Daftar Nutrisi untuk Penderita HIV

Oleh

Nutrisi yang baik sangatlah penting untuk kesehatan setiap orang, terutama untuk orang yang memiliki HIV karena hal tersebut memainkan peran yang penting dalam kesehatan kekebalan tubuh dan kemampuan untuk melawan infeksi. Kebiasaan makan yang sehat juga membantu Anda mempertahankan berat badan yang sehat, dan dapat mengurangi resiko penyakit jantung, diabetes, kanker dan osteoporosis.

Apakah hubungan antara antara nutrisi dan HIV?

Nutrisi yang baik dalam diet sehat dapat memberikan beberapa manfaat. Hal tersebut dapat membantu meningkatkan keseluruhan kualitas hidup dengan memberikan nutrisi yang tubuh perlukan. Selain itu, nutrisi yang baik membantu mengendalikan gejala komplikasi HIV dan membantu mengendalikan efek samping proses obat.

Apa saja nutrisi yang harus dikonsumsi oleh penderita HIV?

Diet yang baik akan terdiri dari keseimbangan jenis makanan berikut:

Makanan bertepung

Anda harus makan lebih banyak roti, singkong, sereal, pisang hijau, makanan dari jagung, kentang, pasta, nasi, dan ubi. Makanan bertepung harus menjadi dasar dari diet Anda—sekitar sepertiga dari konsumsi makanan Anda setiap hari. Makanan bertepung menyediakan karbohidrat untuk energi, dan juga mineral, vitamin, dan serat. Versi gandum dari nasi, pasta dan roti mengandung lebih banyak serat dan sering kali juga lebih banyak vitamin dan mineral.

Buah-buahan dan sayuran

Buah-buahan dan sayuran menyediakan vitamin, mineral, dan serat. Cobalah untuk makan lima porsi atau lebih dari buah-buahan atau sayuran setiap hari. Buah-buahan dan sayuran dapat membantu melindungi dari kanker dan penyakit jantung tertentu. Buah-buahan dan sayuran rendah akan lemak, sehingga meningkatkan proporsi diet yang terdiri dari jenis makanan tersebut sangatlah membantu jika Anda mencoba untuk menurunkan berat badan.

Lemak

Lemak ditemukan dalam minyak goreng, mentega dan margarine, daging dan makanan berbasis protein lainnya yang menyediakan energi, asam lemak esensial dan vitamin yang larut dalam lemak (A, D, E, K). Cobalah untuk makan lemak tak jenuh, seperti yang ditemukan dalam minyak ikan, kacang-kacangan dan biji-bjian, alpukat, minyak zaitun dan minyak sayur. Lemak jenuh, ditemukan dalam daging, keju, mentega dan makanan olahan lainnya, dapat meningkatkan kolesterol, sehingga makanan ini harus dimakan hanya dalam jumlah kecil.

Produk susu

Produk susu meliputi susu, keju dan yogurt, yang menyediakan vitamin, mineral dan terutama kalsium. Beberapa produk susu tinggi dalam lemak jenuh, sehingga harus dimakan hanya dalam jumlah kecil, atau Anda dapat makan versi rendah lemak dari susu, keju dan yogurt. Jika Anda tidak dapat menoleransi susu, maka kedelai yang diperkaya, susu beras atau gandum, sayuran berdaun hijau gelap, buah ara kering, apricot, dan kacang-kacangan merupakan sumber yang baik akan kalsium.

Makanan tinggi lemak dan asin

Tidak hanya sesuatu yang mengandung lemak tinggi, tetapi juga gula harus menjadi bagian yang kecil saja dalam diet Anda. Terlalu banyak lemak dan gula dapat berakibat pada berat badan yang tidak sehat. Makanan banyak garam dan asin dapat menyebabkan tekanan darah tinggi jika dikonsumsi dalam jumlah besar, dan hal ini dapat meningkatkan kemungkinan terkena stroke atau penyakit jantung. Orang dewasa dan anak-anak lebih dari usia 11 tidak boleh makan lebih dari 6g garam setiap harinya, dan lebih sedikit untuk anak-anak yang lebih muda.

Mempertahankan diet sehat membantu Anda mengatasi HIV dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh Anda. Jangan lupa untuk mengombinasikan diet Anda dengan program olahraga untuk membuatnya bekerja seefektif mungkin.

Share now :

Direview tanggal: November 30, 2016 | Terakhir Diedit: November 15, 2019

Sumber
Yang juga perlu Anda baca