8 Vitamin yang Efektif Meredakan Nyeri Sendi

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 17 April 2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Sebagian besar kasus nyeri sendi biasanya bisa hilang dengan sendirinya. Apalagi kalau rasa nyerinya masih tergolong ringan. Nah jika belum mau cepat-cepat minum obat, Anda mungkin bisa mengonsumsi vitamin untuk bantu mengatasi nyeri sendi. Namun, seberapa efektifkah vitamin untuk Anda yang mempunyai kondisi nyeri sendi?

Macam-macam vitamin untuk nyeri sendi

Tidak hanya dengan minum obat pereda nyeri, Anda juga bisa mengonsumsi suplemen atau vitamin untuk membantu meringankan nyeri sendi. Berikut delapan vitamin yang diteliti efektif meredakan rasa sakit akibat nyeri send:

1. Glucosamine

Suplemen glucosamine atau glukosamin umumnya digunakan untuk menjaga kesehatan sendi dan tulang rawan.

Glukosamine itu sendiri merupakan protein alami dalam tubuh yang membentuk tulang rawan dan menjaga kesehatannya. Dikutip dari Health Line glukosamin juga berguna bagi persendian untuk mencegah tulang agar tidak saling bergesekan dan menyebabkan rasa sakit erta peradangan.

Dosis yang dianjurkan:

  • 1500 mg diminum satu kali sehari.
  • 500 mg diminum tiga kali sehari.

Terdapat dua jenis glukosamin yang dijadikan sebagai suplemen, yaitu glukosamin hidroklorida dan glukosamin sulfat. Penelitian menemukan bahwa glukosamin sulfat diklaim mampu meredakan gejala nyeri sendi serta peradangan lebih efektif dibandingkan glukosamin hidroklorida. Suplemen glucosamine juga membantu membantu meremajakan pergerakan sendi.

Carilah suplemen yang mengandung minimal 1.500 mg glucosamine. Untuk hasil yang maksimal, Anda harus konsisten mengonsumsi suplemen tersebut. Ketika diminum rutin dalam jangka waktu panjang, glukosamin sulfat dapat membantu memperlambat perkembangan osteoarthritis.

Selain makanan untuk nyeri sendi yang telah disebutkan, Anda juga bisa mengonsumsi suplemen untuk meningkatkan kesehatan sendi Anda.

2. Chondroitin

Chondroitin atau kondroitin merupakan zat pembangun tulang rawan yang membantu mencegah kerusakan tulang rawan dari osteoarthritis.

Secara umum, banyak studi klinis yang telah menemukan suplemen vitamin ini pun efektif digunakan untuk mengatasi nyeri dan kekakuan sendi. Kondroitin sulfat juga diklaim dapat memperlambat perkembangan osteoarthritis apabila dikonsumsi dalam jangka panjang.

Guna mendapatkan hasil yang optimal, minumlah 400-800 mg suplemen chondroitin dua atau tiga kali sehari.

3. S-adenosyl-L-methionine (SAMe)

S-adenosyl-L-methionine (SAMe) adalah zat yang diproduksi oleh organ hati dari asam amino bernama metionin dari makanan. Fungsinya adalah untuk membantu memperbaiki tulang rawan yang rusak.

Itu kenapa zat ini kerap dimanfaatkan sebagai suplemen untuk meredakan nyeri sendi, terutama akibat osteoarthritis, serta menjaga kesehatan persendian secara umum.

Dosis yang dianjurkan adalah 200-400 mg untuk dikonsumsi tiga kali sehari.

4. Suplemen minyak ikan omega-3

Suplemen minyak ikan rata-rata tinggi kandungan asam lemak omega-3, khususnya jenis DHA dan eicosapentaenoic acid (EPA). Dirangkum dari berbagai penelitian, asam lemak omega-3 dalam bentuk DHA dan EPA dari suplemen minyak ikan dilaporkan membantu menjaga sistem imun serta mengurangi peradangan dalam tubuh.

DHA dan EPA akan diubah oleh tubuh menjadi resolvin, senyawa kimia yang memblokir pelepasan zat pemicu peradangan. Dengan demikian, suplemen minyak ikan dapat membantu mengurangi gejala nyeri sendi dan bengkak yang muncul akibat arthritis.

Suplemen ini juga diklaim dapat membantu meringankan nyeri serta kekakuan sendi bagi penderita rheumatoid arthritis.

Dosis suplemen minyak ikan untuk meredakan nyeri sendi dapat berbeda bagi setiap orang, tergantung pada usia, kesehatan, dan beberapa kondisi lainnya. Diskusikan dengan dokter Anda lebih dulu untuk mengetahui dosis yang cocok untuk Anda.

5. Vitamin D

Vitamin D penting untuk menjaga kesehatan tulang  dan persendian Anda. Beberapa studi menunjukkan bahwa kekurangan vitamin D meningkatkan risiko terjadinya nyeri sendi, termasuk nyeri akibat rematik (rheumatoid arthritis) yang sering terjadi pada lutut, kaki, dan pinggul.

Vitamin yang satu ini diklaim mempunyai efek antiradang yang dapat meredakan nyeri sendi, serta juga untuk membantu tubuh menyerap kalsium. Vitamin D membantu proses metabolisme kalsium dan fosfat untuk membentuk tulang, tulang rawan, dan persendian.

Jangan lupa konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum mulai rutin mengonsumsi suplemen vitamin D. Asupan vitamin D yang berlebihan dapat meningkatkankan risiko keracunan (hipervitaminosis).

6. Kalsium

Kalsium adalah mineral yang berhubungan langsung dengan kesehatan tulang dan sendi. Maka, tidak heran jika suplemen mengandung kalsium juga dibutuhkan untuk Anda yang mempunyai masalah nyeri sendi akibat arthritis. Suplemen kalsium diyakini efektif untuk mengurangi peradangan dan nyeri pada persendian, terutama nyeri sendi lutut.

Dosis suplemen kalsium yang dianjurkan untuk nyeri sendi akibat arthritis rata-rata adalah:

  • 1000 mg dikonsumsi satu kali sehari.
  • 1200 mg dikonsumsi satu kali sehari, jika usia sudah 50 tahun ke atas.

Konsultasikan lebih lanjut dengan dokter mengenai dosis dan jadwal minum yang tepat untuk Anda. Konsumsi yang lebih dari 2.500 mg sehari dapat membahayakan ginjal dan mengurangi penyerapan mineral lain seperti zat besi, zink, dan magnesium.

Asupan kalsium yang berlebihan juga terkait dengan kenaikan risiko terhadap gangguan jantung, termasuk serangan jantung, menurut banyak penelitian yang menghubungkan mereka dengan kejadian jantung, termasuk serangan jantung.

7. Methylsulfonylmethane

Suplemen yang mengandung methylsulfonylmethane (MSM) dikatakan berpotensi membantu mengatasi gejala radang dan nyeri sendi.

Suplemen ini mengandung belerang alami yang telah banyak digunakan daam bidang medis untuk meredakan nyeri sendi, mengurangi peradangan, menghambat kerusakan tulang rawan, serta meningkatkan imunitas.

Dosis yang dibutuhkan oleh orang dewasa umumnya berkisar sekitar 1500-6000 mg dalam satu hari.

8. Gamma linolenic acid

Gamma Linolenic Acid (GLA) merupakan jenis asam lemak omega-6 yang banyak ditemukan dalam minyak nabati tertentu. Sumber GLA tertinggi di antaranya adalah hemp seed oil, evening primrose oil, borage seed oil, dan juga blackcurrant oil.

Suplemen yang mengandung GLA akan diubah oleh tubuh menjadi zat yang melawan peradangan serta kerusakan sel penyebab nyeri sendi.

Bagaimana memilih vitamin nyeri sendi yang tepat?

Ada begitu banyak produk suplemen serta vitamin untuk nyeri sendi yang bisa Anda pilih. Namun, Anda perlu berhati-hati saat memilihnya. Hal yang perlu diperhatikan adalah:

  • Pastikan produk suplemen atau vitamin sudah diverifikasi oleh BPOM. Caranya cek di https://cekbpom.pom.go.id/
  • Cek masa kedaluwarsanya.
  • Mempunyai kandungan yang sesuai dengan kondisi kesehatan Anda.
  • Mengonsumsi sesuai dengan dosis dan aturan pakai yang dianjurkan.
  • Berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter Anda untuk mencegah terjadinya efek samping yang tidak diinginkan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Hemokromatosis

Hemokromatosis adalah penyakit keturunan yang menyebabkan tubuh menyerap zat besi terlalu banyak. Jika dibiarkan, kondisi ini bisa berakibat fatal.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Penyakit Kelainan Darah, Thalasemia 8 Oktober 2020 . Waktu baca 9 menit

Psoriasis Arthritis

Psoriasis arthritis adalah penyakit autoimun yang menyerang kulit dan persendian. Seperti apa ciri-ciri psoriasis arthritis, penyebab dan cara mengobatinya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Arthritis (Radang Sendi), Kesehatan Muskuloskeletal 6 Oktober 2020 . Waktu baca 10 menit

Penyakit Asam Urat (Gout)

Penyakit asam urat (gout) adalah peradangan sendi karena kadar asam urat yang terlalu tinggi. Cari tahu apa penyebab, gejala, pengobatan, dan pencegahannya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Arthritis (Radang Sendi), Kesehatan Muskuloskeletal 6 Oktober 2020 . Waktu baca 11 menit

Jangan Salah, Kenali Perbedaan antara Rematik dan Asam Urat

Rematik dan asam urat adalah dua penyakit beda, yang sama-sama bikin nyeri sendi. Apa saja perbedaan asam urat dan rematik?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Arthritis (Radang Sendi), Kesehatan Muskuloskeletal 6 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

nyeri sendi

Ketahui Gejala, Penyebab Nyeri Sendi Hingga Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 27 Oktober 2020 . Waktu baca 12 menit
telapak kaki sakit

Penyebab Telapak Kaki Terasa Sakit, Beserta Cara Mengobatinya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 27 Oktober 2020 . Waktu baca 12 menit
leher kaku

Leher Kaku atau Sakit Leher Mengganggu? Ini Penyebab dan Cara Ampuh Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 26 Oktober 2020 . Waktu baca 10 menit
fibromyalgia

Fibromyalgia

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 19 Oktober 2020 . Waktu baca 11 menit