Semua yang Perlu Anda Ketahui Tentang Nyeri Otot

Oleh

Nyeri otot adalah jenis rasa sakit yang yang sangat umum dan pernah dialami semua orang selama hidup mereka. Apakah Anda tahu bahwa Anda memiliki 650 otot dalam tubuh Anda yang mengontrol gerakan, mempertahankan postur dan mengatur sirkulasi darah dan energi serta nutrisi ke seluruh tubuh. Nyeri otot dapat bervariasi dari ringan sampai berat dan dapat sembuh dengan sendirinya dalam jangka waktu singkat atau selama berbulan-bulan. Karena otot-otot Anda ada pada setiap bagian tubuh, nyeri otot dapat berkembang hampir di mana saja.

Untuk memahami nyeri otot yang Anda alami, Anda sebaiknya mengetahui penyebab nyeri otot tersebut. Otot terdiri dari jaringan ikat yang mencakup ligamen, tendon dan tendon tebal (fascia). Ada tiga jenis otot:

  • Otot skeletal: Otot-otot ini adalah otot sukarela (kontrol) yang mengontrol gerak harian Anda. Mereka biasanya melekat pada dua tulang di sendi untuk membuat gerakan lebih halus dan mudah.
  • Otot polos: Juga dikenal sebagai otot visceral, otot yang ditemukan di dalam organ Anda seperti perut dan usus. Otot-otot ini berkontraksi untuk memindahkan zat melalui organ. Tidak seperti otot rangka, otot ini tidak mengikat.
  • Otot jantung: ini adalah otot yang hanya ditemukan di jantung Anda. Bertanggung jawab untuk memompa darah ke seluruh tubuh untuk memberikan nutrisi yang kaya energi ke organ-organ Anda. Anda dapat merasakan kontraksi otot jantung Anda setiap Anda merasakan detak jantung Anda.

Nyeri otot yang paling umum biasanya terjadi pada otot rangka Anda.

Apa penyebab dari nyeri otot?

Nyeri otot terjadi ketika ada stres, ketegangan, atau peregangan dalam otot-otot Anda. Hal ini dapat disebabkan dari penggunaan berlebihan atau cedera dari aktivitas fisik. Aktivitas fisik tersebut dapat terjadi ketika Anda pergi ke gym, berolahraga, atau bahkan ketika Anda melakukan pekerjaan rumah tangga. Cedera peregangan ringan dan berulang dapat menyebabkan nyeri otot, tapi mungkin hanya bersifat sementara.

Beberapa nyeri otot yang disebabkan oleh infeksi, penyakit atau efek samping dari obat-obatan, seperti:

  • Obat-obatan tertentu, termasuk inhibitor ACE (seperti lisinopril, enalapril atau captopril) untuk menurunkan tekanan darah, kokain, dan obat-obatan statin (seperti atorvastatin atau simvastatin) untuk menurunkan kolesterol
  • Dermatomiositis, penyakit inflamasi yang mempengaruhi kulit dan jaringan otot
  • Ketidakseimbangan elektrolit, seperti terlalu sedikit kalium atau kalsium
  • Fibromyalgia, gangguan musculoskeletal yang menyebabkan nyeri menyebar luas
  • Infeksi termasuk flu, penyakit Lyme, malaria, abses otot, polio, rocky mountain spotted fever, trichinosis (cacing gelang)
  • Lupus, penyakit autoimun yang menyebabkan peradangan pada kulit dan persendian
  • Polymyalgia rheumatica, gangguan inflamasi yang menyebabkan nyeri otot dan kekakuan
  • Polymyositis, penyakit yang menyebabkan peradangan pada otot
  • Rhabdomyolysis, adalah rusaknya jaringan otot.

Penting untuk memberitahu dokter Anda kapan Anda mengalami nyeri otot yang tidak dapat hilang dengan sendirinya. Nyeri otot dapat menjadi tanda untuk masalah lainnya.

Apa saja diagnosis dan tes untuk nyeri otot?

Ketika rasa sakit menjadi lebih serius, yang terbaik adalah untuk memeriksakan diri ke dokter Anda agar mengidentifikasi penyebabnya. Dokter akan meminta Anda untuk menjelaskan rasa sakit. Berdasarkan deskripsi Anda, dokter dapat merekomendasikan perawatan yang terbaik untuk Anda. Beberapa pertanyaan yang akan ditanyakan oleh dokter Anda yaitu:

  • Dimana sumber rasa sakit itu?
  • Apakah nyeri terasa menusuk atau tidak?
  • Apakah Anda mengalami rasa sakit yang terus-menerus sepanjang hari, pada malam hari atau siang hari?
  • Bagaimana tingkat nyeri yang Anda alami (ringan, sedang atau berat)?
  • Apakah baru-baru ini Anda terluka atau cedera?
  • Apakah Anda berolahraga?
  • Apakah Anda aktif secara fisik?

Bagaimana mengobati nyeri otot?

Nyeri otot ringan sampai sedang yang terjadi selama melakukan aktivitas dapat diobati di rumah. Nyeri otot yang menunjukkan ketegangan sering merespon dengan baik untuk perawatan rumahan. Untuk jenis sakit ini, dianjurkan untuk:

  • Beristirahat. Beristirahatlah dari aktivitas normal Anda.
  • Kompres dengan es. Tempatkan kompres es atau sekantung kacang polong beku pada bagian yang sakit selama 20 menit beberapa kali sehari.
  • Tekanan. Gunakan perban kompresi untuk mengurangi pembengkakan.
  • Tinggikan. Tinggikan kaki Anda untuk membantu mengurangi pembengkakan.

Namun, nyeri otot yang parah mungkin memerlukan perawatan medis segera. Jika Anda memiliki salah satu dari gejala berikut, Anda sebaiknya memeriksakan diri ke dokter:

  • Ketika rasa sakit tidak sembuh setelah beberapa hari perawatan di rumah
  • Nyeri otot yang dibarengi dengan ruam
  • Nyeri otot yang terjadi bersamaan dengan gigitan kutu
  • Nyeri otot yang terjadi tepat setelah memulai pengobatan baru
  • Sulit bernapas atau pusing
  • Kelemahan otot yang ekstrim
  • Demam tinggi dan leher kaku.

Jika Anda mengalami nyeri otot bersama dengan salah satu gejala berikut, Anda harus mencari bantuan medis darurat:

  • Terjadi retensi cairan yang tiba-tiba dan/atau pengurangan jumlah urin.
  • Kesulitan menelan.
  • Muntah dan/atau demam.
  • Kesulitan bernapas.
  • Kaku pada bagian leher Anda.
  • Lemah otot.
  • Ketidakmampuan untuk menggerakkan anggota tubuh yang nyeri.

Tips mengendalikan nyeri otot

Jika Anda berolahraga atau melakukan pekerjaan berat, ada cara untuk mencegah dan mengontrol nyeri otot. Berikut adalah beberapa tips yang dapat Anda coba:

  • Selalu lakukan peregangan ringan sebelum dan setelah berolahraga.
  • Jangan melewatkan kegiatan pemanasan dan pendinginan saat berolahraga.
  • Minum banyak air mineral sebelum, selama, dan setelah berolahraga.
  • Jika Anda bekerja di posisi yang sama sepanjang hari (seperti duduk di depan komputer), lakukan peregangan setidaknya setiap jam.
  • Olahraga teratur dapat membantu memulihkan fungsi otot setelah sembuh dari sakit. Anda dapat memulai dengan kegiatan yang mudah seperti berjalan kaki, bersepeda, dan berenang.
  • Seorang ahli terapi fisik dapat mengajarkan Anda peregangan, toning, dan latihan aerobik untuk membantu Anda merasa lebih baik dan tetap bebas dari rasa sakit.
  • Mulailah olahraga secara perlahan dan tingkatkan intensitasnya secara bertahap.
  • Hindari aktivitas aerobik dan mengangkat beban berat bila terluka atau saat sakit.
  • Pastikan untuk mendapatkan waktu tidur yang cukup dan coba untuk mengurangi stres. Yoga dan meditasi adalah cara yang baik untuk membantu Anda tidur dan bersantai.

Nyeri otot umumnya tidak serius dan dapat dengan mudah dicegah dan dikontrol. Pastikan untuk mengambil tindakan perlindungan ketika Anda aktif secara fisik.

Sumber
Yang juga perlu Anda baca