Silent Stroke: Tak Ada Gejala, Namun Berbahaya

Oleh

Apakah Anda pernah mengalami stroke? Tahukah Anda bahwa Anda mungkin pernah stroke tanpa Anda sadari?

Stroke adalah kondisi di mana pasokan darah ke satu bagian otak berhenti tiba-tiba. Beberapa orang memiliki stroke tanpa pernah menyadarinya. Kondisi ini disebut silent stroke, dan terjadi baik jika stroke Anda tidak memiliki gejala yang bisa dikenali, maupun jika Anda memiliki gejala namun tidak ingat. Meski dikenal sebgaai “stroke diam-diam” dan tidak menunjukkan gejala, namun stroke ini tetap dapat menyebabkan kerusakan permanen di otak Anda.

Jika Anda sudah memiliki lebih dari satu silent stroke, Anda mungkin memiliki masalah dalam berpikir dan gangguan ingatan. Kondisi ini juga dapat menyebabkan stroke yang lebih parah.

Cara mendeteksi silent stroke

Jika Anda memiliki silent stroke, Anda mungkin tidak akan tahu itu, kecuali jika Anda kebetulan melakukan scan otak dan dokter menemukan gangguan tersebut secara tak sengaja. Anda mungkin memiliki masalah ingatan ringan atau sedikit kesulitan mengingat. Seorang dokter mungkin dapat melihat tanda-tanda silent stroke tanpa melakukan tes.

Perbedaan silent stroke dengan transient ischemic attack atau stroke ringan

Seperti kebanyakan stroke biasanya, silent stroke disebabkan oleh pembekuan darah di otak yang tidak larut.

Peringatan terjadinya stroke yang juga dikenal sebagai TIA atau transient ischemic attach disebabkan oleh pembekuan darah yang larut dengan sendirinya dalam 5 menit atau kurang. Tidak seperti silent stroke, kondisi TIA tidak merusak otak secara permanen.

Jika Anda mengalami TIA alias stroke ringan, Anda mungkin akan memiliki beberapa gejala stroke yang khas:

  • Satu sisi  wajah terkulai atau mati rasa
  • Kelemahan atau mati rasa di salah satu lengan atau kaki
  • Berbicara cadel dan/atau susah memahami pembicaraan
  • Kesulitan memahami pembicaraan
  • Kebingungan tiba-tiba
  • Tiba-tiba kehilangan keseimbangan atau koordinasi tubuh
  • Sakit kepala parah tiba-tiba

Jika Anda memiliki gejala-gejala tersebut, hubungi pusat bantuan gawat darurat, bahkan jika gejalanya hilang setelah beberapa menit. Sama halnya dengan stroke, TIA adalah keadaan darurat medis dan penting untuk memperlakukannya dengan cepat.

Silent stroke lebih umum daripada yang Anda bayangkan

Sebuah studi [ada orang paruh baya tanpa tanda-tanda stroke menemukan bahwa sekitar 10% dari mereka memiliki kerusakan otak. Tekanan darah tinggi dan detak jantung yang tidak teratur dapat meningkatkan risiko Anda.

Kerusakan yang terjadi memang bersifat permanen, tetapi terapi dapat membantu Anda menyembuhkan kembali fungsi yang mungkin telah lemah dengan menggunakan bagian-bagian lain dari otak Anda.

Mencegah stroke dengan kebiasaan baik

Kebiasaan sehat ini dapat membantu Anda menurunkan risiko baik penyakit stroke dan penyakit jantung:

  • Pantau dan kontrol tekanan darah Anda
  • Pantau dan kendalikan kolesterol Anda
  • Jaga gula darah Anda agar selalu terkontrol
  • Jika Anda merokok, berhentilah
  • Makan makanan yang sehat yang mencakup banyak buah-buahan segar, sayuran, dan biji-bijian
  • Kurangi makan lemak, garam, dan gula
  • Lakukan olahraga secara teratur
  • Jaga berat badan agar tetap sehat

BACA JUGA:

Share now :

Direview tanggal: Agustus 15, 2016 | Terakhir Diedit: November 15, 2019

Sumber
Yang juga perlu Anda baca