Mengenal Obat Kombinasi Antihipertensi

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: Hello Sehat Medical Review Team

Obat kombinasi antihipertensi memiliki fungsi yang mengendalikan tekanan darah. Satu pil atau dosis mengandung lebih dari satu golongan obat, yang diindikasikan untuk mengobati hipertensi. Kombinasi obat-obatan pada satu pil dapat mengendalikan hipertensi dengan lebih baik dengan meningkatkan penyesuaian.

Gunakan daftar di bawah sebagai acuan untuk informasi lebih lanjut:

  • ACE inhibitors dengan agen calcium channel blocking
  • ACE inhibitors dengan thiazides
  • Angiotensin II inhibitors dengan calcium channel blockers
  • Angiotensin II inhibitors dengan thiazides
  • Agen Antiadrenergic (pusat) dengan thiazides
  • Agen Antiadrenergic (peripheral) dengan thiazides
  • Beta blockers dengan thiazides
  • Kombinasi antihipertensi lainnya
  • Potassium sparing diuretics dengan thiazides

Peran obat kombinasi antihipertensi pada pengobatan penyakit kardiovaskular

Penyakit kardiovaskular adalah penyebab utama morbiditas dan kematian secara global, akibat tingginya faktor risiko kardiovaskular dan kegagalan untuk mengendalikannya. Hipertensi dianggap sebagai faktor risiko kardiovaskular yang paling penting, setidaknya 1 miliar orang dewasa di seluruh dunia mengalaminya, yang berhubungan dengan tekanan darah dan masalah kardiovaskular. Hipertensi diasosiasikan dengan sekitar 9.4 juta kematian setiap tahunnya, dengan setidaknya 45% kematian akibat penyakit jantung dan 51% akibat stroke.

Walaupun banyak agen antihipertensi yang efektif, hipertensi tetap sulit dikendalikan pada kebanyakan pasien. Kebanyakan petunjuk hipertensi medis  (sebagai contoh beberapa ahli merekomendasikan mengawali pengobatan antihipertensi dengan monoterapi atau kombinasi terapi) tergantung pada tingkat hipertensi dan risiko kardiovaskular pasien. Namun, hanya kurang dari ⅓ pasien yang dapat mengontrol tekanan darah hanya dengan satu obat, walau dengan  hipertensi grade 1 atau 2 (menurut 2013 ESH/ESC classification), dan ⅔ pasien membutuhkan setidaknya 2 obat.

Kombinasi terapi adalah usaha untuk menghalangi respon counter-regulatory yang diaktifkan dengan gangguan mekanisme tekanan darah saat sistem fisiologi dihalangi dengan terapi satu obat. Selain peningkatan kontrol tekanan darah pada fase awal pengobatan hipertensi, terapi kombinasi terbukti menginduksi pengurangan tekanan darah yang cepat dan normalisasi, dibanding dengan monoterapi. Hal ini penting untuk pasien dengan hipertensi serius (tekanan darah sistolik >160 mmHg dan/atau tekanan darah diastolik >100 mmHg) dan pasien dengan profil risiko kardiovaskular yang tinggi atau sangat tinggi. Setiap 20 mmHg peningkatan pada tekanan darah sistolik, sekitar 2 kali peningkatan risiko kardiovaskular event. Tujuan terapi antihipertensi adalah meningkatkan kontrol tekanan darah dan mengurangi kemungkinan masalah kardiovaskular.

Maka dari itu, terbukti bahwa terapi kombinasi lebih memberikan keuntungan dibanding monoterapi.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca