home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Kenapa Lengan Terasa Nyeri Setelah Disuntik?

Kenapa Lengan Terasa Nyeri Setelah Disuntik?

Banyak yang bilang sakit saat disuntik jarum seperti sedang digigit semut. Memang, ketika itu rasa sakitnya hanya sekejap, tapi setelah disuntik tak sedikit orang yang justru mengeluhkan lengannya terasa nyeri. Rasa nyeri setelah disuntik bahkan bisa bertahan sampai berjam-jam hingga berhari-hari. Lantas, kenapa, ya, lengan bisa terasa nyeri setelah disuntik?

Mengapa lengan terasa nyeri setelah disuntik?

Sebagian besar orang yang takut disuntik karena tidak mau merasakan rasa sakitnya. Rasa sakit dan nyeri timbul setelah disuntik sebenarnya adalah efek samping dari tindakan medis tersebut.

Hal ini juga tergantung dengan jenis obat yang disuntikkan ke dalam tubuh. Jika Anda baru saja disuntik vaksin, rasa nyeri umumnya akan bertahan hingga sehari atau dua hari.

Reaksi tersebut adalah reaksi alergi yang biasanya menimbulkan gejala, seperti kulit menjadi gatal, kemerahan, atau justru mengalami pembengkakan. Namun tenang, reaksi ini bisa hilang dengan sendirinya, seiring dengan berjalannya waktu.

Menurut American Lung Association, lengan sakit dan nyeri sampai ke otot setelah disuntik vaksin, biasanya disebabkan karena sistem imun yang aktif saat itu. Hal ini terjadi karena vaksin sebenarnya berisi virus yang tidak aktif.

Meski virus tidak aktif, hal ini memicu reaksi sistem imun untuk memproduksi berbagai antibodi. Nah, ketika antibodi berusaha melawan si virus yang ‘mati’ ini, respon alergi biasanya akan muncul.

4 cara mengatasi rasa sakit setelah disuntik

Jika tangan benar-benar terasa sakit setelah disuntik, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi rasa sakitnya.

1. Suntik di lengan yang jarang Anda gunakan

Sebelum disuntik, ada baiknya jika Anda meminta suntikan vaksin atau suntik untuk pengobatan dilakukan pada lengan yang lebih jarang Anda gunakan untuk berkegiatan. Tujuannya, untuk mengurangi rasa sakit pada lengan setelah disuntik.

Misalnya, jika Anda lebih sering menggunakan tangan kanan Anda untuk beraktivitas, seperti menulis, mengemudi, makan, dan gerakan aktif lainnya, sebaiknya minta dokter atau perawat melakukan suntik pada tangan kiri Anda.

Hal ini sebaiknya dilakukan karena jika suntikan diberikan pada tangan yang digunakan untuk melakukan berbagai kegiatan aktif, otot Anda dikhawatirkan akan terasa semakin sakit.

Selain itu, berusalah untuk mengurangi tegangan atau tekanan pada tangan yang mendapat suntikan dan lakukan gerakan tangan ringan dan perlahan sehingga Anda membantu menyebarkan vaksin mengalir ke seluruh bagian tubuh Anda.

2. Kompres

Meski reaksi alergi ini dapat menghilang dengan sendirinya setelah satu hingga dua hari setelah pemberian suntikan, tidak ada salahnya jika Anda mengompres area sekitar lengan yang terasa sakit setelah disuntik.

Kompres area tangan yang menerima suntikan dengan handuk bersih yang sudah dibasahi dengan air hangat atau air dingin. Hal ini dipercaya dapat mengurangi reaksi alergi di area sekitar suntikan seperti lengan terasa terbakar, kulit kemerahan, hingga pembengkakan.

3. Gunakan obat pereda nyeri

Demi mengurangi rasa sakit setelah disuntik, Anda bisa menggunakan obat-obatan pereda nyeri seperti ibuprofen. Ibuprofen dapat membantu mengatasi nyeri otot pada lengan yang terasa sakit setelah disuntik.

Gunakan ibuprofen setidaknya dua jam sebelum mendapat suntikan pada lengan Anda. Setelah itu, cobalah untuk mengompres lengan Anda dan minum satu dosis ibuprofen jika masih terasa sakit setelah menerima suntikan.

4. Temui dokter

Reaksi alergi pada lengan setelah disuntik adalah efek samping yang paling sering terjadi. Artinya, hal ini amat wajar terjadi dan tidak berbahaya.

Namun, jika Anda merasa bahwa reaksi alergi yang Anda rasakan berbeda, cobalah tandai area tangan yang mengalami kulit kemerahan atau pembengkakan.

Jika ukurannya semakin besar atau rasa sakitnya tidak hilang setelah berhari-hari, segera hubungi dokter Anda.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Arm Pain After Vaccination | UPMC HealthBeat. (2016). Retrieved from https://share.upmc.com/2016/12/arm-pain-after-vaccinations/ Accessed July 3, 2019

Cochrane, Z. (2018). Tetanus shot side effects: Reactions to the vaccine. Retrieved from https://www.medicalnewstoday.com/articles/323784.php Accessed July 3, 2019

Vaccinations and Adverse Reactions | Travel Doctor-TMVC. Retrieved from https://www.traveldoctor.com.au/faq/vaccinations-and-adverse-reactions Accessed July 3, 2019

Why Does My Arm Hurt After a Flu Shot?. (2018). Retrieved from https://www.lung.org/about-us/blog/2018/10/arm-hurts-after-flu-shot.html Accessed July 3, 2019

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Annisa Hapsari Diperbarui 09/02/2021
Ditinjau secara medis oleh dr Damar Upahita
x