Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

5 Obat Demam Alami yang Bisa Anda Temukan di Rumah

5 Obat Demam Alami yang Bisa Anda Temukan di Rumah

Demam sebenarnya bukan penyakit, melainkan reaksi sistem imun terhadap infeksi virus, bakteri, maupun zat asing yang dianggap membahayakan tubuh. Anda sebenarnya tidak perlu-perlu amat untuk minum obat penurun panas jika demamnya termasuk ringan. Sebagai gantinya, Anda bisa memanfaatkan obat alami untuk menurunkan panas tubuh akibat demam.

Apa saja? Intip beberapa perawatannya berikut ini.

Berbagai obat demam alami yang bisa Anda coba di rumah

demam covid-19

Menurut Center for Disease Control and Prevention, demam bisa terjadi karena banyak penyebab, seperti flu atau yang sekarang ini sedang dihadapi banyak negara, yakni pandemi COVID-19.

Pada kasus ringan, demam yang menyebabkan naiknya suhu tubuh dapat menurun dengan sendirinya dengan beristirahat. Namun, perawatan tertentu bisa membantu proses pemulihan tubuh dari demam jadi lebih cepat sehingga gejala yang dialami juga lebih cepat reda.

Berikut ini beberapa obat alami yang dapat membantu meredakan demam.

1. Kompres air hangat

Kompres air dingin telah digunakan sebagai obat demam alami sejak zaman nenek moyang. Padahal, kompres dingin tidak dapat benar-benar menyembuhkan demam.

Kondisi yang sebenarnya terjadi yaitu tubuh mengartikan suhu dingin tersebut sebagai ancaman, yang membuat tubuh jadi makin meningkatkan suhunya dan memperparah demam.

Kompres hangat merupakan metode yang lebih ampuh untuk menurunkan demam daripada kompres dingin. Pembuluh darah yang melebar akibat suhu hangat dapat memicu produksi keringat dan mempermudah pengeluaran panas dari tubuh sehingga suhu tubuh akan menurun secara alami dari dalam.

Cukup rendam waslap bersih ke dalam mangkuk yang berisi air hangat suam kuku, bukan air panas. Kemudian, peras sisa air dan usahakan tempelkan langsung ke daerah ketiak.

Anda bisa kembali merendam waslap dalam air dingin dan ulangi pengompresan jika diperlukan. Akan tetapi, jangan tempelkan pada kulit lebih dari 20 menit. Beri jeda selama 10 menit sebelum mulai mengompres lagi.

2. Mandi air hangat

Suhu tubuh yang tinggi kadang membuat Anda merasa kegerahan dan tidak nyaman, tapi jangan tergoda untuk mengguyur tubuh Anda dengan air dingin.

Mirip seperti kompres dingin, taktik yang satu ini akan dengan seketika menyempitkan pembuluh darah sehingga memperlambat aliran darah yang menuju ke lokasi peradangan.

Di sisi lain, perbedaan suhu ekstrem ini justru membuat suhu tubuh anjlok secara tiba-tiba sehingga membuat badan jadi menggigil. Mandi air hangat membantu mengurangi demam secara bertahap dan aman.

3. Perbanyak minum cairan

Minum air putih selama puasa sebelum tes darah

Obat demam alami yang paling ampuh yaitu konsumsi cairan. Perbanyaklah istirahat dan minum air putih hangat atau minuman olahraga.

Selain air putih, sah-sah saja untuk minum teh tawar hangat apa pun jenisnya (bisa dibuat jadi lebih manis dengan madu atau tambahkan irisan jahe untuk menghangatkan badan) dan jus buah segar.

Minum kuah kaldu sayuran atau sup ayam juga banyak membantu untuk menurunkan demam.

Minumlah 1–2 cangkir teh herbal (atau cairan hangat lainnya) setiap beberapa jam sesuai kebutuhan. Uap dari makanan panas dapat mengencerkan lendir yang menyumbat hidung serta memicu produksi keringat. Keduanya bisa membantu menurunkan suhu tubuh.

health-tool-icon

Kalkulator BMI (IMT)

Gunakan kalkulator ini untuk memeriksa Indeks Massa Tubuh (IMT) dan mengecek apakah berat badan Anda ideal atau tidak. Anda juga dapat menggunakannya untuk memeriksa indeks massa tubuh anak.

Laki-laki

Wanita

4. Kaus kaki basah

Menurut Bastryr University, teknik kaus kaki basah ini ampuh membantu menurunkan demam. Sebelum tidur, rendam sepasang kaus kaki katun dalam air hangat, peras sisa airnya, dan tempelkan di telapak kaki layaknya kompres dahi.

Kemudian, pakai kaus kaki katun tebal atau kaus kaki wol kering untuk melapisi kaus kaki basah.

Selama Anda tidur, tubuh Anda akan mulai melepas dan mengedarkan cairan getah bening serta aliran darah yang lebih kencang ke ujung-ujung kaki. Hal ini akan merangsang aktivitas sistem imun tubuh guna memerangi “ancaman” suhu dingin di area tersebut.

Anda bisa ulangi taktik ini selama 5–6 hari berturut-turut untuk mengurangi demam, jika diperlukan.

5. Perbanyak makan buah

makan buah dan sayur setiap hari

Obat demam alami lainnya yang bisa membuat suhu tubuh turun yaitu meningkatkan konsumsi buah-buahan.

Buah-buahan seperti jeruk, jambu biji, kiwi, pepaya, stroberi, nanas, dan mangga kaya akan vitamin C. Sebagai antioksidan, vitamin C mendukung sistem kekebalan tubuh dalam melawan infeksi sehingga mempercepat penyembuhan.

Pisang dapat membantu menggantikan asupan kalium dalam tubuh yang hilang saat berkeringat—juga saat muntah dan diare jika demam Anda diikuti oleh gejala ini.

Pilihlah buah segar, bukan produk buah kalengan atau jus buah kemasan dengan tambahan gula. Asupan gula yang tinggi dapat menghambat sistem kekebalan tubuh Anda.

Kapan harus periksa ke dokter ketika demam?

pemeriksaan dokter gastroenterologi

Kenyataannya, berbagai obat demam di atas hanya akan membantu Anda merasa sedikit lebih baikan dan tidak benar-benar menyembuhkan demam.

Satu-satunya cara yang paling ampuh untuk menurunkan demam ialah dengan mengobati akar penyakit yang menjadi penyebab demam.

Sebaiknya selalu konsultasikan lebih dulu dengan dokter tentang demam Anda untuk mendapatkan pengobatan terbaiknya dan minumlah obat-obatan penurun demam sesuai petunjuk dokter.

Sebagai catatan, jika demam telanjur tinggi (atau sudah tinggi dari awal, di atas 38°C), segera kunjungi dokter.


Ingin mendapatkan berat badan ideal?

Yuk konsultasikan masalahmu dengan ahli gizi atau berbagi tips bersama di Komunitas Berat Badan Ideal!


Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Treating a fever without medicine. (n.d.). Retrieved February 11, 2022, from https://www.healthychildren.org/English/health-issues/conditions/fever/Pages/Treating-a-Fever-Without-Medicine.aspx

Fever. (2020, May 13). Retrieved February 11, 2022, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/fever/symptoms-causes/syc-20352759

InformedHealth.org [Internet]. Cologne, Germany: Institute for Quality and Efficiency in Health Care (IQWiG); 2006-. Fever in children: How can you reduce a child’s fever? 2009 Jul 30 [Updated 2019 Jun 6]. Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK279453/

Burhan, N. Z., Arbianingsih, Rauf, S., & Huriati. (2020). Effectiveness of giving compress against reduction of body temperature in children: Systematic review. Journal Of Nursing Practice, 3(2), 226-232. doi:10.30994/jnp.v3i2.91

The best foods to eat when you’re sick. (2021, December 30). Retrieved February 11, 2022, from https://health.clevelandclinic.org/the-best-foods-to-eat-when-youre-sick/

How much water do you need to stay healthy? (2020, October 14). Retrieved February 11, 2022, from https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/nutrition-and-healthy-eating/in-depth/water/art-20044256

Similarities and differences between flu and covid-19​. (2022, January 18). Retrieved February 11, 2022, from https://www.cdc.gov/flu/symptoms/flu-vs-covid19.htm

Dive “feet first” into wellness with a natural remedy. (2009, November 23). Retrieved February 11, 2022, from https://bastyr.edu/news/health-tips/2009/11/dive-feet-first-wellness-natural-remedy

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Aprinda Puji Diperbarui Mar 08
Ditinjau secara medis oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.