Berbagai Pilihan Pengobatan Efektif untuk Kanker Ginjal

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 27/02/2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Kanker ginjal merupakan penyakit di mana sel-sel ginjal mengganas dan membentuk tumor. Jenis sel kanker pada penyakit ini lebih cepat tumbuh dan menyebar ke seluruh tubuh dibanding yang lainnya. Jika Anda sudah terdiagnosa kanker ginjal, Anda tentunya harus segera menjalani pengobatan. Berikut akan dijelaskan berbagai metode pengobatan yang bisa Anda lakukan.

Pengobatan untuk penyakit kanker ginjal

Untuk menangani kanker ginjal, dokter akan menyesuaikan metode pengobatan dengan tingkat keparahan penyakitnya. Selain itu, beberapa faktor seperti kesehatan tubuh Anda secara menyeluruh serta jenis kanker ginjal yang diderita juga menjadi pertimbangan.

1. Pengobatan untuk kanker ginjal lewat operasi

Operasi adalah metode pengobatan yang sering dipilih dalam menangani kanker ginjal. Biasanya, metode ini digunakan untuk pasien yang masih berada pada stadium awal. Pengobatan ini bertujuan untuk mengangkat tumor atau bagian ginjal yang sudah terserang sel kanker. Umumnya, terdapat dua jenis prosedur operasi:

  • Nefrektomi radikal, metode ini dilakukan untuk mengangkat seluruh ginjal, yang terkadang juga meliputi pengangkatan jaringan di sekitarnya seperti kelenjar adrenal, jaringan ikat, dan kelenjar getah bening. Operasi dilakukan dengan membuat sayatan tunggal di perut samping (nefrektomi terbuka) atau melalui cara laparoskopi dengan membuat sayatan kecil di perut.
  • Nefrektomi parsial, metode ini dilakukan untuk mengangkat tumor beserta jaringan yang mengelilinginya atau hanya menghilangkan bagian ginjal yang sudah rusak oleh kanker. Serupa dengan nefrektomi radikal, operasi dapat dilakukan dengan cara nefrektomi terbuka dan laparoskopi.

Pengobatan dengan operasi nefrektomi radikal dilakukan pada pasien yang kankernya sudah tumbuh lebih besar atau sudah menyebar ke luar ginjal. Sedangkan, nefrektomi parsial dilakukan jika kanker masih tergolong kecil. Nefrektomi parsial lebih banyak dipilih karena operasi ini masih mempertahankan fungsi ginjal dan memiliki risiko komplikasi yang lebih sedikit.

2. Pengobatan lewat embolisasi

Embolisasi merupakan salah satu pengobatan kanker ginjal non-bedah yang bertujuan untuk memblokir suplai darah ke tumor. Perlu diketahui, oksigen yang dibawa dalam darah dapat membantu tumor berkembang lebih besar. Oleh sebab itu, metode embolisasi diharapkan akan membuat tumor menyusut.

Dokter akan memasukkan tabung kecil bernama kateter ke pembuluh darah di area pangkal paha Anda, kemudian suatu zat akan disuntikkan ke dalamnya untuk menyumbat satu bagian pembuluh arteri.

Pengobatan ini mungkin akan disarankan pada pasien dengan kanker ginjal stadium lanjut yang keadaannya tidak memungkinkan untuk menjalani operasi.

3. Pengobatan lewat terapi ablasi

Pada pengobatan dengan terapi ablasi, sel kanker akan dihancurkan dengan cara dibekukan (cryotherapy) dan dipanaskan (radiofrequency ablation). Terapi ablasi biasanya dilakukan pada pasien dengan tumor yang masih kecil.

Cryotherapy dilakukan dengan memasukkan jarum berlubang khusus ke dalam tumor di ginjal menggunakan bantuan ultrasonografi. Kemudian, gas dingin akan diembuskan dari jarum tersebut untuk membekukan sel kanker.

Hampir serupa dengan cryotherapy, pada radiofrequency ablation alat probe juga dimasukkan ke dalam tumor ginjal. Bedanya, alat probe mengalirkan arus listrik yang nantinya akan membuat sel kanker memanas dan terbakar.

4. Pengobatan lewat terapi radiasi

Terapi radiasi menggunakan sinar energi berdaya tinggi seperti sinar-X untuk menghancurkan sel kanker. Pengobatan ini tidak dapat menyembuhkan kanker ginjal, tapi dapat mengendalikan dan memperlambat penyebaran sel kanker yang nantinya juga akan mengurangi frekuensi munculnya gejala.

Terapi radiasi biasanya dilakukan beberapa menit setiap hari selama beberapa minggu. Pengobatan ini disarankan pada pasien yang sel kankernya sudah menyebar ke bagian tubuh lain seperti tulang dan otak.

5. Pengobatan lewat terapi target

Terapi target adalah pengobatan kanker ginjal untuk memblokir kemungkinan sel berkembang biak dengan menggunakan obat-obatan. Jika kanker yang Anda derita sudah masuk stadium lanjut, dokter mungkin akan menyarankan konsumsi obat-obatan ini. Biasanya obat diminum sebanyak sekali atau dua kali sehari.

Beberapa obat-obatan ini di antaranya adalah:

  • cabozantinib
  • axitinib
  • everolimus
  • pazopanib
  • sorafenib
  • sunitinib
  • bevacizumab
  • tivozanib

Terkadang beberapa obat seperti sunitinib juga digunakan untuk mencegah risiko sel kanker yang tumbuh lagi setelah operasi. Pengobatan ini bisa berlangsung sampai satu tahun atau lebih tergantung anjuran dokter.

Perlu Anda ketahui, berbagai obat ini tentunya juga memiliki efek samping. Beberapa dampak yang bisa ditimbulkan dari konsumsi obat tersebut adalah masalah pencernaan, kehilangan nafsu makan, dan rasa kelelahan. Pastikan untuk berkonsultasi kepada dokter untuk mendapatkan pengobatan kanker ginjal yang tepat.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mengapa Pasien Ginjal Perlu Diberikan Vaksin Tertentu? Ini Penjelasannya

Mengobati pasien ginjal tidak bisa sembarangan. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan seperti vaksin. Ini penjelasan vaksin untuk pasien ginjal.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Penyakit Ginjal dan Saluran Kemih, Health Centers 01/05/2020 . Waktu baca 4 menit

Kanker Usus Besar

Kanker usus besar adalah penyakit yang menyerang sistem pencernaan. Yuk, pelajari lebih dalam mengenai gejala, penyebab, dan cara mengatasiny berikut ini.

Ditulis oleh: Aprinda Puji
Penyakit A-Z, Kesehatan A-Z 13/04/2020 . Waktu baca 7 menit

Begini Cara Mengatur Perawatan Kanker Selama Wabah COVID-19

Pasien kanker adalah salah satu kelompok orang yang cukup berisiko terinfeksi Coronavirus. Lantas, bagaimana perawatan kanker selama wabah COVID-19?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Coronavirus, COVID-19 26/03/2020 . Waktu baca 6 menit

6 Pilihan Makanan Sehat untuk Pasien Penyakit Ginjal

Berbagai bahan makanan ini aman dan tentunya sehat dikonsumsi untuk pasien penyakit ginjal. Yuk, ketahui selengkapnya di sini!

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Penyakit Ginjal dan Saluran Kemih, Health Centers 14/02/2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kanker-muncul-kembali

4 Penyebab Kanker Kembali Lagi Setelah Sembuh

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 21/06/2020 . Waktu baca 6 menit
kista saat hamil di usia tua

Apa yang Akan Terjadi Jika Muncul Kista Saat Hamil?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 19/06/2020 . Waktu baca 5 menit
arti kedutan

Otot Sering Kedutan, Bahaya atau Tidak?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 15/06/2020 . Waktu baca 5 menit
fungsi air untuk ginjal

Fungsi Penting Air Putih untuk Menjaga Kesehatan Ginjal

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 02/06/2020 . Waktu baca 3 menit