home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Manfaat Terapi Musik untuk Pasien Penyakit Parkinson

Manfaat Terapi Musik untuk Pasien Penyakit Parkinson

Parkinson’s disease atau penyakit Parkinson merupakan kelainan pada sistem saraf progresif yang mempengaruhi kemampuan seseorang untuk menggerakkan tubuhnya. Gejala penyakitnya muncul secara perlahan dan jika sudah mencapai stadium akhir, pasien mungkin akan memerlukan operasi. Namun, pasien juga bisa menjalankan terapi sebagai alternatif pengobatan. Salah satu terapi yang dapat diterapkan untuk pasien penyakit Parkinson adalah terapi musik.

Pengaruh terapi musik untuk pasien penyakit Parkinson

Dalam pengobatan penyakit Parkinson, di samping perawatan medis, pasien juga sangat dianjurkan untuk menjalani terapi komplementer yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup mereka.

Biasanya, terapi yang digunakan pada pasien Parkinson meliputi latihan yang akan mendorong tubuh untuk lebih banyak bergerak seperti tinju, yoga, dan taichi. Namun, kegiatan lain yang menyangkut sisi kreatif dan seni seperti terapi musik nyatanya juga tak kalah penting untuk pasien Parkinson.

Musik memberikan manfaat bagi kesehatan mental dan fisik. Musik juga mampu memberikan perubahan pada emosi seseorang.

Terapi musik dapat menjadi salah satu metode alternatif penting yang dianjurkan untuk para pasien Parkinson karena efeknya yang dapat memperbaiki suasana hati.

Perlu diketahui, penyakit Parkinson tidak hanya berdampak pada kemampuan gerak tubuh, tapi juga sifat kognitif dan keadaan psikologis pasien.

manfaat mendengarkan musik

Parkinson disebabkan oleh kurangnya sel saraf yang dapat membantu dalam produksi hormon bernama dopamin. Selain berfungsi untuk koordinasi gerak tubuh, dopamin juga memiliki peran penting dalam menciptakan sensasi rasa bahagia dan emosi positif lainnya.

Pada pasien Parkinson, kurangnya level dopamin dapat menyebabkan gangguan suasana hati yang bahkan bisa muncul lebih dulu sebelum gejala motorik terjadi.

Gangguan ini juga terkadang bisa berujung pada masalah psikologis yang umumnya turut dirasakan pasien Parkinson seperti depresi atau gangguan kecemasan.

Oleh karena itulah keberadaan musik sangat dibutuhkan bagi para pasien Parkinson untuk membantu mereka agar merasa lebih baik.

Selain itu, terapi musik juga dapat menghasilkan dampak yang baik untuk jaringan cerebello-thalamo-cortical dalam otak. Jaringan ini berperan penting untuk menjalankan kemampuan dan keterampilan seseorang saat menggerakan tubuhnya. Terapi musik akan membantu pasien melatih kecepatan gerak tubuh.

Bagaimana terapi musik berlangsung?

Terapi akan dipimpin oleh terapis musik di rumah sakit. Biasanya terapi dilakukan secara berkelompok dan dimulai dengan pemanasan suara sebelum bernyanyi.

Terapi bisa dilakukan dengan materi yang berbeda-beda di setiap tempat, tapi umumnya pasien akan diminta untuk menyanyikan lagu sambil membaca liriknya di layer besar atau di kertas yang sudah dibagikan.

Dengan berlatih menyanyi, pasien Parkinson diharapkan dapat meningkatkan volume dan kualitas suara, mengingat kondisi ini juga dapat menimbulkan gejala hipofonia, yaitu keluarnya suara dalam volume yang rendah. Menyanyi juga dapat memperkuat otot yang nantinya akan sangat membantu pasien saat bernapas dan menelan.

Lirik yang dinyanyikan dalam lagu pun turut membantu meningkatkan kemampuan memori, tentunya hal ini juga sekaligus memperbaiki kemampuan kognitif para pasien dalam mencerna dan menghapalkan lagu baru.

Saat terapi musik, para pasien Parkinson juga akan berlatih menggunakan ritme dan melodi untuk melatih pergerakan. Ritme yang diperdengarkan akan membantu pasien dalam melatih koordinasi gerak tubuh,

Serupa dengan senam atau berdansa, pasien akan diminta menggerakkan tubuh sesuai dengan ketukan dari lagu yang dimainkan.

Pasien Parkinson kerap mengalami kesulitan saat berkonsentrasi dan menyelesaikan sesuatu kegiatan. Maka dari itu, latihan ritme diharapkan dapat meningkatkan rentang perhatian pasien.

Meski tidak dapat menyembuhkan penyakit Parkinson, tapi tetap terbukti bahwa terapi musik dapat mengurangi gejala yang dirasakan oleh para pasien. Lewat terapi musik, pasien juga diberi sarana untuk bersosialisasi dengan pasien Parkinson yang lainnya.

Namun, sebaiknya jangan hanya bergantung pada satu metode alternatif seperti terapi musik saja, mencoba berbagai variasi terapi lainnya mungkin akan lebih baik untuk membantu menaikkan kualitas hidup pasien Parkinson.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Feel the Rhythm: Music Therapy and Parkinson’s Disease. (2018). Retrieved 5 May 2020, from https://www.parkinson.org/blog/research/Music-Therapy-Parkinsons-Disease-Feel-Rhythm

Music Therapy for Parkinson’s disease. (2019). Retrieved 5 May 2020, from https://www.apdaparkinson.org/article/music-therapy-parkinsons-disease/

Parkinson’s disease: Early signs, causes, and risk factors. (2018). Retrieved 5 May 2020, from https://www.medicalnewstoday.com/articles/323396

Raglio, A. (2015). Music Therapy Interventions in Parkinson’s Disease: The State-of-the-Art. Frontiers In Neurology, 6. doi: 10.3389/fneur.2015.00185

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh Winona Katyusha
Tanggal diperbarui 23/05/2020
x