Manfaat Terapi Musik untuk Pasien Penyakit Parkinson

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 25 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Parkinson’s disease atau penyakit Parkinson merupakan kelainan pada sistem saraf progresif yang mempengaruhi kemampuan seseorang untuk menggerakkan tubuhnya. Gejala penyakitnya muncul secara perlahan dan jika sudah mencapai stadium akhir, pasien mungkin akan memerlukan operasi. Namun, pasien juga bisa menjalankan terapi sebagai alternatif pengobatan. Salah satu terapi yang dapat diterapkan untuk pasien penyakit Parkinson adalah terapi musik.

Pengaruh terapi musik untuk pasien penyakit Parkinson

Dalam pengobatan penyakit Parkinson, di samping perawatan medis, pasien juga sangat dianjurkan untuk menjalani terapi komplementer yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup mereka.

Biasanya, terapi yang digunakan pada pasien Parkinson meliputi latihan yang akan mendorong tubuh untuk lebih banyak bergerak seperti tinju, yoga, dan taichi. Namun, kegiatan lain yang menyangkut sisi kreatif dan seni seperti terapi musik nyatanya juga tak kalah penting untuk pasien Parkinson.

Musik memberikan manfaat bagi kesehatan mental dan fisik. Musik juga mampu memberikan perubahan pada emosi seseorang.

Terapi musik dapat menjadi salah satu metode alternatif penting yang dianjurkan untuk para pasien Parkinson karena efeknya yang dapat memperbaiki suasana hati.

Perlu diketahui, penyakit Parkinson tidak hanya berdampak pada kemampuan gerak tubuh, tapi juga sifat kognitif dan keadaan psikologis pasien.

manfaat mendengarkan musik

Parkinson disebabkan oleh kurangnya sel saraf yang dapat membantu dalam produksi hormon bernama dopamin. Selain berfungsi untuk koordinasi gerak tubuh, dopamin juga memiliki peran penting dalam menciptakan sensasi rasa bahagia dan emosi positif lainnya.

Pada pasien Parkinson, kurangnya level dopamin dapat menyebabkan gangguan suasana hati yang bahkan bisa muncul lebih dulu sebelum gejala motorik terjadi.

Gangguan ini juga terkadang bisa berujung pada masalah psikologis yang umumnya turut dirasakan pasien Parkinson seperti depresi atau gangguan kecemasan.

Oleh karena itulah keberadaan musik sangat dibutuhkan bagi para pasien Parkinson untuk membantu mereka agar merasa lebih baik.

Selain itu, terapi musik juga dapat menghasilkan dampak yang baik untuk jaringan cerebello-thalamo-cortical dalam otak. Jaringan ini berperan penting untuk menjalankan kemampuan dan keterampilan seseorang saat menggerakan tubuhnya. Terapi musik akan membantu pasien melatih kecepatan gerak tubuh.

Bagaimana terapi musik berlangsung?

Terapi akan dipimpin oleh terapis musik di rumah sakit. Biasanya terapi dilakukan secara berkelompok dan dimulai dengan pemanasan suara sebelum bernyanyi.

Terapi bisa dilakukan dengan materi yang berbeda-beda di setiap tempat, tapi umumnya pasien akan diminta untuk menyanyikan lagu sambil membaca liriknya di layer besar atau di kertas yang sudah dibagikan.

Dengan berlatih menyanyi, pasien Parkinson diharapkan dapat meningkatkan volume dan kualitas suara, mengingat kondisi ini juga dapat menimbulkan gejala hipofonia, yaitu keluarnya suara dalam volume yang rendah. Menyanyi juga dapat memperkuat otot yang nantinya akan sangat membantu pasien saat bernapas dan menelan.

Lirik yang dinyanyikan dalam lagu pun turut membantu meningkatkan kemampuan memori, tentunya hal ini juga sekaligus memperbaiki kemampuan kognitif para pasien dalam mencerna dan menghapalkan lagu baru.

Saat terapi musik, para pasien Parkinson juga akan berlatih menggunakan ritme dan melodi untuk melatih pergerakan. Ritme yang diperdengarkan akan membantu pasien dalam melatih koordinasi gerak tubuh,

Serupa dengan senam atau berdansa, pasien akan diminta menggerakkan tubuh sesuai dengan ketukan dari lagu yang dimainkan.

Pasien Parkinson kerap mengalami kesulitan saat berkonsentrasi dan menyelesaikan sesuatu kegiatan. Maka dari itu, latihan ritme diharapkan dapat meningkatkan rentang perhatian pasien.

Meski tidak dapat menyembuhkan penyakit Parkinson, tapi tetap terbukti bahwa terapi musik dapat mengurangi gejala yang dirasakan oleh para pasien. Lewat terapi musik, pasien juga diberi sarana untuk bersosialisasi dengan pasien Parkinson yang lainnya.

Namun, sebaiknya jangan hanya bergantung pada satu metode alternatif seperti terapi musik saja, mencoba berbagai variasi terapi lainnya mungkin akan lebih baik untuk membantu menaikkan kualitas hidup pasien Parkinson.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Fenomena Pareidolia, Melihat Sosok Atau Wajah Orang Pada Benda Mati

Anda mungkin sering melihat sosok atau wajah manusia pada benda mati. Fenomena ini dikenal sebagai pareidolia. Apakah ini penyakit atau masih normal, ya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. William
Kesehatan, Gejala dan Kondisi Umum 17 Juni 2018 . Waktu baca 4 menit

Suka Nonton Konser? Yuk, Intip Manfaatnya Bagi Kesehatan

Anda termasuk orang yang suka nonton konser musik? Ternyata tidak hanya sekadar berteriak, melompat, dan bernyanyi saja. Ada manfaat kesehatannya juga, lho.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Kesehatan Mental, Stres dan Depresi 15 Mei 2018 . Waktu baca 4 menit

Bagaimana Cara Orang Tuli Menikmati Musik?

Musik merupakan gaya hidup. Dinikmati saat kerja, menyetir, maupun belajar. Lalu bagaimana dengan orang Tuli? Bagaimana Tuli menikmati musik?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Kesehatan Otak dan Saraf, Penyakit Saraf Lainnya 29 Desember 2017 . Waktu baca 6 menit

Progressive Supranuclear Palsy

Progressive supranuclear palsy (PSP) adalah kelainan otak yang menyebabkan kesulitan berjalan serta mengganggu keseimbangan tubuh dan gerakan mata.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Kesehatan Otak dan Saraf, Penyakit Saraf Lainnya 15 Desember 2017 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

gejala parkinson

Kenali Gejala-gejala Penyakit Parkinson yang Mungkin Terabaikan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 13 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit
obat herbal parkinson

Apa Saja Obat Herbal dan Pengobatan Alternatif untuk Parkinson?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 9 Februari 2021 . Waktu baca 8 menit
cara untuk pencegahan penyakit Parkinson

Orang Dengan Parkinson Bisa Hidup Sehat dan Normal, Kok! Begini 5 Cara Mudahnya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 16 Mei 2019 . Waktu baca 6 menit
Glasgow Coma Scale alias GCS adalah

Mengenal Glasgow Coma Scale (GCS), Penilaian Tingkat Kesadaran Manusia

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 29 Oktober 2018 . Waktu baca 6 menit