Membantu Anak Bertahan Hidup Dengan Dilatasi Kardiomiopati

Oleh

Diagnosis dilatasi kardiomiopati (DCM) mempengaruhi banyak aspek dalam kehidupan seorang anak. Bagian berikut menguraikan pendekatan umum untuk hidup berdampingan dengan penyakit ini. Penting untuk diingat bahwa rekomendasi spesifik dibuat oleh tim kepedulian anak.

Aktivitas fisik

Anak-anak dengan dilatasi kardiomiopati tidak diperbolehkan melakukan olahraga kompetitif karena kemungkinan pingsang mendadak atau meningkatkan risiko gagal jantung. Olahraga kompetitif merupakan kegiatan tim yang terorganisir yang membutuhkan pelatihan.

Seorang anak yang menderita dilatasi kardiomiopati dan tidak menunjukkan gejala gagal jantung diperbolehkan untuk melakukan kegiatan rekreasi atletik yang merupakan jenis olahraga yang tidak terlalu mengeluarkan banyak energi dalam situasi non-kompetitif. Dalam kasus yang lebih ringan, anak bahkan dapat mengikuti gym setelah mendapat pertimbangan dari anak, guru, dan orangtua untuk memastikan anak tidak akan mengalami kelelahan (sesak napas, nyeri dada, keringat berlebihan). Rekomendasi aktivitas tertentu harus dilakukan secara individual oleh seorang kardiolog.

Sekolah

Manfaat intelektual, psikologis, dan sosial saat menghadiri sekolah dapat membantu anak-anak yang menderita dilatasi kardiomiopati.

Sesuaikan jadwal pengobatan sehingga tidak mengganggu kegiatan sekolah anak, lakukan pembahasan mengenai aktivitas yang aman bagi anak dengan pengurus sekolah, serta memberikan les tambahan untuk mempertahankan kinerja akademik anak. Hal-hal tersebut penting untuk membantu anak tetap bersekolah dan mengikuti rekan-rekannya. Biasanya, komunikasi yang erat antara orang tua, tim perawatan medis, dan perawat sekolah dapat membantu anak tetap bersemangat pergi ke sekolah.

Teman-teman

Setiap upaya harus dilakukan untuk membuat anak pengidap dilatasi kardiomiopati bersosialisasi dengan teman-temannya. Anak juga sebisa mungkin ikut berpartisipasi dalam kegiatan rekreasi bila memungkinkan. Namun, anak harus terhindar dari kontak dengan orang-orang yang menderita penyakit akut disertai demam, meskipun kebanyakan anak masih bisa menoleransi penyakit saluran pernapasan atas (masuk angin) dengan baik.

Masalah psikologis

Menyesuaikan diri dengan penyakit kronis memang penuh tekanan, tidak hanya bagi anak-anak, tetapi seluruh keluarga juga. Reaksi anak terhadap dilatasi kardiomiopati biasanya tergantung pada tahap perkembangan anak. Diskusi tentang penyakit ini harus disesuaikan dengan kebutuhan anak. Spesialis anak dan psikiater anak adalah sumber penting untuk membantu anak mengatasi hal ini, dan pelayanan mereka dapat diperoleh melalui pusat pengobatan.

Keluarga

Dampak diagnosis dilatasi kardiomiopati dirasakan oleh seluruh keluarga dekat si anak. Penting bagi orang tua dan pengasuh lainnya untuk menyadari bahwa mereka tidak sendirian dalam merasakan beban tanggung jawab dalam merawat anak yang menderita penyakit kronis. Mengantisipasi dan/atau mencegah stres akibat suatu penyakit adalah bagian penting dalam merawat anak dan keluarga, dan para pengurus di pusat pengobatan medis dapat membantu mengidentifikasi masalah penyebab peningkatan stres.

Solusi praktis untuk masalah pemberian obat, melakukan pertemuan, serta memelihara kehidupan keluarga yang normal biasanya bisa diperoleh dengan berbicara kepada dokter perawat, pekerja sosial, psikiater, dan orang tua lain yang memiliki anak pengidap dilatasi kardiomiopati.

Pola makan

Semua anak-anak penderita DCM harus mengikuti pola makan yang sehat. Beberapa jenis dilatasi kardiomiopati berhubungan dengan ketidakmampuan mencerna jenis makanan tertentu, dan dalam kasus ini, orangtua harus berkonsultasi dengan spesialis metabolik untuk mendapatkan saran diet khusus. Anak-anak yang menderita dilatasi kardiomiopati dan gagal jantung, disarankan untuk mengonsumsi makanan rendah garam untuk mencegah retensi cairan dalam tubuh.

Beberapa anak yang menderita gagal jantung tidak dapat tumbuh dengan baik. Dalam kasus ini, dianjurkan untuk mengonsumsi diet yang menambah kadar kalori.

Anak-anak yang meminum obat-obatan akan mengalami kekurangan magnesium atau kalium, oleh karena itu disarankan untuk mengonsumsi makanan kaya akan zat-zat tersebut. Beberapa anak yang menderita gagal jantung akut, tubuh akan menahan cairan yang ada dan orangtua perlu membatasi jumlah cairan yang diminum anak untuk mencegah cairan terakumulasi di dalam paru-paru.

Silakan konsultasikan dengan dokter jika Anda memiliki pertanyaan atau masalah.

Yang juga perlu Anda baca