Efek Samping TAVR yang Harus Dipertimbangkan Sebelum Operasi

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: | Oleh

Tanggal tayang April 23, 2020
Bagikan sekarang

Transcatheter aortic valve replacement (TAVR) merupakan sebuah prosedur bedah untuk memperbaiki katup jantung yang rusak dengan menempelkan katup pengganti tanpa melepaskan katup yang lama. Prosedur ini dilakukan untuk mengatasi penyempitan katup aorta (pembuluh darah besar) jantung yang bisa saja menyebabkan kematian jika tidak ditangani. Meski termasuk bedah minimal invasif dengan sayatan kecil, bukan berarti prosedur TAVR tidak memiliki risiko dan efek samping.

Efek samping prosedur TAVR

Umumnya, prosedur TAVR dapat dilakukan dengan cara yang berbeda. Pertama, kateter akan dimasukkan melalui arteri femoralis, yaitu arteri besar yang berada di pangkal paha. Cara kedua adalah dengan membuat sayatan kecil di dada, lalu masuk melalui arteri besar atau melalui ujung bilik kiri jantung.

Pada kebanyakan pasien, prosedur TAVR tergolong aman dan bahkan lebih aman dari operasi pembedahan biasa. Selain itu, biasanya proses penyembuhan setelah menjalani prosedur ini juga lebih cepat. Sayangnya seperti prosedur yang lain, TAVR pun tidak terlepas dari efek samping yang bisa saja terjadi. Efek samping tersebut meliputi berbagai kondisi berikut ini.

Katup bocor dan infeksi

penyakit jantung rematik

Kateter TAVR biasanya dimasukkan melalui arteri besar pada pangkal paha. Hal ini bisa saja berisiko melukai arteri yang nantinya akan menyebabkan pendarahan atau penyumbatan yang akan memerlukan bedah perbaikan jika terjadi.

Kemungkinan lainnya, katup juga bisa mengalami kebocaran karena katup penggantinya tidak cukup besar atau karena adanya penumpukan kalsium.

Efek samping bernama prosthetic valve endocarditis juga dapat mengintai pasien yang menjalani TAVR. Infeksi mikroba atau organisme sangat kecil tersebut bisa muncul dalam hitungan hari, bulan, atau bahkan beberapa tahun setelah melakukan prosedur.

Prosthetic valve endocarditis berpotensi fatal dan bisa berujung pada gagal jantung dan komplikasi serius lainnya.

Kerusakan ginjal

efek samping tavr
Sumber: UCSF

Pada saat melakukan prosedur TAVR, pewarna khusus akan disuntikkan ke dalam aliran darah untuk membuat katup aorta dan pembuluh darah bisa muncul dan terlihat di bawah sinar X.

Pewarna inilah yang bisa saja menjadi racun dan dapat melukai ginjal Anda. Jika kerusakan ginjal yang dialami sudah sampai pada tahap yang serius, pasien mungkin harus menjalani perawatan dialisis.

Terganggunya kerja pacu jantung

menghilangkan plak di pembuluh darah jantung atau arteri

Pemasangan katup baru dengan prosedur TAVR terkadang dapat menimbulkan efek samping pada kerja jantung. Pada beberapa kasus, proses pemasangan katup mempengaruhi sistem konduksi listrik di dalam jantung.

Ketika hal ini terjadi, pasien harus menjalani operasi untuk memasang alat pacu jantung permanen.

Stroke

Akibat stroke dan dampak stroke

Baik saat proses atau beberapa hari setelahnya, sebagian kecil pasien yang menjalani prosedur TAVR dikabarkan mengalami stroke.

Hal tersebut dipercaya karena adanya kemungkinan penumpukan plak yang terbentuk di sekitar katup aorta. Penumpukan plak ini lalu terlepas terbawa aliran darah dan akhirnya menyangkut di arteri kecil pada otak. Efeknya, pasien pun mengalami stroke.

Kematian karena TAVR

penyebab kematian

Dalam beberapa kasus, orang-orang yang menjalani TAVR mengalami komplikasi serius yang mengancam jiwa. Memang, TAVR dianggap cukup efektif dan kemungkinan tidak selamat dari prosedur ini sangatlah rendah.

Namun, TAVR tetaplah prosedur kompleks yang masih bisa membahayakan nyawa jika tidak dilakukan dengan benar.

Beberapa kondisi seperti robeknya dinding atau akar aorta sebagai tempat menempelnya katup TAVR, perforasi atau terbentuknya lubang pada jantung, dan katup TAVR yang berpindah posisi setelah pemasangan tentu membutuhkan intervensi bdah darurat untuk menyelamatkan pasien.

Operasi darurat sendiri membawa risiko kematian yang lebih besar, walau selamat pun pasien masih dihadapkan dengan komplikasi lainnya yang lebih serius.

Bagi Anda yang memiliki masalah penyempitan katup pada jantung, ada baiknya Anda berkonsultasi terlebih dahulu pada dokter dan mendiskusikan keputusan yang akan diambil dengan keluarga. Pertimbangkan keadaan Anda dengan efek samping yang bisa saja terjadi dari prosedur TAVR.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber