home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

11 Cara Mengatasi Migrain Tanpa Obat yang Bisa Dicoba di Rumah

11 Cara Mengatasi Migrain Tanpa Obat yang Bisa Dicoba di Rumah

Migrain bisa bikin aktivitas sehari-hari Anda menjadi terganggu. Untungnya, ada banyak pilihan obat untuk migrain yang mampu meredakan gejala sejak serangan dimulai. Namun, cara meredakan migrain tidak melulu harus mengandalkan obat. Ada cara alami yang efektif dan bisa Anda coba untuk menghilangkan serangan dan gejala migrain. Lantas, bagaimana cara mengatasi migrain tanpa obat yang bisa dilakukan?

Berbagai cara mengatasi migrain

Saat serangan migrain datang, Anda bisa mengalami sakit kepala yang terasa hebat di satu sisi. Kemungkinan Anda juga akan mengalami masalah lain, seperti mual-muntah, sensasi kepala berputar atau berkunang-kunang, hingga hipersensitivitas terhadap cahaya dan suara. Penyakit ini juga membuat Anda sensitif terhadap perubahan cuaca yang ekstrem atau hal lainnya yang bisa memicu migrain kambuh.

Agar tidak mengganggu aktivitas, tentunya Anda harus melakukan sesuatu untuk mengatasinya. Selain dengan obat, berikut adalah beberapa cara alami yang dapat membantu mengatasi atau mungkin menyembuhkan sakit kepala migrain, baik sebelah kanan maupun kiri, yang Anda alami:

1. Menenangkan diri

Penderita migrain umumnya lebih sensitif terhadap cahaya dan suara. Jika Anda mengalami serangan migrain akibat faktor ini, menenangkan diri bisa bisa menjadi salah satu cara untuk menghilangkan serangan sakit kepala migrain tanpa obat. Anda hanya cukup bersantai dan beristirahat di ruangan yang gelap dan tenang untuk mempraktikkannya.

2. Perbanyak minum air

Sudahkah tubuh Anda terhidrasi dengan cukup hari ini? Apabila kandungan air di dalam tubuh tidak tercukupi, Anda bisa mengalami dehidrasi. Adapun hal ini juga bisa memicu terjadinya berbagai jenis sakit kepala, termasuk migrain.

Oleh karena itu, memperbanyak minum air putih bisa menjadi salah satu cara alami untuk mengatasi dan mengobati sakit kepala migrain tanpa obat. Anda pun bisa mengonsumsi makanan yang memiliki kandungan air tinggi, seperti semangka, atau buah pereda sakit kepala migrain lainnya.

3. Kompres dingin

Cara lainnya yang dapat membantu menghilangkan migrain adalah dengan mengompres area kepala yang terasa sakit dengan kompres dingin. Kompres dingin memiliki efek mati rasa yang dapat menghilangkan sensasi nyeri. Cara ini juga dapat membantu mengurangi peradangan dan penyempitan pembuluh darah, yang otomatis dapat meredakan rasa nyeri akibat sakit kepala.

Untuk mendapat manfaat tersebut, Anda cukup menggunakan waslap atau handuk kecil yang dibasahi dengan air dingin atau diletakkan es batu di dalamnya. Cara ini juga dapat Anda lakukan ketika sedang menenangkan diri di dalam ruang gelap saat serangan terjadi.

4. Tidur cukup

Tak hanya mengantuk, bahaya kurang tidur atau kurang beristirahat yang mungkin mengintai Anda adalah mengalami sakit kepala migrain. Maka dari itu, tips untuk mengatasi migrain lainnya adalah tidur dengan waktu yang cukup.

Namun, perlu diketahui pula, terlalu banyak tidur juga bisa memicu sakit kepala migrain. Jadi, pastikan Anda tidur dalam waktu yang cukup, tidak kurang dan lebih, dengan rentang waktu sekitar 7-9 jam. Anda pun sebaiknya menetapkan jam tidur yang teratur setiap harinya, bahkan pada akhir pekan, untuk mencegah migrain datang kembali.

5. Menggunakan minyak esensial

manfaat minyak lavender

Menggunakan minyak esensial untuk sakit kepala bisa menjadi cara untuk menyembuhkan migrain dengan cepat. Adapun minyak esensial yang diyakini ampuh mengatasi migrain adalah minyak lavender dan peppermint.

Dalam sebuah penelitian yang dipublikasikan di jurnal European Neurology menyebutkan, menghirup minyak lavender efektif untuk menghilangkan serangan migrain akut dengan cepat. Tak hanya itu, minyak lavender juga bisa digunakan untuk menghilangkan stres, yang merupakan salah satu pemicu migrain.

Selain itu, menurut sebuah studi dari Shiraz University of Medical Sciences di Iran, mengoleskan minyak peppermint ke dahi dan pelipis juga efektif untuk meredakan nyeri dan mual akibat migrain. Mentol dalam minyak peppermint diyakini sebagai bahan aktif yang menimbulkan khasiat tersebut.

6. Pijat akupresur

Akupresur adalah praktek pengobatan alternatif dengan menekan titik-titik tubuh tertentu dengan jari untuk menghilangkan rasa sakit.

Menurut sebuah penelitian yang dipublikasikan jurnal Pain Management Nursing pada 2014, akupresur efektif untuk mengatasi sakit kepala kronis. Penelitian terpisah lainnya juga mengatakan bahwa terapi pijat akupresur bisa menjadi cara alami mengatasi serta meredakan gejala penyerta migrain, seperti mual-muntah.

Anda bisa mempraktikkan sendiri pijat akupresur untuk migrain ini di rumah. Meski demikian, mendapat pijatan dari ahlinya tentu akan memperoleh manfaat yang maksimal.

7. Minum jahe hangat

Jahe adalah rempah alami yang sering digunakan sebagai obat alternatif untuk berbagai masalah kesehatan. Menurut penelitian dari Zanjan University Of Medical Sciences, manfaat minum air jahe pun bisa diperoleh oleh penderita migrain. Bahkan, menyeduh minuman dari bubuk jahe disebut sama efektifnya dengan mengonsumsi obat sumatriptan untuk meredakan gejala migrain.

Pasalnya, jahe mengandung senyawa yang bermanfaat sebagai antioksidan juga zat antiinflamasi sehingga bisa menjadi cara alami untuk mengatasi dan mengobati migrain. Kandungan di dalamnya pun juga membantu mengurangi mual, muntah, serta gejala umum yang terkait dengan sakit kepala jenis migrain.

8. Olahraga

Ketika migrain menyerang, berolahraga mungkin adalah hal terakhir yang akan terlintas dalam benak Anda. Padahal, olahraga atau aktivitas fisik juga bisa menjadi cara untuk membantu menyembuhkan migrain tanpa obat.

Pasalnya, selama aktivitas fisik, tubuh Anda melepaskan bahan kimia tertentu yang menghalangi sinyal rasa sakit ke otak. Bahan kimia ini juga membantu meredakan kecemasan dan depresi, yang keduanya bisa memperburuk migrain Anda. Selain itu, berolahraga juga bisa membantu menjaga berat badan, yang bisa bermanfaat bagi penderita migrain.

Meski demikian, pilihlah olahraga ringan yang sesuai kondisi Anda dan telah disetujui dokter. Namun, umumnya, olahraga yang baik untuk mengatasi migrain, yaitu aerobik (jalan kaki, berenang, bersepeda), yoga, latihan kekuatan, atau sekadar meregangkan otot kepala, leher, dan bahu. Selain migrain, cara ini juga diyakini dapat mengatasi sakit kepala tegang.

9. Mengonsumsi makanan kaya magnesium

kacang almond

Secara umum, penderita migrain dan sakit kepala lebih mungkin mengalami kekurangan zat magnesium daripada yang tidak. Oleh karena itu, mengonsumsi suplemen magnesium diyakini bisa menjadi salah satu cara untuk menghilangkan sakit kepala migrain serta mengurangi serangan pada masa berikutnya.

Suplemen magnesium biasanya direkomendasikan oleh dokter dan digunakan di rumah sakit untuk mengatasi migrain yang parah. Namun, untuk di rumah, Anda bisa mencoba untuk mencukupi kebutuhan magnesium lewat asupan makanan, seperti kacang almond, atau makanan pereda sakit kepala lainnya.

10. Mengonsumsi makanan berlemak sehat

Beberapa sakit kepala penyebab migrain mungkin disebabkan oleh peradangan. Adapun makanan yang tinggi kandungan lemak sehat, seperti omega-3, telah dikenal sejak lama bisa mengurangi efek peradangan dalam tubuh.

Sebuah penelitian tentang migrain di Iranian Journal of Nursing and Midwifery Research menunjukkan, penderita migrain yang jarang makan asam lemak omega-3, lebih sering mengalami kekambuhan dibandingkan dengan yang rutin makan makanan sumber omega-3.

Oleh karena itu, mengonsumsi makanan yang mengandung asam lemak omega-3 bisa menjadi cara untuk mengatasi migrain yang Anda alami. Adapun contoh sumber makanan tinggi omega-3, yaitu ikan salmon, tuna, sarden, dan makarel, serta telur, minyak zaitun, alpukat, bayam, almond dan kenari, dan kedelai.

11. Makan pedas

Makanan pedas bisa menjadi menu andalan ketika Anda mengalami serangan migrain. Hal ini pun telah dibuktikan dalam beberapa penelitian. Salah satunya diterbitkan dalam Journal of Headache and Pain, yang menyebutkan jika mengonsumsi sup pedas dan panas dapat mengurangi rasa sakit dan migrain yang menyerang kepala.

Rasa pedas ini umumnya berasal dari zat capsaicin yang terkandung di dalam cabai. Adapun capsaicin disebut dapat menekan rasa sakit yang muncul di tubuh Anda, sehingga rasa sakit kepala Anda dapat berkurang. Selain itu, dilansir dari Migrain & Headache Australia, capsaicin juga kerap digunakan sebagai salah satu obat alami untuk sakit kepala, terutama sakit kepala cluster.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Mayo Clinic. 2020. Migraines: Simple steps to head off the pain. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/migraine-headache/in-depth/migraines/art-20047242. Accessed December 4, 2020.

Migraine & Headache Australia. 2020. Natural Alternatives for Migraine & Headache. https://headacheaustralia.org.au/natural-alternatives-migraine-headache//. Accessed December 4, 2020.

Selecthealth. 2020. Natural Remedies to Get Rid of a Headache. https://selecthealth.org/blog/2020/04/natural-remedies-headache. Accessed December 4, 2020.

Chen, Y. W., & Wang, H. H. (2014). The effectiveness of acupressure on relieving pain: a systematic review. Pain management nursing : official journal of the American Society of Pain Management Nurses15(2), 539–550. https://doi.org/10.1016/j.pmn.2012.12.005.

Maghbooli, M., Golipour, F., Moghimi Esfandabadi, A., & Yousefi, M. (2014). Comparison between the efficacy of ginger and sumatriptan in the ablative treatment of the common migraine. Phytotherapy research : PTR28(3), 412–415. https://doi.org/10.1002/ptr.4996.

Borhani Haghighi, A., Motazedian, S., Rezaii, R., Mohammadi, F., Salarian, L., Pourmokhtari, M., Khodaei, S., Vossoughi, M., & Miri, R. (2010). Cutaneous application of menthol 10% solution as an abortive treatment of migraine without aura: a randomised, double-blind, placebo-controlled, crossed-over study. International journal of clinical practice64(4), 451–456. https://doi.org/10.1111/j.1742-1241.2009.02215.x.

Benemei, S., De Cesaris, F., Fusi, C., Rossi, E., Lupi, C., & Geppetti, P. (2013). TRPA1 and other TRP channels in migraine. The journal of headache and pain14(1), 71. https://doi.org/10.1186/1129-2377-14-71.

Boroujeni, M. Z., Marandi, S. M., Esfarjani, F., Sattar, M., Shaygannejad, V., & Javanmard, S. H. (2015). Yoga intervention on blood NO in female migraineurs. Advanced biomedical research4, 259. https://doi.org/10.4103/2277-9175.172995.

Sadeghi, O., Maghsoudi, Z., Khorvash, F., Ghiasvand, R., & Askari, G. (2015). The relationship between different fatty acids intake and frequency of migraine attacks. Iranian journal of nursing and midwifery research20(3), 334–339. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/26120333.

Allais, G., Rolando, S., Castagnoli Gabellari, I. et al. (2012). Acupressure in the control of migraine-associated nausea. Neurological Sciences. 33: 207–210. https://doi.org/10.1007/s10072-012-1069-y.

Sasannejad, P., Saeedi, M., Shoeibi, A., Gorji, A., & Abbasi, M. (2012). Lavender Essential Oil in the Treatment of Migraine Headache: A Placebo-Controlled Clinical Trial. European Neurology. 67:288-291. https://doi.org/10.1159/000335249.

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Ihda Fadila Diperbarui 04/12/2020
Ditinjau secara medis oleh dr Tania Savitri
x