Manfaat Terapi Musik untuk Pasien Penyakit Parkinson

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 23/05/2020
Bagikan sekarang

Parkinson’s disease atau penyakit Parkinson merupakan kelainan pada sistem saraf progresif yang mempengaruhi kemampuan seseorang untuk menggerakkan tubuhnya. Gejala penyakitnya muncul secara perlahan dan jika sudah mencapai stadium akhir, pasien mungkin akan memerlukan operasi. Namun, pasien juga bisa menjalankan terapi sebagai alternatif pengobatan. Salah satu terapi yang dapat diterapkan untuk pasien penyakit Parkinson adalah terapi musik.

Pengaruh terapi musik untuk pasien penyakit Parkinson

music therapy
Sumber: Rachael Inwood Music

Dalam pengobatan penyakit Parkinson, di samping perawatan medis, pasien juga sangat dianjurkan untuk menjalani terapi komplementer yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup mereka.

Biasanya, terapi yang digunakan pada pasien Parkinson meliputi latihan yang akan mendorong tubuh untuk lebih banyak bergerak seperti tinju, yoga, dan taichi. Namun, kegiatan lain yang menyangkut sisi kreatif dan seni seperti terapi musik nyatanya juga tak kalah penting untuk pasien Parkinson.

Musik memberikan manfaat bagi kesehatan mental dan fisik. Musik juga mampu memberikan perubahan pada emosi seseorang.

Terapi musik dapat menjadi salah satu metode alternatif penting yang dianjurkan untuk para pasien Parkinson karena efeknya yang dapat memperbaiki suasana hati.

Perlu diketahui, penyakit Parkinson tidak hanya berdampak pada kemampuan gerak tubuh, tapi juga sifat kognitif dan keadaan psikologis pasien.

manfaat mendengarkan musik

Parkinson disebabkan oleh kurangnya sel saraf yang dapat membantu dalam produksi hormon bernama dopamin. Selain berfungsi untuk koordinasi gerak tubuh, dopamin juga memiliki peran penting dalam menciptakan sensasi rasa bahagia dan emosi positif lainnya.

Pada pasien Parkinson, kurangnya level dopamin dapat menyebabkan gangguan suasana hati yang bahkan bisa muncul lebih dulu sebelum gejala motorik terjadi.

Gangguan ini juga terkadang bisa berujung pada masalah psikologis yang umumnya turut dirasakan pasien Parkinson seperti depresi atau gangguan kecemasan.

Oleh karena itulah keberadaan musik sangat dibutuhkan bagi para pasien Parkinson untuk membantu mereka agar merasa lebih baik.

Selain itu, terapi musik juga dapat menghasilkan dampak yang baik untuk jaringan cerebello-thalamo-cortical dalam otak. Jaringan ini berperan penting untuk menjalankan kemampuan dan keterampilan seseorang saat menggerakan tubuhnya. Terapi musik akan membantu pasien melatih kecepatan gerak tubuh.

Bagaimana terapi musik berlangsung?

menghilangkan trauma dengan musik

Terapi akan dipimpin oleh terapis musik di rumah sakit. Biasanya terapi dilakukan secara berkelompok dan dimulai dengan pemanasan suara sebelum bernyanyi.

Terapi bisa dilakukan dengan materi yang berbeda-beda di setiap tempat, tapi umumnya pasien akan diminta untuk menyanyikan lagu sambil membaca liriknya di layer besar atau di kertas yang sudah dibagikan.

Dengan berlatih menyanyi, pasien Parkinson diharapkan dapat meningkatkan volume dan kualitas suara, mengingat kondisi ini juga dapat menimbulkan gejala hipofonia, yaitu keluarnya suara dalam volume yang rendah. Menyanyi juga dapat memperkuat otot yang nantinya akan sangat membantu pasien saat bernapas dan menelan.

Lirik yang dinyanyikan dalam lagu pun turut membantu meningkatkan kemampuan memori, tentunya hal ini juga sekaligus memperbaiki kemampuan kognitif para pasien dalam mencerna dan menghapalkan lagu baru.

terapi musik untuk kanker

Saat terapi musik, para pasien Parkinson juga akan berlatih menggunakan ritme dan melodi untuk melatih pergerakan. Ritme yang diperdengarkan akan membantu pasien dalam melatih koordinasi gerak tubuh,

Serupa dengan senam atau berdansa, pasien akan diminta menggerakkan tubuh sesuai dengan ketukan dari lagu yang dimainkan.

Pasien Parkinson kerap mengalami kesulitan saat berkonsentrasi dan menyelesaikan sesuatu kegiatan. Maka dari itu, latihan ritme diharapkan dapat meningkatkan rentang perhatian pasien.

Meski tidak dapat menyembuhkan penyakit Parkinson, tapi tetap terbukti bahwa terapi musik dapat mengurangi gejala yang dirasakan oleh para pasien. Lewat terapi musik, pasien juga diberi sarana untuk bersosialisasi dengan pasien Parkinson yang lainnya.

Namun, sebaiknya jangan hanya bergantung pada satu metode alternatif seperti terapi musik saja, mencoba berbagai variasi terapi lainnya mungkin akan lebih baik untuk membantu menaikkan kualitas hidup pasien Parkinson.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mengenal Glasgow Coma Scale (GCS), Penilaian Tingkat Kesadaran Manusia

Meski Glasgow Coma Scale (GCS) terbilang sederhana, namun metode ini efektif untuk merekam tingkat kesadaran seseorang setelah mengalami cedera kepala.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari

Fenomena Pareidolia, Melihat Sosok Atau Wajah Orang Pada Benda Mati

Anda mungkin sering melihat sosok atau wajah manusia pada benda mati. Fenomena ini dikenal sebagai pareidolia. Apakah ini penyakit atau masih normal, ya?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. William

Suka Nonton Konser? Yuk, Intip Manfaatnya Bagi Kesehatan

Anda termasuk orang yang suka nonton konser musik? Ternyata tidak hanya sekadar berteriak, melompat, dan bernyanyi saja. Ada manfaat kesehatannya juga, lho.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri

Menggunakan Terapi Musik Bisa Jadi Pilihan untuk Membantu Pengobatan Kanker

Saat ini tersedia beragam prosedur untuk mengobati kanker. Salah satu alternatifnya yakni dengan terapi musik. Benarkah ini bermanfaat positif?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri

Direkomendasikan untuk Anda

menghilangkan trauma dengan musik

Menghilangkan Trauma dengan Musik, Bagaimana Caranya?

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 10/02/2020
Seks Bisa Atasi Gejala Parkinson, Benarkah

Bagaimana Seks Bisa Bantu Meringankan Gejala Parkinson?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 31/08/2019
hidup sehat dengan parkinson

Orang Dengan Parkinson Bisa Hidup Sehat dan Normal, Kok! Begini 5 Cara Mudahnya

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 16/05/2019
cara mengatasi pegal linu

Cara Mudah Mengatasi dan Mencegah Pegal Linu Pada Lansia

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Ivena
Dipublikasikan tanggal: 15/11/2018