Menguak Manfaat Minyak Ikan untuk Mengurangi Nyeri Sendi

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Nyeri sendi adalah salah satu keluhan yang sering dialami oleh kebanyakan orang dewasa. Banyak kondisi berbeda yang dapat menyebabkan nyeri sendi, termasuk asam urat, keseleo, dan cedera. Namun, nyeri sendi seringnya disebabkan oleh arthritis, suatu kondisi yang disebabkan oleh peradangan sendi. Sebagian besar kasus nyeri sendi ringan bisa ditangani sendiri di rumah. Rutin minum minyak ikan dipercaya dapat meredakan nyeri sendi. Apa kata dunia medis soal manfaat minyak ikan sebagai obat nyeri sendi?

Apa yang terkandung dalam minyak ikan?

Minyak ikan dihasilkan dari berbagai jenis ikan seperti tuna, makarel, salmon, dan sarden. Minyak ikan dipercaya memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan karena tinggi kandungan asam lemak omega-3. Asam lemak omega 3 merupakan asam lemak esensial yang tidak dapat diproduksi sendiri oleh tubuh. Oleh karena itu, Anda bisa mendapatkan asupan omega-3 dari memakan ikan atau minum suplemen minyak ikan.

Dalam minyak ikan terdapat dua asam lemak tak jenuh ganda, yaitu asam dokosaheksanoat (DHA) dan ekosapentanoat (EPA). Suplemen minyak ikan juga biasanya mengandung sedikit kandungan vitamin E untuk mencegah kerusakan produk. Beberapa produk minyak ikan juga dikombinasikan dengan kalsium, zat besi, atau vitamin A, B1, B2, B3, C, atau D dan dikemas sebagai suplemen multivitamin. Satu suplemen minyak ikan bisanya mengandung dosis 500-1000mg EPA dan DHA.

Menguak manfaat minyak ikan sebagai obat nyeri sendi

Peradangan dimulai ketika sel tubuh mengalami kerusakan dan terjadi pelepasan zat kimia tubuh sebagai sinyal bagi sistem imun untuk melawan balik. Peradangan yang menetap dan terjadi dalam waktu lama dapat merusak tubuh. Inilah awal mula terjadinya nyeri sendi kronis.

Dirangkum dari berbagai penelitian, asam lemak omega-3 dalam bentuk DHA dan EPA dari suplemen minyak ikan dilaporkan mengurangi peradangan dalam tubuh. DHA dan EPA akan diubah oleh tubuh menjadi resolvin, senyawa kimia antiperadangan yang memblokir aktivitas peradangan. Dengan demikian, manfaat minyak ikan sebagai obat nyeri sendi dapat membantu mengurangi gejala nyeri dan bengkak yang muncul akibat arthritis.

Menurut The Association of UK Dietitians, mengonsumsi 2 porsi (1 porsi = 140 gram) ikan kaya omega-3 dalam seminggu baik untuk penderita nyeri sendi. Omega-3 juga terdapat pada sumber lain selain ikan, yakni dari minyak sayuran, sayuran berdaun hijau gelap, serta biji-bijian dan kacang-kacangan.

Minyak ikan dapat menurunkan risiko penyakit jantung pada penderita arthritis

Selain sebagai obat nyeri sendi, manfaat minyak ikan juga dapat menurunkan risiko penyakit jantung dan kematian mendadak akibat penyakit tersebut pada orang-orang yang mengalami arthritis. Diketahui bahwa risiko penyakit kardiovaskular dua kali lebih tinggi pada penderita arthritis ketimbang orang-orang yang tidak pernah nyeri sendi.

Asam lemak DHA dan EPA yang ditemukan dalam minyak ikan diketahui sangat baik untuk kesehatan jantung. Asam lemak omega-3 dapat mencegah aritmia (denyut jantung tidak teratur), mengurangi risiko penggumpalan darah, menurunkan kadar trigliserida dan tekanan darah tinggi, hingga meningkatkan kolesterol HDL.

Terlalu banyak minyak ikan juga tidak baik

Minyak ikan hanya boleh diminum dalam dosis tinggi jika penggunaannya di bawah pengawasan dokter. Konsumsi terlalu banyak minyak ikan membuat darah tidak membeku sehingga meningkatkan kemungkinan pendarahan. Minyak ikan dapat menyebabkan efek lainnya seperti bersendawa, bau mulut, mulas, mual, ruam, dan mimisan.

Dosis tinggi suplemen minyak ikan juga bisa menekan aktivitas imun tubuh untuk melawan infeksi. Selain itu, mengonsumsi terlalu banyak minyak ikan dapat meningkatkan risiko stroke.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca