Tips Memilih Suplemen yang Tepat untuk Diabetes

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15/11/2019
Bagikan sekarang

Anjuran utama untuk penderita diabetes adalah menghindari konsumsi gula dan makanan manis agar kadar gula darahnya selalu terkendali. Namun, untuk hidup sehat dan gula darah selalu terjaga, tak hanya hal itu saja yang harus dilakukan. Anda juga harus mengonsumsi berbagai jenis zat gizi lain yang dapat membantu menjaga kesehatan Anda secara keseluruhan dan tentunya mencegah komplikasi diabetes terjadi. Oleh karena itu, banyak penderita diabetes yang mengandalkan suplemen untuk memenuhi kebutuhan vitamin dan mineralnya. 

Apakah perlu minum suplemen untuk diabetes?

Suplemen memang berfungsi untuk meningkatkan asupan suatu vitamin dan mineral serta mencegah tubuh mengalami kekurangan zat gizi tersebut. Namun pada dasarnya, suplemen tidak begitu dibutuhkan oleh tubuh. Apalagi jika Anda dapat mengatur pola makan dengan baik, maka suplemen untuk diabetes tak diperlukan. Tetapi ada beberapa hal yang membuat suplemen diperlukan oleh tubuh, yaitu jika:

  • Penderita diabetes diminta untuk menerapkan diet rendah kalori, hal ini membuat makanan mereka menjadi terbatas dan bisa saja berisiko mengalami kekurangan suatu vitamin atau mineral tertentu.
  • Penderita diabetes yang menerapkan pola makan vegan.
  • Penderita diabetes yang hamil.

Pada dasarnya, tetap makan makanan penuh adalah cara terbaik untuk mendapatkan semua nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Oleh karena itu, jika memang Anda tidak memiliki suatu kondisi khusus yang membuat Anda harus mengonsumsi suplemen, lebih baik mengonsumsi buah dan sayur.

Tak hanya itu, Anda bisa mendapatkan berbagai jenis vitamin, mineral, dan zat gizi lainnya ketika mengonsumsi makanan penuh karena makanan Anda mengandung bermacam zat gizi – tak seperti suplemen yang hanya mengandung satu zat gizi saja.

suplemen serat, lebih baik dari sayur dan buah?

Suplemen vitamin seperti apa yang baik untuk diabetes?

Suplemen untuk diabetes sebenarnya tidak dilarang, hal ini tergantung kebutuhan dan kondisi masing-masing penderita. Bila memang Anda dianjurkan untuk mengonsumsi suplemen, maka Anda dapat memilih suplemen yang mengandung beberapa vitamin dan mineral berikut ini:

  • Vitamin D. Meskipun baru sedikit penelitian yang menyatakan bahwa vitamin D dapat membantu mengendalikan gula darah pada penderita diabetes, namun suplemen yang mengandung vitamin ini patut dipertimbangkan untuk Anda konsumsi. Selain itu, vitamin D juga dapat membantu Anda terhindar dari osteoporosis.
  • Vitamin C. Hasil beberapa penelitian menyatakan bahwa penderita diabetes berisiko untuk mengalami kekurangan vitamin C, oleh karena itu asupan vitamin C-nya harus diperhatikan. Vitamin C sendiri juga memiliki peran dalam mengendalikan kadar gula darah dan jumlah kolesterol pada penderita diabetes.
  • Vitamin E. Vitamin ini berperan sebagai antioksidan yang memiliki kemampuan untuk mencegah penyakit jantung, gagal ginjal, dan gangguan fungsi penglihatan yang rentan terjadi pada penderita diabetes.
  • Magnesium. Diketahui bahwa satu dari empat orang penderita diabetes mengalami kekurangan magnesium. Hal ini bisa disebabkan karena efek samping obat-obatan yang membuat magnesium dibuang oleh tubuh terlalu banyak.

Tips memilih suplemen untuk diabetes

Bila memang Anda memutuskan untuk mengonsumsi suplemen, berikut adalah tips untuk memilih suplemen bagi penderita diabetes:

  • Pilihlah suplemen yang tidak mengandung vitamin dan mineral yang jumlahnya 100% kebutuhan harian. Hal ini, untuk mencegah kelebihan suatu vitamin dan mineral yang juga bisa berbahaya bagi tubuh.
  • Diskusikan hal ini pada tim medis yang merawat Anda, dengan begitu Anda dapat mempertimbangkan dan mengetahui suplemen mana yang terbaik bagi kondisi Anda saat itu.
  • Jangan lupa, lihat tanggal kedaluwarsanya dan biasakan untuk membaca nilai gizi yang tertera pada kemasan suplemen. Pastikan jika kandungannya sesuai dengan anjuran zat gizi yang Anda butuhkan.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

4 Resep Membuat Bakwan di Rumah yang Enak Tapi Sehat

Bakwan―gorengan khas Indonesia ini memang enak dan gurih. Walaupun digoreng, Anda bisa membuat bakwan lebih sehat. Simak resep membuat bakwan sehat berikut.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Nutrisi, Hidup Sehat 28/05/2020

Berbagai Manfaat Daun Kale, Si Hijau yang Kaya Zat Gizi

Tak heran jika kale kini naik daun di kalangan para pecinta kesehatan. Sayuran hijau ini mengandung segudang manfaat, termasuk untuk kanker payudara.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Nutrisi, Hidup Sehat 28/05/2020

Cara Diet Turun Berat Badan yang Aman Tanpa Bahayakan Kesehatan

Mau punya berat badan ideal? Diet sehat jawabannya. Namun, agar diet yang Anda lakukan tidak sia-sia, simak dulu panduan lengkap berikut ini.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari

Apa Bedanya Stres dan Depresi? Kenali Gejalanya

Stres dan depresi tidak sama, keduanya memiliki perbedaan mendasar. Maka jika penanganannya keliru, depresi bisa berakibat fatal. Cari tahu, yuk!

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri

Direkomendasikan untuk Anda

makan di luar rumah saat pandemi

Amankah Makan di Luar Rumah di Tengah Pandemi?

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 02/06/2020
sakit tangan main hp

Mengatasi Sakit Tangan Akibat Terlalu Sering Main HP

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 01/06/2020
warna rambut

Warna Rambut Sesuai Karakteristik Diri, yang Manakah Anda?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 31/05/2020
gerimis bikin sakit

Benarkah Gerimis Lebih Bikin Sakit Daripada Hujan?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 31/05/2020