6 Mitos Tentang Vaksin Flu yang Sebaiknya Anda Tinggalkan

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15/11/2019
Bagikan sekarang

Vaksin flu atau vaksin influenza merupakan vaksin yang berguna untuk melindungi tubuh dari serangan virus flu. Vaksin ini penting untuk diberikan secara rutin mengingat penyebaran virus flu yang sangat cepat. Namun, masih banyak mitos yang beredar di masyarakat tentang vaksin untuk flu ini. Akibatnya, banyak orang yang percaya kabar burung ini tanpa tahu kebenarannya.

Untuk itu, yuk, kita luruskan enam mitos seputar vaksin untuk flu yang sudah ketinggalan zaman dan tidak perlu dipercaya lagi. Ini dia mitos-mitos dan penjelasannya.

Mitos 1: Vaksin untuk flu malah bisa membuat Anda terserang flu

Faktanya, vaksin untuk flu yang disuntikkan pada Anda mengandung virus flu yang telah mati atau sudah tidak aktif lagi sehingga tidak mungkin Anda terserang flu setelah mendapatkan vaksin ini.

Namun, ada jenis vaksin flu lainnya yakni dalam bentuk semprotan hidung yang biasanya ditujukan untuk anak-anak. Vaksin flu ini memang mengandung virus flu tapi yang sudah dilemahkan, maka tidak berisiko untuk memberikan virus flu pada anak Anda.

Mitos 2: Vaksin flu bisa membuat Anda kebal dari virus flu seumur hidup

Pada dasarnya, tidak ada jaminan jika Anda telah mendapatkan vaksin flu maka tidak perlu lagi diperbaharui di kemudian hari. Pasanya, virus flu bisa terus mengalami perubahan setiap tahunnya. Vaksin untuk flu biasanya akan memberi perlindungan terhadap virus flu kurang lebih hanya selama satu tahun setelah Anda divaksin.

Maka dari itu, penting untuk mendapatkan vaksin flu ulang dalam jangka waktu satu tahun setelah vaksin terakhir.

Mitos 3: Vaksin flu bisa menimbulkan efek samping

Efek samping yang ditimbulkan dari vaksin jarang sekali terjadi. Bila toh ada, vaksin untuk flu tidak akan menimbulkan efek samping yang parah. Biasanya hanya akan menimbulkan demam ringan, serta kulit kemerahan, nyeri, dan muncul pembengkakan di daerah bekas suntikan. Namun tenang saja, kondisi ini biasanya akan membaik sendiri dalam beberapa hari.

Mitos 4: Vaksin flu bisa membahayakan ibu hamil dan bayinya

Faktanya, wanita hamil memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mengalami komplikasi jika terkena flu. Komplikasi serius yang bisa berkembang dari penyakit flu yakni bronkitis serta infeksi pada dada yang bisa menyebabkan pneumonia. Bahkan lebih parahnya, bisa menyebabkan bayi lahir prematur ataupun lahir dengan berat badan lahir rendah (BBLR).

Untuk itu, tidak ada alasan yang bisa menghalangi Anda untuk menolak mendapatkan vaksin flu saat hamil. Pasalnya, vaksin ini justru bermanfaat untuk memberikan perlindungan untuk Anda serta bayi di dalam kandungan Anda.

Mitos 5: Anak-anak belum perlu mendapatkan vaksin flu

Sebenarnya semua orang membutuhkan vaksin flu, termasuk bayi, balita, dan anak-anak yang berusia lebih dari 6 bulan. Pemberian vaksin ini juga meliputi pada anak-anak yang telah memiliki masalah pada sistem pernapasan sebelumnya.

Meski begitu, ada beberapa kondisi yang melarang pemberian vaksin flu. Seperti pada bayi di bawah 6 bulan, serta anak atau dewasa yang memiliki alergi parah dengan kandungan dalam vaksin, yakni gelatin, telur, atau kandungan lainnya.

Mitos 6: Vaksin flu tidak cukup efektif karena masih ada yang kena flu setelah diimunisasi

Meskipun vaksin berperan dalam mencegah masuknya virus ke dalam tubuh, beberapa orang kemungkinan masih bisa terinfeksi. Kondisi ini wajar dan mungkin terjadi karena virus flu sudah masuk terlebih dahulu ke dalam tubuh orang tersebut sebelum diberikan vaksin untuk flu.

Bahkan pada beberapa kasus, flu bisa menyerang anak-anak akibat dari virus flu ketika vaksin flu semprot masih bereaksi. Tak perlu khawatir, kasus ini masih termasuk ringan dan jarang terjadi. Justru vaksin flu akan memperingan gejala flu bila kemudian virus ini menyerang kesehatan Anda, daripada tidak mendapatkan vaksin sama sekali.

You are already subscribed to notifications.

Baca Juga:

Sumber

Influenza (Flu) Immunization: Myth and Facts. https://www.healthlinkbc.ca/healthlinkbc-files/flu-vaccine-myth-facts Diakses pada 24 April 2018.

Flu Vaccine Myth - Topic Overview. https://www.webmd.com/cold-and-flu/tc/flu-vaccine-myths-topic-overview Diakses pada 24 April 2018.

Flu Vaccine Myths. https://www.healthlinkbc.ca/health-topics/hw121895 Diakses pada 24 April 2018.

10 Myths About Flu and the Flu Vaccine. https://www.nhs.uk/Livewell/winterhealth/Pages/Flu-myths.aspx Diakses pada 24 April 2018.

The Flu Jab in Pregnancy. https://www.nhs.uk/conditions/pregnancy-and-baby/flu-jab-vaccine-pregnant/ Diakses pada 24 April 2018.

Yang juga perlu Anda baca

Mitos atau Fakta: Minum Alkohol Dapat Membunuh Coronavirus?

Baru-baru ini terdengar kabar bahwa minum alkohol dapat membunuh coronavirus di dalam tubuh. Benarkah demikian? Simak penjelasannya di sini.

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Coronavirus, COVID-19 23/05/2020

5 Penyebab Mulut Anda Terasa Pahit Saat Puasa

Penyebab mulut terasa pahit saat puasa biasanya tidak berbahaya. Bisa jadi, mulut terasa pahit karena Anda lalai melakukan hal yang satu ini! Apa ya?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hari Raya, Ramadan 19/05/2020

Rutin Minum Madu Saat Sahur Bisa Memberikan 5 Kebaikan Ini

Katanya, minum madu saat sahur bisa memberikan segudang manfaat baik bagi tubuh selama menjalani puasa. Tertarik ingin coba? Simak beragam khasiatnya.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Hari Raya, Ramadan 17/05/2020

3 Buah Selain Kurma yang Baik untuk Berbuka Puasa

Kurma bukan satu-satunya buah yang baik dimakan saat berbuka puasa. Lihat berbagai pilihan lainnya.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Monika Nanda
Hari Raya, Ramadan 14/05/2020

Direkomendasikan untuk Anda

4 Resep Membuat Bakwan di Rumah yang Enak Tapi Sehat

4 Resep Membuat Bakwan di Rumah yang Enak Tapi Sehat

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020
Berbagai Manfaat Daun Kale, Si Hijau yang Kaya Zat Gizi

Berbagai Manfaat Daun Kale, Si Hijau yang Kaya Zat Gizi

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020
Cara Diet Turun Berat Badan yang Aman Tanpa Bahayakan Kesehatan

Cara Diet Turun Berat Badan yang Aman Tanpa Bahayakan Kesehatan

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020
Apa Bedanya Stres dan Depresi? Kenali Gejalanya

Apa Bedanya Stres dan Depresi? Kenali Gejalanya

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 26/05/2020