Daftar Nutrisi untuk Penderita HIV

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 25 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Nutrisi yang baik sangatlah penting untuk kesehatan setiap orang, terutama untuk orang yang memiliki HIV karena hal tersebut memainkan peran yang penting dalam kesehatan kekebalan tubuh dan kemampuan untuk melawan infeksi. Kebiasaan makan yang sehat juga membantu Anda mempertahankan berat badan yang sehat, dan dapat mengurangi resiko penyakit jantung, diabetes, kanker dan osteoporosis.

Apakah hubungan antara antara nutrisi dan HIV?

Nutrisi yang baik dalam diet sehat dapat memberikan beberapa manfaat. Hal tersebut dapat membantu meningkatkan keseluruhan kualitas hidup dengan memberikan nutrisi yang tubuh perlukan. Selain itu, nutrisi yang baik membantu mengendalikan gejala komplikasi HIV dan membantu mengendalikan efek samping proses obat.

Apa saja nutrisi yang harus dikonsumsi oleh penderita HIV?

Diet yang baik akan terdiri dari keseimbangan jenis makanan berikut:

Makanan bertepung

Anda harus makan lebih banyak roti, singkong, sereal, pisang hijau, makanan dari jagung, kentang, pasta, nasi, dan ubi. Makanan bertepung harus menjadi dasar dari diet Anda—sekitar sepertiga dari konsumsi makanan Anda setiap hari. Makanan bertepung menyediakan karbohidrat untuk energi, dan juga mineral, vitamin, dan serat. Versi gandum dari nasi, pasta dan roti mengandung lebih banyak serat dan sering kali juga lebih banyak vitamin dan mineral.

Buah-buahan dan sayuran

Buah-buahan dan sayuran menyediakan vitamin, mineral, dan serat. Cobalah untuk makan lima porsi atau lebih dari buah-buahan atau sayuran setiap hari. Buah-buahan dan sayuran dapat membantu melindungi dari kanker dan penyakit jantung tertentu. Buah-buahan dan sayuran rendah akan lemak, sehingga meningkatkan proporsi diet yang terdiri dari jenis makanan tersebut sangatlah membantu jika Anda mencoba untuk menurunkan berat badan.

Lemak

Lemak ditemukan dalam minyak goreng, mentega dan margarine, daging dan makanan berbasis protein lainnya yang menyediakan energi, asam lemak esensial dan vitamin yang larut dalam lemak (A, D, E, K). Cobalah untuk makan lemak tak jenuh, seperti yang ditemukan dalam minyak ikan, kacang-kacangan dan biji-bjian, alpukat, minyak zaitun dan minyak sayur. Lemak jenuh, ditemukan dalam daging, keju, mentega dan makanan olahan lainnya, dapat meningkatkan kolesterol, sehingga makanan ini harus dimakan hanya dalam jumlah kecil.

Produk susu

Produk susu meliputi susu, keju dan yogurt, yang menyediakan vitamin, mineral dan terutama kalsium. Beberapa produk susu tinggi dalam lemak jenuh, sehingga harus dimakan hanya dalam jumlah kecil, atau Anda dapat makan versi rendah lemak dari susu, keju dan yogurt. Jika Anda tidak dapat menoleransi susu, maka kedelai yang diperkaya, susu beras atau gandum, sayuran berdaun hijau gelap, buah ara kering, apricot, dan kacang-kacangan merupakan sumber yang baik akan kalsium.

Makanan tinggi lemak dan asin

Tidak hanya sesuatu yang mengandung lemak tinggi, tetapi juga gula harus menjadi bagian yang kecil saja dalam diet Anda. Terlalu banyak lemak dan gula dapat berakibat pada berat badan yang tidak sehat. Makanan banyak garam dan asin dapat menyebabkan tekanan darah tinggi jika dikonsumsi dalam jumlah besar, dan hal ini dapat meningkatkan kemungkinan terkena stroke atau penyakit jantung. Orang dewasa dan anak-anak lebih dari usia 11 tidak boleh makan lebih dari 6g garam setiap harinya, dan lebih sedikit untuk anak-anak yang lebih muda.

Mempertahankan diet sehat membantu Anda mengatasi HIV dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh Anda. Jangan lupa untuk mengombinasikan diet Anda dengan program olahraga untuk membuatnya bekerja seefektif mungkin.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    Daftar Makanan untuk Atasi Kekurangan Sel Darah Putih

    Leukosit yang rendah bisa membuat Anda rentan kena infeksi. Makanan penambah sel darah putih bisa menjadi salah satu cara untuk meningkatkan leukosit Anda.

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Fajarina Nurin
    Penyakit Kelainan Darah, Kelainan Sel Darah Putih 8 November 2020 . Waktu baca 7 menit

    Cara Menghilangkan Bekas Jerawat, dari Perawatan Dokter Hingga Kebiasaan Sehat

    Ada banyak cara mengatasi jerawat dan bekasnya. Simak ulasan lengkap cara menghilangkan bekas jerawat secara alami maupun dari dokter di sini.

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Nabila Azmi
    Jerawat, Kesehatan Kulit 4 November 2020 . Waktu baca 10 menit

    Jenis-jenis Pengobatan untuk Skoliosis untuk Anak dan Dewasa

    Cara menyembuhkan skoliosis sangat beragam, tergantung kondisi penderitanya. Berikut informasi lengkap pengobatan skoliosis di Hello Sehat.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Kesehatan Muskuloskeletal, Kelainan Tulang Belakang 3 November 2020 . Waktu baca 7 menit

    Bagaimana Cara Menghilangkan Jerawat yang Ampuh, Cepat, dan Aman?

    Suka risih karena jerawat terus datang lagi dan lagi? Mungkin ini saatnya Anda mencoba cara menghilangkan jerawat yang lebih ampuh. Simak di sini ya!

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Nabila Azmi
    Jerawat, Kesehatan Kulit 2 November 2020 . Waktu baca 13 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    menu brunch adalah, resep brunch

    5 Resep Brunch Lezat, Buat Anda yang Suka Sarapan Siang-Siang

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
    Dipublikasikan tanggal: 1 Desember 2020 . Waktu baca 7 menit
    Pendidikan seks cegah HIV/AIDS

    Pentingnya Edukasi Seksual dan Potensi HIV/AIDS pada Remaja

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
    Dipublikasikan tanggal: 1 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit
    gejala penyebab penyakit jantung, jantung koroner, gejala penyakit jantung pada wanita, gejala awal penyakit jantung, obat jantung

    Mengulik Gejala dan Penyebab Terjadinya Penyakit Jantung

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Dipublikasikan tanggal: 22 November 2020 . Waktu baca 12 menit
    Moluskum Kontagiosum atau molluscum contagiosum

    Moluskum Kontagiosum (Molluscum Contagiosum)

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Fajarina Nurin
    Dipublikasikan tanggal: 9 November 2020 . Waktu baca 6 menit