anda bisa menggunakan scrub alami yang terbuat dari sedikit air dan kopi bubuk. Caranya hampir sama seperti menggunakan lulur di tubuh. Namun saat menggosok pusar Anda harus menggosoknya secara perlahan dan lembut. Hal ini dikarenakan kulit yang ada di pusar sangat tipis dan rentan iritasi.

4. Menggunakan air lemon

Selain menggunakan serbuk kopi, Anda juga bisa menggunakan air lemon sebagai bahan alami untuk membersihkan pusar. Caranya cukup mudah, yaitu rendam kapas dengan perasan air lemon. Kemudian gosok lembut area pusar dengan kapas yang sudah direndam. Selain bisa membersihkan, air lemon ini bisa menghilangkan bau akibat tumpukan kotoran yang ada di pusar.

Dalam beberapa kasus, jika Anda telah mengabaikan pusar Anda selama bertahun-tahun, Anda mungkin harus ke dokter untuk membersihkannya secara menyeluruh. Ingat, salah satu penyebab utama dari pusar yang bau adalah sisa sabun yang ada di pusar dan tidak dibersihkan dengan rutin. Itu sebabnya, jangan lupa untuk membersihkan pusar Anda minimal seminggu sekali.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Sumber:

Why Do I Have A Belly Button? – http://kidshealth.org/en/kids/navel.html diakses pada 14 Juni 2017

Clean Your Belly Button http://www.womenshealthmag.com/health/clean-your-belly-button diakses pada 14 Juni 2017

10 Things You Didn’t Know About Dirty Belly Buttons – http://www.huffingtonpost.ca/2016/03/29/belly-button-facts_n_9564976.html diakses pada 14 Juni 2017

Clean Belly Button Naval – http://www.boldsky.com/beauty/body-care/2011/clean-belly-button-naval-101011.html diakses pada 14 Juni 2017

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Risky Candra Swari
Tanggal diperbarui 25/06/2017
x