6 Cara Mengatasi Nyeri Sendi di Rumah

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 23 April 2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Nyeri sendi bisa terjadi kapan pun, di mana pun, pada pada siapa saja. Apalagi kalau Anda pernah mengalami cedera atau memiliki riwayat penyakit tertentu yang terkait dengan persendian, seperti arthritis. Maka dari itu, Anda perlu tahu bagaimana cara mengatasi nyeri sendi dengan tepat plus cara mencegahnya terjadi lagi.

Berbagai cara mengatasi nyeri sendi di rumah

Sendi merupakan bantalan yang mempunyai fungsi untuk menghubungkan tulang dengan tulang lainnya. Dengan adanya sendi, maka anggota tubuh pun dapat bergerak secara fleksibel dan tetap stabil.

Namun, apa yang terjadi ketika Anda mengalami nyeri sendi? Dikutip dari Healthline, nyeri sendi dapat menyebabkan area kulit di sekitar persendian tersebut jadi memerah, membengkak, dan terasa lunak atau hangat saat disentuh. Nyeri dapat berlangsung selama beberapa hari hingga bahkan beberapa minggu.

Kondisi ini akan mengakibatkan aktivitas dan gerakan tubuh jadi terbatas. Maka dari itu, Anda perlu mengetahui cara mengatasi nyeri sendi seperti di bawah ini.

1. Perbanyak istirahat

Cedera adalah penyebab nyeri sendi yang paling umum. Sakit sendi yang ringan dan sementara seharusnya masih bisa Anda atasi sendiri di rumah dengan memperbanyak waktu istirahat.

Beristirahatlah selama satu atau dua hari untuk memulihkan persendian yang sedang bermasalah. Hindari kegiatan yang menyebabkan sendi Anda makin sakit.

Dengan beristirahat, Anda tidak memperparah cedera atau peradangan yang sudah terjadi. Nyeri pun dapat berangsur berkurang ketika Anda tidak menggerakkannya terlalu banyak.

Sementara beristirahat, coba lindungi sendi dengan penahan atau penutup (cast) dan sesekali naikkan posisi sendi lebih tinggi dari jantung Anda.

2. Mengompres bagian yang terasa nyeri

Satu hal yang paling mudah untuk mengatasi nyeri sendi adalah mengompres area tersebut.

Dikutip dari Mayo Clinic, kompres hangat dapat meredakan rasa sakit juga membuat rileks sendi yang kaku. Anda bisa menempelkan heating pad atau handuk hangat pada sendi yang terasa nyeri selama 10-20 menit.

Jika sendi tampak membengkak, sebaiknya gunakan kompres dingin sebagai cara mengatasi nyeri tersebut. Suhu dingin dapat merangsang penyempitan diameter pembuluh darah dan memperlambat aliran darah menuju ke lokasi cedera. Penurunan aliran darah ini akan menyebabkan berkurangnya zat-zat perangsang inflamasi yang bergerak menuju lokasi cedera sehingga dapat mengurangi bengkak dan nyeri.

Gunakan handuk dingin atau ice gel pack dan kompres ke area sendi yang terasa sakit selama 15-20 menit.

3. Mengonsumsi obat pereda nyeri

Rasa sakit sendi yang dirasakan belum juga mereda? Mungkin Anda bisa mencoba minum obat untuk meredakan nyeri sendi dengan lebih cepat.

Obat yang paling umum untuk meredakan nyeri dan peradangan sendi adalah obat non-steroid anti-inflamasi (NSAID), seperti:

Perhatikan pula efek samping umum apabila Anda mengonsumsi obat jenis NSAID, seperti:

  • Sakit perut dan sembelit
  • Pusing serta mual
  • Muntah
  • Diare

4. Melakukan terapi fisik

Biasanya, dokter akan merekomendasikan terapi fisik untuk mengatasi nyeri sendi apabila kondisi Anda tergolong kronis. Terapi fisik berfungsi untuk memperkuat sendi yang lemah juga rusak akibat peradangan.

Apabila Anda rutin melakukan latihan, terapi fisik bisa membantu mengurangi nyeri sendi, otot kaku, juga meningkatkan rentang gerak. Ahli terapi pun juga akan mengajarkan Anda bagaimana mengelola juga menghindari gerakan yang bisa menambah rasa sakit atau nyeri.

5. Minum air putih yang cukup

Kurang asupan air putih dapat memperburuk nyeri sendi. Maka dari itu, cara mengatasi nyeri sendi yang bisa Anda lakukan adalah dengan minum air putih yang cukup.

Air membantu mengeluarkan racun dari tubuh yang bisa membantu melawan peradangan, sekaligus membantu membawa nutrisi menuju persendian untuk mendorong pertumbuhan sel-sel baru di jaringan tulang rawan.

Ditambah lagi, rutin minum air pun juga dapat membantu menjaga sendi terlumasi dengan baik sehingga mencegah serangan gout (asam urat) maupun kambuhnya osteoarthritis. Ya! Air mampuĀ merangsang tubuh memproduksi cairan sinovial lebih banyak untuk mengurangi gesekan dan memfasilitasi gerakan.

6. Mengonsumsi vitamin dan suplemen

Cara mengatasi nyeri sendi lainnya yang bisa Anda lakukan adalah mengonsumsi suplemen vitamin.

Vitamin tidak hanya baik untuk menjaga daya tahan tubuh secara umum, tapi juga dapat membantu menjaga kesehatan sendi.

Beberapa pilihan suplemen vitamin yang baik untuk mengatasi nyeri sendi adalah glukosamin dan minyak ikan omega-3. Mengapa?

Suplemen glukosamin membantu melawan peradangan di persendian sekaligus menjaga kesehatan tulang rawan dan tulang dewasa di area persendian. Suplemen minyak ikan juga bermanfaat untuk meredakan peradangan dalam tubuh danĀ mengatasi rasa nyeri, kaku, dan pembengkakan pada sendi.

Pilihan suplemen lainnya untuk membantu mengatasi nyeri sendi adalah Vitamin D. Vitamin yang satu ini diklaim mempunyai efek antiradang yang dapat meredakan nyeri sendi, serta untuk membantu tubuh menyerap kalsium guna menguatkan tulang rawan dan tulang dewasa.

Beberapa studi pun menunjukkan bahwa kekurangan vitamin D dapat meningkatkan risiko terjadinya nyeri sendi, termasuk nyeri akibat rematik (rheumatoid arthritis) pada lutut, kaki, dan pinggul.

Konsultasi ke dokter untuk tahu cara mengatasi nyeri sendi yang tepat

Sebelum menentukan pilihan, alangkah baiknya bila Anda berkonsultasi lebih dulu dengan dokter tentang peluang kemanjuran serta efek samping dari pengobatan, berapa lama pengobatan akan berlangsung, atau jika pengobatan dapat mengganggu obat atau suplemen lain yang Anda konsumsi saat ini.

Penting pula untuk dipahami bahwa sebagian besar dari cara mengatasi di atas tidak benar-benar menyembuhkan sumber penyebab nyeri sendi Anda, tapi hanya meringankan atau mengendalikan rasa sakitnya.

Maka itu, Anda juga harus konsultasi ke dokter untuk cari tahu apa penyebab nyeri sendi Anda yang sebenarnya dan menemukan cara paling tepat untuk menyembuhkannya. Penyebab nyeri sendi bermacam-macam pada tiap orang, mulai dari radang sendi (arthritis), cedera fisik pada persendian (misalnya karena kecelakaan bermotor, cedera olahraga, atau terjatuh), hingga penyakit tertentu.

Jika tidak mengobati penyebab yang mendasarinya, rasa sakit akan datang kembali. Anda bahkan mungkin berisiko merusak sendi lebih jauh karena salah cara pengobatan.

Cara mencegah nyeri sendi

Nyeri atau sakit sendi yang terjadi pada tubuh Anda bisa datang kapan saja. Apalagi jika Anda beberapa kali mengalami cedera. Tidak ada salahnya untuk melakukan tindakan pencegahan agar nyeri sendi tidak selalu datang. Pencegahan yang bisa dilakukan adalah:

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Jangan Salah, Kenali Perbedaan antara Rematik dan Asam Urat

Rematik dan asam urat adalah dua penyakit beda, yang sama-sama bikin nyeri sendi. Apa saja perbedaan asam urat dan rematik?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Arthritis (Radang Sendi), Kesehatan Muskuloskeletal 6 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

Mengenal Gejala Rematik atau Rheumatoid Arthritis pada Orang Dewasa dan Anak

Gejala rematik atau rheumatoid arthritis bisa terjadi pada siapapun. Kenali gejala dan ciri-ciri rematik (rheumatoid arthritis), pada orang dewasa dan anak.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Arthritis (Radang Sendi), Kesehatan Muskuloskeletal 6 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit

Rheumatoid Arthritis (RA)

Rematik atau rheumatoid arthritis (RA) adalah penyakit yang menyebabkan radang, dan menimbulkan nyeri, kaku, dan bengkak pada sendi. Berikut informasinya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Arthritis (Radang Sendi), Kesehatan Muskuloskeletal 6 Oktober 2020 . Waktu baca 10 menit

7 Jenis Obat Tradisional (Herbal) untuk Nyeri Radang Sendi

Nyeri di persendian akibat radang sendi bisa diatasi dengan cara alami, seperti obat tradisional atau herbal. Berikut daftar obat tradisional tersebut.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Arthritis (Radang Sendi), Kesehatan Muskuloskeletal 6 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

fibromyalgia

Fibromyalgia

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 19 Oktober 2020 . Waktu baca 11 menit
hemokromatosis

Hemokromatosis

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 8 Oktober 2020 . Waktu baca 9 menit
psoriasis arthritis

Psoriasis Arthritis

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 6 Oktober 2020 . Waktu baca 10 menit
asam urat atau gout

Penyakit Asam Urat (Gout)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 6 Oktober 2020 . Waktu baca 11 menit