Bahan Kimia pada Alat Masak Antilengket Tingkatkan Risiko Penyakit Celiac

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Penyebab penyakit celiac hingga kini masih belum diketahui secara pasti. Namun, beberapa peneliti di Amerika Serikat baru-baru ini menemukan kaitan antara bahan kimia pada alat masak antilengket dengan penyakit celiac. Mereka menduga risikonya meningkat pada orang yang sering terkena bahan kimia tersebut.

Penggunaan alat masak antilengket kerap menimbulkan kontroversi. Bahan kimia yang melapisinya dikaitkan dengan beberapa masalah kesehatan, termasuk penyakit ginjal, gangguan tiroid, hingga kanker. Lalu, apa hubungan bahan kimia pada alat masak antilengket dengan penyakit celiac?

Apa itu penyakit celiac?

penyakit celiac adalah

Melansir laman Celiac Disease Foundation, penyakit celiac adalah sejenis gangguan pencernaan yang dipicu ketika seseorang makan makanan mengandung gluten. Gluten merupakan protein khusus yang ditemukan pada gandum dan biji-bijian sejenisnya.

Bila orang dengan penyakit celiac mengonsumsi gluten, sistem imunnya akan bereaksi berlebihan dan memicu peradangan pada usus. Peradangan mengakibatkan kerusakan pada vili, yakni tonjolan kecil pada usus yang berfungsi menyerap nutrisi.

Gejala penyakit celiac yang paling umum adalah sakit perut, kembung, dan diare. Dalam jangka panjang, penyakit ini bisa mengakibatkan komplikasi. Komplikasi penyakti celiac antara lain kurang gizi dan pengeroposan tulang karena usus tidak dapat menyerap nutrisi dari makanan secara optimal.

Banyak ahli meyakini bahwa penyakit celiac disebabkan karena adanya gen HLA-DQ2 dan HLA-DQ8 yang diwariskan dari orang tua. Meski demikian, penyebab pasti penyakit yang tergolong autoimun ini belum sepenuhnya dipahami.

Banyak pula faktor lain yang meningkatkan risikonya, terutama gangguan pada sistem imun. Apa pun yang mengganggu sistem kekebalan tubuh mungkin saja memengaruhi risiko seseorang terkena penyakit celiac, termasuk zat kimia dari peralatan sehari-hari.

Bahan kimia pada alat masak dan penyakit celiac

wajan teflon menyebabkan kanker

Kontroversi alat masak antilengket awalnya berkaitan dengan bahan kimia yang disebut perfluorooctanoic acid (PFOA). Senyawa ini berkaitan dengan risiko sejumlah masalah kesehatan, sebagaimana yang telah disebutkan dalam banyak studi sebelumnya.

Kebanyakan alat masak antilengket kini sudah tidak lagi menggunakan PFOA. Namun, para ahli dalam penelitian terbaru ini menemukan kumpulan bahan kimia lain yang juga bermasalah. Mereka menyebutnya sebagai persistent organic pollutant (POP).

POP adalah polutan (penyebab polusi) kimia yang digunakan untuk melapisi perabotan, barang elektronik, dan produk lainnya untuk membuatnya tahan api. Zat ini berdampak buruk bagi kesehatan sehingga mulai dihilangkan secara bertahap.

Menurut para peneliti, keberadaan POP dalam tubuh bisa mengganggu fungsi hormon dan sistem imun. Mereka meyakini bahwa gangguan pada kedua sistem tersebut dapat meningkatkan risiko penyakit autoimun, termasuk penyakit celiac.

POP berkaitan dengan penyakit celiac

mitos penyakit celiac

Guna menjawab dugaan ini, mereka mengadakan penelitian pada 88 pasien gangguan pencernaan. Para subjek penelitian adalah pasien yang rutin menjalani tes darah untuk memantau apakah mereka menderita penyakit celiac.

Sebanyak 30 orang didiagnosis menderita penyakit celiac. Tim peneliti lalu melanjutkan dengan pemeriksaan darah untuk melihat kadar POP-nya. Ternyata, para pasien yang didagnosis dengan penyakit celiac memiliki kadar POP lebih tinggi dalam darahnya.

Sebagian POP yang ditemukan pada penelitian tersebut bersumber dari pestisida, tapi ini bukan satu-satunya sumber POP di dalam rumah. Bahan kimia ini juga digunakan sebagai lapisan tahan api pada alat masak antilengket, jadi penderita penyakit celiac yang memakai peralatan ini mungkin juga terpapar.

Selain POP itu sendiri, para peneliti juga menemukan kaitannya dengan jenis kelamin. Wanita ternyata berisiko 5-9 kali lebih besar menderita penyakit celiac bila mempunyai kadar POP yang tinggi dalam darahnya.

celiac disease, penyakit celiac

Sementara itu, pria dengan kadar POP darah yang tinggi berisiko dua kali lebih besar menderita gangguan pencernaan tersebut. Kadar POP dalam darah memang tidak naik dengan cepat, tapi temuan ini tentu menimbulkan perhatian khusus.

Meski demikian, penelitian ini masih perlu dikaji lebih lanjut. Peneliti belum bisa menarik kesimpulan bahwa POP adalah penyebab pasti dari penyakit celiac, mengingat sampel penelitian masih terbilang kecil dan kurang beragam.

Sementara bagi Anda yang berisiko mengalami penyakit celiac, mulai gunakan peralatan masak dari bahan alternatif. Beberapa bahan yang cukup aman antara lain stainless steel, keramik, stoneware, dan cast-iron.

Penyakit celiac mungkin sulit dicegah, tapi Anda dapat mengendalikan faktor risikonya. Anda juga perlu mengikuti diet bebas gluten untuk mencegah kambuhnya penyakit.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Apa Beda Sakit Maag, Dispepsia, dan GERD?

Ada beberapa macam sakit lambung yang masing-masingnya memiliki gejala tertentu. Maka itu, ketahui perbedaan antara maag, dispepsia, dan GERD.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Konten Bersponsor
perbedaan maag dan gerd
Gangguan Pencernaan, Health Centers 18/06/2020 . Waktu baca 4 menit

Begini Cara Akar Manis Membantu Melindungi Lambung

Akar manis berguna untuk lambung dalam banyak cara. Yuk, luangkan waktu membaca penyebab lambung bermasalah dan manfaat licorice bagi lambung.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Konten Bersponsor
gambar akar manis alias licorice yang bermanfaat untuk lambung
Gangguan Pencernaan, Health Centers 18/06/2020 . Waktu baca 4 menit

Sindrom Usus Bocor, Masalah Pencernaan yang Misterius dan Memicu Banyak Penyakit

Sindrom usus bocor adalah kondisi saat bakteri dari saluran cerna memasuki darah lewat celah dinding usus. Uniknya, kondisi ini belum diakui dunia medis.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Gangguan Pencernaan, Health Centers 13/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Berbagai Komplikasi Lupus yang Mungkin Terjadi dan Harus Diwaspadai

Gejala lupus di awal memang ringan. Namun, jika tidak diobati secepatnya, lupus bisa berkembang menjadi komplikasi yang memperparah kondisinya.

Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Alergi & Penyakit Autoimun, Health Centers 10/05/2020 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

makan tidak teratur

6 Dampak Buruk Akibat Makan Tidak Teratur

Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 03/08/2020 . Waktu baca 4 menit
Konten Bersponsor
tanda cacingan

Perlu Tahu! Segudang Tanda Cacingan yang Sering Diabaikan

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 10/07/2020 . Waktu baca 5 menit
mitos skleroderma adalah

Mitos dan Fakta Seputar Skleroderma yang Perlu Diungkap Kebenarannya

Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 29/06/2020 . Waktu baca 8 menit
mengusir perut kembung

9 Makanan yang Ampuh Mengusir Perut Kembung

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 20/06/2020 . Waktu baca 6 menit