Panduan dalam Meminum Obat Hipertensi

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 08/05/2020
Bagikan sekarang

Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah gangguan kesehatan yang tidak bisa disembuhkan. Bila Anda memiliki kondisi ini, Anda hanya bisa mengendalikan atau mengontrol tekanan darah Anda agar terhindar dari risiko komplikasi, seperti penyakit jantung, stroke, hingga gagal jantung. Salah satu pengendaliannya adalah dengan minum obat hipertensi. Lantas, kapan obat hipertensi harus diminum dan apakah perlu diminum seumur hidup?

Kapan sebaiknya obat hipertensi diminum?

Tekanan darah cenderung bervariasi sepanjang hari. Umumnya, tekanan darah menjadi lebih tinggi pada pagi hari, terutama ketika Anda bangun tidur. Sementara pada malam hari dan ketika tidur, tekanan darah menjadi lebih rendah. 

Meski demikian, tidak semua orang yang menderita hipertensi memiliki kondisi yang sama. Ada saja beberapa penderita hipertensi yang memiliki tekanan darah tinggi meski sudah memasuki malam hari dan umumnya ini terjadi pada orang lanjut usia atau lansia.

Oleh karena itu, obat hipertensi yang diberikan kepada satu orang mungkin berbeda dengan orang lainnya, tergantung dengan kondisi masing-masing. Dokter akan memberikan obat hipertensi yang tepat sesuai dengan kondisi Anda. Bila obat hipertensi ini diminum sesuai ketentuan, tekanan darah Anda dapat terkontrol dengan baik dan terhindar dari komplikasi yang tentu menyakitkan seumur hidup Anda.

Meski berbeda pada tiap kondisi, dilansir dari Verywell Health, sebagian besar obat hipertensi hanya diminum satu kali sehari dan akan bekerja selama 4-15 jam setelah diminum. Oleh karena itu, dokter biasanya menentukan waktu minum obat sesuai dengan puncak tekanan darah tinggi Anda. Dengan demikian, ketika tekanan darah tinggi Anda sedang pada titik tertinggi, obat yang Anda konsumsi sudah bisa mengontrolnya dengan baik.  

Jenis obat hipertensi sangat beragam. Beda obat hipertensi, beda pula waktu untuk meminumnya. Lalu, kapan obat hipertensi perlu diminum? Berikut waktu minum obat hipertensi sekaligus jenis-jenis obat hipertensinya:

Obat yang diminum pada pagi hari

Obat hipertensi yang baik diminum pada pagi hari, yaitu diuretik. Diuretik adalah salah satu jenis obat hipertensi yang paling sering diresepkan dokter.

Obat hipertensi jenis ini bekerja dengan cara membantu ginjal membuang air berlebih di dalam tubuh. Jadi, Anda akan lebih sering buang air kecil bila mengonsumsi obat diuretik. Bila dikonsumsi pada malam hari, Anda akan sering terbangun untuk pergi ke kamar mandi.

Tanyakan pada dokter Anda mengenai dosis dan berapa lama Anda perlu mengonsumsi obat ini. Dokter akan memberi tahu berapa banyak obat hipertensi ini diminum dalam sehari dan apakah perlu dikonsumsi seumur hidup.

Obat yang diminum pada malam hari

Selain pagi hari, ada juga beberapa obat hipertensi yang baik diminum pada malam hari atau sebelum tidur. Obat-obat ini dapat menyebabkan kantuk sehingga baik diminum sebelum tidur. Beberapa obat ini, yaitu:

  • Angiotensin-converting enzyme (ACE) inhibitor
  • Angiotensin II receptor blocker (ARB)
  • Beta blockers
  • Calcium channel blocker (CCB)

Seseorang yang tekanan darahnya cenderung naik pada malam hari, seperti lansia, lebih baik mengonsumsi obat hipertensi pada malam hari. Hal ini telah dibuktikan melalui sebuah penelitian pada 2013 yang menunjukkan bahwa tekanan darah orang dengan kondisi ini akan terkontrol dengan baik dan dapat membantu mengurangi risiko serangan jantung atau stroke.

Meski menyebabkan kantuk, dokter juga mungkin meresepkan obat-obatan jenis ini untuk diminum pada pagi hari agar lebih efektif dalam mengontrol tekanan darah. Biasanya, hal ini diberikan kepada orang yang akan dilepaskan dari konsumsi obat hipertensi secara perlahan.

obat penambah sperma

Apakah obat hipertensi harus diminum seumur hidup?

Mungkin saja Anda tidak butuh lagi minum obat tekanan darah tinggi, tetapi dengan catatan tekanan darah Anda memang berada dalam batas normal dan selalu stabil. Hal ini biasanya dapat tercapai jika Anda rutin minum obat dan benar-benar menerapkan pola hidup yang sehat, misal olahraga rutin, mengonsumsi makanan yang dianjurkan, menghindari makanan penyebab hipertensi, menurunkan berat badan, berhenti merokok, mengurangi stres, dan sebagainya. 

Akan tetapi, pada sebagian besar kasus, terkadang menjalani pola hidup yang sehat tak cukup membuat tekanan darahnya terkendali – melainkan hanya membantu menurunkannya saja. Maka itu, kebanyakan orang dengan hipertensi masih butuh minum obat pengendali tekanan darah tinggi dan mungkin saja ini perlu diminum seumur hidup. 

Namun, hal ini memang tergantung dengan masing-masing kondisi tubuh. Hal yang terpenting adalah jika Anda memang ingin melepas atau mengganti obat, maka Anda harus berkonsultasi dulu dengan dokter. Selain itu, menerapkan pola hidup sehat juga suatu keharusan, entah Anda wajib minum obat hipertensi atau tidak. Pasalnya, menerapkan pola hidup sehat dapat menjauhkan Anda dari berbagai penyakit kronis yang mengintai para penderita hipertensi.

Bolehkah melewatkan minum obat hipertensi?

American Heart Association menyebut, obat hipertensi perlu diminum sesuai dengan dosis dan waktu yang ditentukan oleh dokter. Obat hipertensi Anda akan bekerja secara maksimal bila Anda meminumnya secara konsisten, tepat waktu, dan sesuai dosis.

Bila tidak diminum sesuai ketentuan, misal melewatkan minum obat sehari atau mengurangi dosis, tekanan darah Anda tidak akan terkendali dengan baik. Dengan kata lain, Anda akan memiliki tekanan darah yang tinggi secara terus menerus dan tentu saja obat hipertensi Anda perlu diminum seumur hidup. 

Hal ini tentunya akan memengaruhi kerja jantung dan pembuluh darah Anda. Pembuluh darah akan tersumbat dan jantung akan kelelahan akibat beban kerja yang lebih berat saat tekanan darah naik. Kondisi ini akan menimbulkan serangan jantung, gagal jantung, bahkan gangguan kesehatan lainnya seperti gagal ginjal.  

Tips agar tidak melewatkan obat hipertensi

Bila tidak ingin terlewat dalam mengonsumsi obat hipertensi, Anda perlu menjadikan hal ini sebagai bagian dari rutinitas Anda. Cara yang bisa dilakukan yaitu, mengaitkan minum obat hipertensi dengan rutinitas lainnya, seperti menyikat gigi, mencatat di kalender, buku, atau telfon genggam, letakkan catatan pengingat di tempat yang mudah terlihat, seperti cermin, atau meminta keluarga atau teman untuk mengingatkan Anda.

Selain itu, Anda pun harus selalu berkonsultasi dengan dokter mengenai perkembangan kesehatan Anda dan dalam konsumsi obat hipertensi. Bila Anda ada keluhan atau merasa ada perubahan, sebaiknya bicarakan pada dokter. Bila obat hipertensi diminum sesuai ketentuan dan tidak terlewat, tekanan darah Anda akan terkontrol dengan baik dan mungkin saja Anda pun tidak perlu mengonsumsinya seumur hidup.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Manfaat dan Jenis-jenis Senam untuk Penderita Hipertensi

Senam termasuk olahraga yang disarankan untuk penderita hipertensi. Yuk, ketahui apa saja manfaat dan jenis senam untuk hipertensi.

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila

Rutin Minum Madu Saat Sahur Bisa Memberikan 5 Kebaikan Ini

Katanya, minum madu saat sahur bisa memberikan segudang manfaat baik bagi tubuh selama menjalani puasa. Tertarik ingin coba? Simak beragam khasiatnya.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Hari Raya, Ramadan 17/05/2020

11 Pantangan Darah Tinggi yang Harus Anda Hindari

Apa saja makanan, minuman, dan kebiasaan buruk yang harus menjadi pantangan bagi penderita darah tinggi? Simak penjelasan lengkapnya di Hello Sehat.

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Shylma Na'imah

3 Buah Selain Kurma yang Baik untuk Berbuka Puasa

Kurma bukan satu-satunya buah yang baik dimakan saat berbuka puasa. Lihat berbagai pilihan lainnya.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Monika Nanda
Hari Raya, Ramadan 14/05/2020

Direkomendasikan untuk Anda

resep membuat bakwan

4 Resep Membuat Bakwan di Rumah yang Enak Tapi Sehat

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020

Berbagai Manfaat Daun Kale, Si Hijau yang Kaya Zat Gizi

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020
panduan diet sehat untuk menurunkan berat badan, cara diet sehat, menu diet sehat, makanan diet sehat, diet sehat alami

Cara Diet Turun Berat Badan yang Aman Tanpa Bahayakan Kesehatan

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020
diagnosis hiv

Apa Bedanya Stres dan Depresi? Kenali Gejalanya

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 26/05/2020