home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Apakah Kista Bisa Tumbuh Lagi Walaupun Sudah Dioperasi

Apakah Kista Bisa Tumbuh Lagi Walaupun Sudah Dioperasi

Agar tidak semakin menginfeksi atau malah berkembang jadi kanker, kista akan diangkat lewat operasi pembedahan. Meski demikian, banyak orang yang masih merasa cemas dan khawatir akan kemungkinan kista tumbuh lagi setelah operasi. Apakah hal ini mungkin?

Kista tumbuh lagi setelah operasi, mungkinkah?

Kista merupakan sebuah kantung atau benjolan yang terisi oleh cairan, udara, maupun zat semi padat lainya. Kista jinak yang berukuran kecil biasanya tidak menyebabkan masalah kesehatan yang parah, bahkan bisa hilang dengan sendirinya. Barulah ketika kista membesar dan berisiko infeksi, dokter merekomendasikan untuk mengangkatnya.

Prosedur pengangkatan kista biasanya dilakukan dengan menguras dan mengeringkan isi kista. Prosedur ini dapat mengurangi rasa nyeri yang timbul akibat kista, namun tidak menjamin 100 persen Anda akan benar-benar sembuh dan terbebas dari kista. Pasalnya, jaringan bekas kista yang sudah dikeringkan bisa kembali terisi cairan. Satu dari empat kasus pengangkatan kista ganglion, misalnya, bisa tumbuh kembali setelahnya.

Menurut Dr. Dyah Irawati, SpOG, seorang dokter spesialis dari Brawijaya Women and Children Hospital, kista cokelat atau kista endometriosis memiliki tingkat kekambuhan yang cukup tinggi. Itu sebabnya kista masih dapat tumbuh lagi walaupun sudah dilakukan pembedahan atau operasi.

Kista tumbuh lagi bisa diakibatkan oleh gaya hidup yang tidak sehat setelah operasi

Tindakan operasi pengangkatan kista hanya berfungsi untuk membuang massa kista saja, tidak tuntas ke akarnya. Risiko kista tumbuh lagi bisa dipengaruhi oleh kondisi sel kista yang tersisa masih tergolong aktif sehingga mudah untuk kembali menginfeksi tubuh.

Nah, hal ini bisa diperparah bila pola hidup Anda tidak sehat, salah satunya karena kebiasaan mengonsumsi makanan yang berpengawet atau minuman berkafein. Pasalnya, minuman berkafein mengandung zat methylxanthines yang dapat mengganggu kerja enzim dan menumpuk racun dalam tubuh. Racun inilah yang kemudian menumpuk dan membentuk kista. Semua proses ini tentu semakin memperbesar kemungkinan kista tumbuh lagi walaupun sudah dioperasi.

Kadar hormon dalam tubuh juga ikut berperan meningkatkan risiko kekambuhan kista, khususnya hormon estrogen dan progesteron. Itu sebabnya Anda akan diresepkan obat penekan hormon estrogen setelah operasi pengangkatan kista. Salah satunya adalah obat leuprorelin asetat. Dokter kemungkinan juga akan meresepkan obat-obatan lain seperti danazol, penghambat enzim aromatase, dan pil KB.

Lakukan pemeriksaan berkala dan pola hidup sehat untuk mencegah kista tumbuh lagi

Jika Anda pernah menjalani operasi pengangkatan kista, maka ada kemungkinan kista bisa tumbuh lagi. Meski sebenarnya kasus kista tumbuh lagi bisa diatasi dengan operasi yang kedua kalinya, namun ini dapat meningkatkan risiko komplikasi kerusakan saraf di jaringan area kista.

Maka cegah risiko tersebut dengan melakukan pemeriksaan rutin ke dokter, terlebih bila Anda mulai merasakan gejala kista yang kembali pasca operasi. Pemeriksaan secara berkala juga bisa mengantisipasi risiko kista berkembang mengganas jadi tumor kanker.

Selain itu, rutin olahraga dan jaga pola makan Anda tetap sehat setelah operasi. Berikut panduan pola makan yang bisa Anda ikuti guna mencegah kista tumbuh kembali, di antaranya:

  • Ganti bahan makanan karbohidrat sederhana (produk tepung) dengan karbohidrat kompleks, seperti buah-buahan, sayur-sayuran, dan biji-bijian.
  • Konsumsi makanan dengan indeks glikemik rendah seperti beras merah, roti gandum, buah-buahan. Makanan dengan indeks glikemik tinggi (misalnya kentang dan jagung) dapat meningkatkan produksi insulin tubuh yang dapat meningkatkan risiko pertumbuhan kista ovarium pada wanita.
  • Konsumsi makanan tinggi protein, seperti ikan, kacang-kacangan, dan produk susu rendah lemak. Hindari makan daging berwarna merah yang tinggi lemak. The National Uterine Foundation menjelaskan bahwa tingginya konsumsi daging merah yang kaya lemak menyebabkan peningkatan terjadinya kista
  • Hindari minuman berkafein, termasuk kopi, teh, dan berbagai minuman ringan.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Bisakah Kista Sembuh? http://lifestyle.kompas.com/read/2010/03/04/18373422/bisakah.kista.sembuh. Diakses pada 6 Februari 2018.

What’s Causing this Cyst? https://www.healthline.com/health/cyst#Overview1. Accessed 6/2/2018.

Ganglion Cyst. https://www.your.md/condition/excisionofganglion/#introduction. Accessed 6/2/2018.

How to Shrink Fibroids & Cysts Naturally. https://www.livestrong.com/article/325927-how-to-shrink-fibroids-cysts-naturally/. Accessed 6/2/2018.

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh Adelia Marista Safitri
Tanggal diperbarui baru saja
x