home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Tips Merawat dan Membersihkan Tindik Pusar Agar Tak Infeksi

Tips Merawat dan Membersihkan Tindik Pusar Agar Tak Infeksi

Tindik atau piercing di bagian pusar memang kerap menjadi pilihan wanita. Pasalnya, tindik pusar dianggap memberikan kesan sensual ketika seorang wanita mengenakan pakaian atau bikini. Jadi, tidak heran tren tindik pusar ini sangat popular di kalangan kaum muda khususnya wanita.

Meski begitu, ada banyak hal yang harus Anda perhatikan ketika akan memutuskan tindik pusar. Misalnya, ketika membersihkan pusar. Simak tips membersihkan pusar jika ditindik dalam artikel ini.

Yang perlu Anda tahu sebelum tindik pusar

Sebelum melakukan tindik pusar, pastikan Anda memilih penindik profesional terlatih dan berkualitas sehingga sudah terjamin keamanan dan kebersihannya.

Perlu diketahui, jika di antara semua aktivitas tindik, bagian pusar memang memakan waktu terpanjang untuk proses penyembuhannya. Tindik pusar membutuhkan waktu sekitar 6 – 12 bulan waktu pemulihan agar benar-benar sembuh. Namun, hal ini tentu bergantung pada setiap orang. Ada yang mungkin mengalami proses penyembuhan yang cepat, ada pula yang membutuhkan waktu yang lama.

Setelah tindik pusar, Anda tidak dianjurkan untuk membungkuk atau berjongkok dalam beberapa waktu sampai benar-benar tubuh Anda siap bergerak seperti biasa. Selain itu, umumnya akan terlihat pembengkakan, kemerahan, atau perubahan warna di bagian pusar. Anda mungkin juga akan melihat adanya kerak seperti kristal di bagian sekitar tindikan.

Meski begitu, gejala ini seharusnya menjadi lebih baik dari waktu ke waktu, bukan justru lebih buruk. Tidak hanya itu, tindik pusar juga berisiko tinggi terkena infeksi. Apalagi jika Anda tidak membersihkan bagian pusar dengan benar.

Cara membersihkan pusar yang ditindik

Berikut ini beberapa cara membersihkan tindik pusar yang bisa Anda lakukan sendiri di rumah:

  • Selalu mencuci tangan dengan sabun anti-bakteri sebelum menyentuh tindikan. Hal ini dilakukan untuk mencegah kontak dengan bakteri.
  • Cuci area pusar dengan larutan satu sendok teh garam ke dalam air hangat. Anda bisa menggunakan bola kapas yang sudah dicelupkan ke larutan garam untuk membasuh area pusar.
  • Agar hasil optimal, Anda bisa berbaring lalu tempelkan bola kapas tersebut di atas pusar dan diamkan selama kurang lebih 10 menit.
  • Setelah itu, bilas pusar dengan air hangat dan keringkan dengan handuk kering.
  • Biasakan diri untuk mengeringkan segera bagian pusar setelah Anda selesai mandi. Selain untuk menjaganya dari infeksi, mengeringkan dengan handuk akan mencegah setiap bakteri masuk ke dalamnya.

Hal yang harus diperhatikan saat merawat pusar yang ditindik

Berikut ini beberapa hal yang harus diperhatikan saat merawat pusar yang ditindik:

  • Jangan gunakan cairan alkohol ataupun hidrogen peroksida untuk membersihkan pusar. Pasalnya kedua bahan tersebut akan membuat kulit di sekitar pusar kering dan mengiritasi tindikan.
  • Pakailah pakaian longgar sehingga daerah yang ditindik tidak mudah bergesekan dengan pakaian ketat.
  • Anda juga sebaiknya memperhatikan posisi ketika tidur, misalnya menghindari tidur tengkurap.
  • Jika Anda penggemar olahraga renang sebaiknya menghentikan sementara waktu kebiasaan tersebut. Pasalnya, berenang di kolam renang di mana airnya mengandung banyak klorin akan membuat tindikan di perut terasa menusuk dan memicu rasa gatal.
  • Jangan pernah melepas tindikan di perut dengan alasan apapun dan kemudian kembali memasangnya sendiri. Pasalnya, tindakan ini justru mempertinggi kemungkinan terjadinya infeksi pada kulit. Jadi jika ingin melakukannya, sebaiknya tunggu hingga efek tindikan benar-benar sembuh dan pergi ke penindik profesional untuk melepaskan tindikan.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

How To Clean a Belly Button Ring – http://www.livestrong.com/article/199449-how-to-clean-a-belly-button-ring/ diakses pada 24 Juli 2017

Body Piercings: Cleaning and Healing – https://uhs.berkeley.edu/health-topics/body-piercings diakses pada 24 Juli 2017

What to Do With an Infected Belly Button – http://www.healthline.com/health/beauty-skin-care/what-to-do-with-an-infected-belly-button-piercing diakses pada 24 Juli 2017

Body Piercing Problem – Home Treatment – http://www.webmd.com/skin-problems-and-treatments/tc/body-piercing-problems-home-treatment diakses pada 24 Juli 2017

Foto Penulis
Ditulis oleh Risky Candra Swari Diperbarui 29/11/2019
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
x