Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

5 Penyakit yang Menjadi Penyebab Bau Badan Tidak Sedap

5 Penyakit yang Menjadi Penyebab Bau Badan Tidak Sedap

Tahukah Anda kalau penyakit tertentu bisa menjadi penyebab bau badan? Selain membuat tidak nyaman, bau badan juga bisa menjadi tanda penyakit dan masalah kesehatan tertentu. Saat Anda merasa timbul bau badan tidak sedap, sebaiknya tidak menyepelekan kondisi ini. Berikut daftar penyakit yang menjadi penyebab bau badan.

Jenis penyakit yang menjadi penyebab bau badan

Pada umumnya, bau badan atau bau napas seseorang adalah kondisi normal. Penyebab bau mulut adalah bakteri yang ada di gigi dan lidah.

Namun, mengutip dari News in Health, bila aroma tidak sedap masih menetap di mulut padahal sudah sikat gigi, itu bisa menjadi tanda penyakit tertentu.

Berikut ini jenis penyakit yang menjadi penyebab bau badan yang perlu Anda waspadai.

1. Infeksi jamur menimbulkan bau kaki

Bau kaki biasanya terjadi karena pemakaian kaus kaki atau sepatu yang tidak kering. Namun, kalau kaki masih bau padahal sepatu dan kaus kaki sudah kering, Anda perlu waspada.

Mengutip dari Syracuse Podiatry, infeksi jamur kaki dan kuku bisa menyebabkan kaki tidak sedap. Penyakit infeksi jamur ini populer dengan nama kutu air.

Kutu air adalah infeksi jamur yang bisa membuat kaki dan area yang terinfeksi lainnya sangat tidak nyaman dan berbau.

Tanda dari kutu air adalah kulit kering dan bersisik, kemerahan, atau lecet. Tanda lainnya termasuk lapisan keabu-abuan pucat atau kulit mati, biasanya antara jari-jari kaki.

Kondisi kulit penyebab bau di badan ini juga bisa membuat kaki lembap dan sangat berbau busuk. Untuk mengatasinya, Anda bisa menggunakan obat antijamur.

Namun, jika kondisinya sudah parah, konsultasikan ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.

jamur kuku kaki (onychomycosis adalah)

2. Intoleransi laktosa menimbulkan bau feses busuk

Pada dasarnya, feses memang memiliki aroma tidak sedap. Namun, penyakit penyebab bau feses busuk bisa terdeteksi dari aroma badan tidak sedap.

Penyebab bau dari feses ini terjadi ketika usus kecil tidak menghasilkan cukup enzim bernama laktase. Usus jadi tidak dapat mencerna laktosa, yakni gula yang terkandung dalam produk susu.

Usus kecil mencerna laktosa langsung ke usus besar tetapi tidak cukup bisa mencernanya.

Kemudian dapat menyebabkan perut kembung dan feses yang keluar berbau busuk yang memiliki istilah intoleransi laktosa.

3. Infeksi saluran kencing menimbulkan urine yang berbau

Bau khas pada urine yang sehat dan normal biasanya tidak menyengat. Namun, jika mengalami infeksi saluran kencing (ISK), Anda bisa menghasilkan urine menyengat.

Penyakit penyebab bau badan ini terjadi setelah bakteri E. coli menyerang saluran kemih dan uretra.

Bakteri ini berkembang biak di kandung kemih dan menyebabkan infeksi.

ISK lebih sering terjadi pada wanita daripada pria karena saluran lebih pendek pada wanita.

4. Diabetes menimbulkan bau napas

Penyakit diabetes atau kencing manis bisa menjadi penyebab bau napas tidak sedap. Kencing manis terjadi ketika kadar insulin bekerja tidak normal dalam tubuh.

Saat kadar insulin bekerja tidak normal, tubuh tidak bisa menghasilkan energi untuk beraktivitas sehari-hari.

Kemudian, tubuh akan mulai memecah asam lemak untuk bahan bakar sehingga menciptakan pembentukan zat kimia bernama keton dalam darah.

Salah satu asam yang keluar ini bisa menjadi salah satu penyebab aroma napas tidak sedap yang cukup mengganggu.

Selain itu, keluarnya keton dalam tubuh bisa membuat Anda muntah dan sering buang air kecil, bahkan menyebabkan tubuh kehilangan cairan berlebih.

5. Sleep apnea menimbulkan aroma napas kurang sedap

Rekomendasi bantal tidur yang bagus terbaik

Penyakit penyebab bau badan yang bisa terdeteksi lewat napas, bisa menandakan sleep apnea.

Mengutip dari AARP, sleep apnea juga bisa memicu seseorang mendengkur berlebihan dan bernapas melewati mulut.

Kondisi bernapas lewat mulut akan membuat mulut jadi kering sehingga bakteri berkembang biak dengan lebih mudah di dalamnya.

Tak jarang, Anda akan merasa napas menjadi tidak sedap dan bau saat baru bangun tidur.

Gangguan tidur ini biasanya berhubungan dengan diabetes, tekanan darah tinggi, hingga penyakit jantung.

Ada baiknya Anda segera konsultasikan ke dokter. Dokter bisa merekomendasikan alat bantu napas untuk menjaga agar saluran udara tetap terbuka saat tidur.

Bau badan memang sering mengganggu aktivitas bahkan orang lain yang berada di dekat Anda.

Bila bau ini tidak hilang meski sudah membersihkan tubuh, Anda perlu hati-hati dan sebaiknya konsultasi ke dokter.

Pasalnya, bau badan bisa menjadi penyebab penyakit tertentu yang membahayakan kesehatan.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

 

Hayes, K. (2022). Body Odors Can Signal Serious Health Problems. Retrieved 14 January 2022, from https://www.aarp.org/health/conditions-treatments/info-2017/body-odors-health-risks-fd.html

Smelling Sickness. (2018). Retrieved 14 January 2022, from https://newsinhealth.nih.gov/2018/09/smelling-sickness

Sweating and body odor – Symptoms and causes. (2022). Retrieved 14 January 2022, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/sweating-and-body-odor/symptoms-causes/syc-20353895

 

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Novita Joseph Diperbarui Jan 21
Ditinjau secara medis oleh dr. Carla Pramudita Susanto