home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Astrositoma

Astrositoma
Definisi|Tanda-tanda & gejala|Penyebab|Faktor-faktor risiko|Obat & Pengobatan|Pengobatan di rumah

Definisi

Apa itu astrositoma?

Astrositoma adalah jenis tumor glioma paling umum yang terbentuk dari astrosit. Otak merupakan organ utama sistem saraf pusat dan terdiri atas sel‐sel saraf (neuron) yang saling mendukung (glial). Sel‐sel yang berlainan membuat jaringan glial termasuk astrosit. Sekitar 50 persen tumor otak primer adalah astrositoma.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasian penyakit ini menjadi empat tingkat tergantung seberapa cepat pertumbuhan dan kemungkinan menyebar ke jaringan otak terdekat.

  • Astrositoma tingkat I (juvenile pilocystic astrositoma). Juvenile pilocystic astrositoma paling sering terjadi pada anak-anak dan remaja. Pada tahap ini, tumor umumnya menyerang serebelum, otak besar, jalur saraf optik, dan batang otak.
  • Astrositoma tingkat II (low-grade astrositoma atau astrositoma diffuse). Tumor ini tumbuh relatif lambat dan biasanya tidak memiliki batas yang jelas. Kondisi ini paling sering terjadi pada orang dewasa yang berusia antara 20-40 tahun.
  • Astrositoma tingkat III (anaplastik astrositoma). Pada tahap ini tumor tumbuh lebih cepat daripada astrositoma kelas II. Kondisi ini terjadi paling sering pada orang dewasa yang berusia atara 30-50 tahun.
  • Astrositoma tingkat IV (glioblastoma atau GBM). Pada tahap ini tumor sudah menyebar dan berkembang agresif. GBM paling sering terjadi pada orang dewasa antara usia 50 dan 80, dan umumnya paling sering terjadi pada pria.

Seberapa umumkah astrositoma?

Astrositoma adalah tumor otak yang paling sering terjadi pada orang dewasa. Namun, anak‐anak juga bisa terkena penyakit ini. Silakan diskusikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala astrositoma?

Gejala tahap awal meliputi sakit kepala (bisa disertai mual dan muntah) atau kejang‐kejang. Gejala lain berupa lemas pada otot lengan atau kaki salah satu sisi tubuh, masalah penglihatan atau berbicara.

Dalam beberapa kasus, pasien akan mengalami perubahan mental, misalnya linglung, disorientasi, penurunan kemampuan mengingat, serta mudah tersinggung. Kemungkinan terdapat tanda‐tanda atau gejala yang tidak disebutkan. Jika Anda mempunyai kekhawatiran tertentu mengenai gejala, silakan konsultasikan dengan dokter Anda periksa ke dokter.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Hubungi dokter jika Anda mengalami sakit kepala berat yang disertai mual dan muntah, lemah otot pada satu sisi tubuh Anda, kejang-kejang, atau masalah penglihatan serta sulit berbicara. Jika Anda memiliki efek samping terhadap pengobatan, seperti demam setelah menjalani kemoterapi, Anda harus segera menemui dokter untuk mendapatkan diagnosis yang akurat.

Penyebab

Apa penyebab astrositoma?

Penyebab astrositoma belum diketahui. Namun, penyakit ini tidak bersifat menurun dan tidak dapat diwariskan dari generasi ke generasi.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk astrositoma?

Belum ada faktor risiko yang jelas mengapa seseorang dapat terserang astrositoma. Berdasarkan penelitian, penyakit yang berhubungan dengan sistem saraf seperti neurofibromatosis serta penyakit genetik lainnya dapat memicu pertumbuhan astrositoma.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk astrositoma?

Ada tiga jenis pengobatan umum untuk mengatasi astrositoma adalah:

Di antara kebanyakan penderita astrositoma, mereka memilih jalan operasi untuk menyingkirkan seluruh bagian tumor. Operasi radikal pengangkatan tumor otak ini akan memperpanjang hidup para pasien. Namun, tidak semua operasi pengangkatan tumor otak ini selalu berhasil. Anda harus mempertimbangkannya terlebih dahulu sebelum Anda memilih metode ini. Selain itu, terapi radiasi dan kemoterapi merupakan dua terapi kombinasi untuk menghancurkan sel‐sel tumor residu dan membatasi kemungkinan tumor tumbuh kembali. Beberapa faktor yang dapat menuntukan keberhasilan pengobatan astrositoma adalah:

  • Jenis tumor
  • Banyaknya tumor yang diangkat
  • Lokasi tumor
  • Usia pasien (kemungkinan keberhasilan pembedahan lebih besar pada orang usia muda)

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk astrositoma?

Dokter akan membuat diagnosis berdasarkan gejala‐gejala yang muncul, namun kemungkinan gejala tahap pertama tidak tampak jelas dan seringkali mirip dengan sakit kepala atau infeksi sinus, sehingga sulit untuk didiagnosis.

Dokter juga akan menggunakan MRI dan pindaian CT scan. Jika MRI atau CT scan menunjukkan adanya suatu massa di dalam otak, satu‐satunya cara untuk membuktikan diagnosis adalah melakukan biopsi.

Dalam metode biopsi, dokter akan mengambil sepotong kecil massa tersebut dan menelitinya menggunakan mikroskop.Astrositoma dapat digolongkan ke dalam tahap I, II, III atau IV. Tahap I dan II adalah tumor tahap awal, sementara tahap III dan IV adalah tumor tingkat lanjut. Sistem pengelompokan ini membantu dokter untuk menetapkan metode pengobatan serta prognosis yang cocok bagi pasien.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi astrositoma?

Beberapa gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi astrositoma adalah:

  • Ikuti seluruh ketentuan yang diberikan oleh dokter pasca‐pengobatan.
  • Lakukan pemeriksaan ulang secara berkala untuk memantau perkembangan penyakit serta kondisi kesehatan Anda.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Astrocytoma – https://rarediseases.org/rare-diseases/astrocytoma/ accessed date February 28th, 2018

Astrocytoma – https://emedicine.medscape.com/article/283453-overview accessed date February 28th, 2018

What is Astrocytoma – https://www.webmd.com/cancer/brain-cancer/what-is-astrocytoma#1 accessed date 28th, 2018

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Risky Candra Swari
Tanggal diperbarui 22/09/2016
x