Batasan Kadar Gula Darah yang Normal Dalam Tubuh

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 25/06/2020 . 17 mins read
Bagikan sekarang

Indonesia adalah negara dengan jumlah pengidap diabetes terbanyak keempat di dunia setelah India, China, dan Amerika Serikat. Jumlah ini diramal akan terus bertambah dari tahun ke tahun jika masyarakat kita tidak mengubah pola hidupnya jadi lebih sehat. Menerapkan gaya hidup yang sehat wajib hukumnya untuk menjaga kadar gula darah tetap dalam batasan sehat. Memangnya, berapa batasan kadar gula darah yang normal? Apa saja yang bisa memengaruhi angka gula darah jadi melonjak naik atau bahkan turun? Yuk, cari tahu jawabannya berikut ini.

Definisi gula darah

Gula darah adalah molekul gula sederhana alias glukosa yang merupakan hasil pemecahan dari karbohidrat dalam makanan.

Setelah karbohidrat dipecah dalam pencernaan, glukosa akan diserap oleh tubuh untuk dialirkan dalam darah sebagai sumber energi utama bagi setiap sel dan jaringan tubuh. Namun, sel-sel tubuh tidak dapat langsung mengubah gula menjadi energi. Dalam proses ini, Anda membutuhkan peran insulin.

Insulin adalah hormon yang diproduksi oleh pankreas untuk mengubah gula menjadi energi. Hormon ini dilepaskan ke tubuh saat jumlah glukosa dalam darah meningkat. Fungsi insulin sangat penting untuk memastikan kadar gula tetap berada dalam rentang yang normal; tidak terlalu tinggi (hiperglikemia) atau terlalu rendah (hipoglikemia).

Hormon insulin membantu sel mengambil glukosa dari aliran darah dengan menempelkan diri ke sel-sel dan memberi sinyal sel untuk menyerap gula tersebut. Insulin juga membantu menyimpan gula di hati (liver) untuk keperluan mendatang jika sewaktu-waktu kadar gula darah terlalu sedikit.

Pada orang yang sehat dan tidak mengidap diabetes, fungsi insulin dan pankreas mereka masih normal sehingga dapat mengontrol kadar gula tetap normal di dalam darah. Namun pada orang dengan diabetes, entah pankreas mereka yang tidak dapat memproduksi insulin, kerja insulin mereka terganggu, atau tubuh mereka yang tidak mampu merespon insulin dengan baik. Semua kondisi tersebut dapat memicu gangguan pengaturan gula darah.

Batasan kadar gula darah normal dalam tubuh

Kisaran kadar gula yang normal dalam darah umumnya adalah kurang dari 100 mg/dL saat puasa (sebelum makan) dan kurang dari 140 mg/dl dalam 2 jam setelah makan.

Maka, seseorang dapat dikatakan memiliki gula darah tinggi jika angkanya melonjak lebih dari 200 miligram per desiliter (mg/dL), atau 11 milimol per liter (mmol/L). Sebaliknya, seseorang dapat dikatakan gula darahnya rendah jika turun drastis di bawah 70mg/dL. Mengalami salah satu dari kondisi tersebut dapat diartikan kadar gula darah Anda sudah tidak lagi normal.

Kadar gula dalam darah bisa saja naik dan turun tergantung pada waktu, perubahan kondisi tubuh, aktivitas fisik, maupun pemicu lainnya. Berikut ini merupakan kisaran kadar gula darah yang normal di tiap waktu:

  • Setelah tidak makan selama 8 jam (gula darah puasa): kurang dari 100 mg/dl
  • Sebelum makan: 70-130 mg/dl
  • Setelah makan (1-2 jam setelah makan): kurang dari 180 mg/dl
  • Sebelum tidur : 100-140 mg/dl

Pada umumnya, perubahan kadar gula darah sewaktu-waktu masih termasuk wajar jika angkanya tidak berubah sangat drastis dan dalam waktu cepat.

Pilihan tes untuk cek gula darah normal atau tidak

Anda dapat mengetahui berapa kisaran kadar gula darah yang normal dalam berbagai situasi berbeda dengan melakukan pengecekan medis.

Beberapa tes gula darah yang biasa dilakukan, antara lain:

Gula darah puasa (GDP)

Gula darah puasa atau disingkat dengan GDP adalah kisaran batasan kadar gula darah yang normal sebelum makan.

Dengan melakukan tes GDP, Anda dapat mengetahui berapa standar kadar gula darah normal saat tubuh sedang melakukan pekerjaan berat. Lewat tes ini Anda juga dapat memeriksa apakah Anda berisiko pradiabetes maupun diabetes.

Berikut ini merupakan kriteria kadar gula darah normal dari tes gula darah puasa:

  • Normal (tidak menderita diabetes): di bawah 108 mg/dl
  • Prediabetes: 108-125 mg/dl
  • Diabetes: di atas 125 mg/dl

Untuk cek kadar gula darah puasa, biasanya Anda tidak diperbolehkan makan apa pun selama setidaknya 8 jam menjelang tes. Namun, Anda masih boleh minum air putih.

Gula darah 2 jam postprandial (GD2PP)

Tes ini dilakukan 2 jam setelah waktu makan terakhir Anda untuk mengecek perubahan kadar gula dalam darah dari sebelum makan.

Bagi orang dengan diabetes, tes ini penting untuk melihat apakah pola makan dan pilihan makanan sehari-harinya sudah tepat atau perlu disesuaikan lagi. Pasalnya, pilihan makanan yang tidak tepat dapat memengaruhi kerja metabolisme tubuh untuk membuat glukosa maupun memengaruhi erja insulin untuk mengubahnya menjadi energi.

Berikut ini merupakan kriteria batas kadar gula darah yang normal dari hasil tes GD2PP:

  • Normal (tidak menderita diabetes): di bawah 140 mg/dl
  • Prediabetes: 140-199 mg/dl
  • Diabetes: 200 mg/dl atau lebih

Gula darah sewaktu (GDS)

Tes gula darah sewaktu atau disingkat GDS bisa dilakukan kapan saja secara acak sepanjang hari. Tes GDS berguna untuk mengetahui berapa kisaran angka gula darah yang normal bagi seseorang dalam satu hari dalam situasi berbeda.

Pada orang normal, hasil cek GDS tidak akan menunjukkan perubahan yang terlalu drastis; cenderung stabil. Namun pada orang yang memiliki pradiabetes atau berisiko tinggi diabetes, hasil GDS mereka cenderung menunjukkan angka yang sangat bervariasi tiap waktu (bisa lebih dari 200 mg/hari).

Berikut ini merupakan kriteria kadar gula normal dari hasil yang ditunjukkan oleh tes GDS:

  • Normal (tidak menderita diabetes): di bawah 200 mg/dl
  • Diabetes: di atas 200 mg/L

Hemoglobin A1c (HbA1c)

Tes HbA1c dilakukan untuk mendiagnosis diabetes dengan cara mengukur seberapa banyak glukosa (gula) yang menempel dalam sel darah merah.

Tes ini juga dapat digunakan untuk mengetahui kadar gula darah rata-rata dalam 2 sampai 3 bulan terakhir. 

Kriteria hasil tes HbA1c akan ditunjukkan seperti berikut ini:

  • Normal (tidak menderita diabetes): di bawah 42 mmol/mol (6%)
  • Prediabetes: 42-47 mmol/mol (6-6,4%)
  • Diabetes: 48 mmol/mol (6,5%) atau lebih

Bila hasil tes HBA1c menunjukkan kadar gula darah di atas rata-rata target normal, itu artinya orang tersebuut perlu mengubah perawatan yang dilakukan. 

Anda bisa cek gula darah sendiri di rumah

alat tes gula darah

Pengecekan kadar gula darah bisa Anda dapatkan di dokter, klinik, puskesmas, rumah sakit, atau fasilitas kesehatan lainnya.

Namun, Anda juga bisa mengetahui kadar gula darah Anda normal atau tidak secara mandiri; tanpa perlu keluar rumah. Anda cukup bermodalkan alat cek gula darah sederhana yang bisa dibeli di toko perlengkapan medis, apotek, maupun fasilitas penyedia jasa kesehatan lain.

Untuk seberapa sering cek gula darah, setiap orang akan berbeda-beda tergantung dari kebutuhan dan pengobatan apa yang sedang dijalani. Apabila Anda tidak diketahui memiliki risiko masalah gula darah atau penyakit yang bisa memengaruhinya, Anda bisa cek kapan saja untuk memantau kadar gula darah sewaktu.

Bagi pasien diabetes tipe 1, dokter mungkin akan merekomendasikan tes gula darah 4-10 kali dalam sehari. Waktu yang direkomendasikan adalah sebelum makan, sebelum dan sesudah berolahraga, sebelum tidur, dan terkadang di tengah malam.

Sementara untuk pasien diabetes tipe 2 yang mengikuti terapi insulin, dokter umumnya akan menyarankan cek gula darah dua kali sehari, yaitu sebelum sarapan dan sesudah makan malam atau sebelum tidur.

Anda mungkin juga perlu memeriksa kadar gula darah jika Anda mengalami perubahan rutinitas harian, memulai pengobatan baru, atau lebih sering mengalami gejala. Apalagi jika Anda sedang mengonsumsi obat-obatan di luar obat diabetes yang bisa memengaruhi perubahan gula darah.

Bila Anda sedang diresepkan obat penurun gula darah, Anda harus lebih sering cek gula darah agar tidak sampai berisiko mengalami hipoglikemia. Namun, untuk memastikannya lebih baik Anda langsung tanyakan pada dokter yang menangani kondisi Anda.

Jika Anda memang cek gula darah sendiri, sebaiknya konsultasikan dulu pada dokter untuk tahu bagaimana cara yang tepat dan waktu terbaik untuk melakukannya. Pastikan juga bahwa Anda telah mengerti betul cara menggunakan alat tersebut dan bagaimana mengambil sampel darah yang benar.

Penyebab kadar gula darah naik dan turun

Kadar gula darah yang normal dapat berubah seiring waktu; naik atau turun. Perubahan kadar gula darah ini bisa disebabkan oleh berbagai hal, di antaranya:

Dehidrasi

Saat mengalami dehidrasi, gula darah yang normal bisa melonjak naik. Dehidrasi ternyata dapat berbahaya untuk penderita diabetes melitus. Pada orang yang sehat, mengalami dehidrasi dapat meningkatkan kadar gula darah normal dalam tubuh.

Naiknya gula darah normal akibat dehidrasi ini terjadi karena aliran darah dalam yang tubuh yang kekurangan cairan akan lebih mengental. Hubungan ini juga dapat terjadi sebaliknya, ketika gula darah meningkat maka tubuh akan mengeluarkan urin lebih banyak, oleh karena itu dehidrasi terjadi.

Agar gula darah tetap normal biasakan untuk mengonsumsi air mineral, bukan lagi 8 gelas per hari namun meminum air mineral sesuai dengan kebutuhannya agar terdehidrasi dengan baik.

Semakin tinggi aktivitas fisik yang dilakukan, maka semakin banyak kebutuhan air yang dibutuhkan tubuh. 

Fenomena fajar

Kondisi gula darah normal sewaktu fajar atau di pagi hari bisa meningkat. Ini disebut sebagai fenomena fajar atau dawn phenomenon, di mana tubuh mengalami peningkatan sejumlah hormon yang dapat meningkatkan gula darah secara drastis sehingga kadarnya bisa di atas normal.

Fenomena naiknya kadar gula darah dari batas normal ini biasa terjadi pada pukul 2 hingga 8 pagi. Pada waktu tersebut tubuh mengeluarkan hormon seperti hormon pertumbuhan, kortisol, glukagon, dan epineprin, yang dapat meningkatkan resistensi insulin sehingga kadar gula darah sewaktu pagi bisa naik.

Pada orang yang mengalami diabetes, insulin yang sudah ada sebelumnya tidak bekerja dengan baik, kemudian terjadi fenomena fajar yang membuat kerja insulin semakin terhambat.

Hal inilah yang dapat menyebabkan naiknya gula darah di atas batas normal. Oleh karena penderita diabetes disarankan untuk tidak mengonsumsi makan malam terlalu larut dan melakukan aktivitas fisik setelah makan malam.

Menggunakan obat-obatan tertentu

Kadar gula darah yang normal bisa turun ke tingkat yang lebih rendah akibat penggunaan obat-obatan tertentu, misalnya quinine. Obat ini digunakan untuk mengobati penyakit malaria.

Penggunaan obat tanpa pengawasan dokter, bisa menyebabkan dosis berlebihan yang berakhir dengan anjloknya kadar gula darah ke tingkat yang rendah.

Kurang tidur

Penderita diabetes sering dianjurkan untuk tidur cukup. Pasalnya, gula darah sewaktu orang diabetes kurang tidur, akan meningkat  di atas batas normal dan bisa menimbulkan stres.

Membatasi tidur penderita diabetes melitus tipe satu hanya 4 jam dalam semalam, dan hasilnya diketahui bahwa sensitivitas insulin mereka menurun 14% hingga 21%.

Jam tidur yang kurang juga akan meningkatkan stress pada tubuh dan berakibat pada kadar gula darah naik di atas normal. Para ahli menyatakan bahwa ketika tidur terjadi penurunan hormon kortisol dan  aktivitas sistem saraf yang dapat menjaga regulasi kadar gula darah dalam tubuh.

Kebiasaan, aktivitas, dan penyakit tertentu

Kadar gula darah normal yang menurun bisa disebabkan oleh berbagai hal, seperti melewatkan jam makan, melakukan olahraga tanpa makan terlebih dahulu. Bisa juga disebabkan oleh penyakit hepatitis, gangguan ginjal, atau masalah pada kelenjar endokrin.

Suhu ekstrem

Suhu dingin atau panas yang ekstrem memang akan membuat penderita diabetes mengalami kenaikan gula darah di atas batas normal. Ini disebabkan karena suhu lingkungan yang ekstrem dapat mengganggu sistem pada kadar gula darah.

Misalnya, bila orang diabetes merasakan panas, ia akan sulit berkeringat layaknya orang sehat yang kepanasan. Maka terkadang, suhu tubuh yang tidak normal ini bisa menyebabkan kadar gula darah normal di dalam tubuhnya jadi meningkat. Selain itu, suhu yang ekstrem bisa menyebabkan komplikasi pada tubuh orang diabetes.

Terlalu banyak mengonsumsi kafein

Kopi, teh, dan coklat, adalah sekian banyak sumber kafein yang akrab sehari-hari dikonsumsi masyarakat. Namun, tahukah Anda, minum teh atau kopi tanpa gula tetap bisa menaikkan kadar gula darah normal pada pasien diabetes?

Ya. Penelitian dari Duke University Medical Center menemukan hubungan antara asupan kafein dengan kadar gula darah pasien diabetes tipe 2. Hasilnya menunjukkan bahwa minum minuman berkafein tanpa didahului dengan makan hanya mengubah sedikit efek kenaikan gula darah normal pada pasien. Namun saat diminta untuk makan sembari minum, gula darah normal mereka jadi meningkat hingga 21 persen dan produksi insulin juga meningkat sebanyak 48 persen.

“Pada orang yang sehat, glukosa dimetabolisme kurang lebih satu jam setelah makan. Namun, penderita diabetes tidak memetabolisme glukosa secara efisien,” kata James D. Lane, Ph.D., profesor peneliti dari studi tersebut. Dari situ, Lane menambahkan bahwa pengidap diabetes yang mengonsumsi kafein cenderung lebih sulit mengatur kadar insulin dan glukosa tubuhnya ketimbang diabetesi yang tidak mengonsumsi kafein.

Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pasien diabetes perlu mengurangi asupan kafein jika ingin menjaga gula darah tetap normal.

Bagaimana cara menjaga kadar gula darah tetap normal?

olahraga saat puasa, apakah harus

Oleh karena itu, orang dengan diabetes harus selalu mengubah pola hidupnya jadi lebih agar dapat mengontrol kadar gula darah tetap normal.

Mereka disarankan untuk selalu mengonsumsi makanan yang tepat, berolahraga secara teratur, minum obat secara teratur, cukup istirahat, dan mengurangi stres.

Menjaga kadar gula darah tetap normal adalah kunci hidup sehat bagi pasien diabetes. Ada beberapa hal yang bisa dilakukan agar kadar gula darah tetap normal, yakni:

1. Olahraga dan buat badan tetap bergerak

Setiap orang, terlebih pasien diabetes tetap harus aktif bergerak dan olahraga. Olahraga selama 30 menit, seperti aerobik atau hanya sekadar jogging, bisa menurunkan kadar gula darah dan menjaga kadar gula darah normal.

Olahraga juga bisa membantu tubuh Anda menjadi lebih peka terhadap insulin. Bila Anda berolahraga, kadar kolesterol total dan trigliserida dalam tubuh pun akan berkurang. Selain itu, olahraga juga bisa meningkatkan kolesterol HDL ‘kolesterol baik’ dalam tubuh sehingga menurunkan risiko penyakit jantung.

2. Jaga pola dan asupan makan pasien diabetes

Makanan sangat berkaitan erat dengan kadar gula darah. Jika pilihan makanan yang dikonsumsi tidak tepat, gula darah bisa naik di atas normal.

Pasien diabetes harus tahu dan selalu memilih makanan sehat, karena ini sudah menjadi bagian perawatan diabetes Anda. Awalnya mungkin akan terasa sulit karena harus mengubah kebiasaan makan. Lakukanlah secara bertahap, ubahlah kebiasaan makan yang paling mudah untuk Anda.

Bila Anda berhasil menjaga pola makan, teruskan sampai Anda memiliki kebiasaan makan makanan bergizi. Memang, awalnya akan sulit dilakukan, tapi Anda bisa meminta dokter atau ahli gizi untuk membantu Anda merubah pola makan sehari-hari. Pola makan sehat ini akan membantu Anda menjaga gula darah normal.

Untuk menjaga asupan pola makan tetap sehat, dan Anda tidak harus tersiksa menahan diet sehat ini. Ada beberapa tips yang bisa Anda ikuti dalam merencanakan diet sehat untuk penderita diabetes, yaitu:

Pilih menu makanan yang sehat dan sesuai dengan kondisi tubuh

Selalu sertakan sumber karbohidrat sehat untuk menjaga gula darah normal seperti buah-buahan, sayuran, biji-bijian, kacang kedelai, dan makanan olahan susu rendah lemak.

Makanan ini banyak mengandung vitamin, mineral, dan serat makanan. Menjadi pasien diabetes bukan berarti Anda harus total menghindari makanan karbohidrat, Anda hanya harus memilih sumber karbohidrat yang sehat. 

Jauhi gula dan ganti dengan pemanis buatan yang aman

Pemanis yang rendah kalori, biasanya mengandung kromium untuk meningkatkan fungsi insulin dalam tubuh, sehingga membantu Anda dalam mengontrol gula darah.

Hindari semua jenis minuman manis termasuk soda, jus buah, minuman olahraga, dan yang lainnya. Jenis minuman ini bisa memicu gula darah Anda yang normal jadi lebih tinggi.

Jika Anda ingin makanan manis, makanlah dengan porsi kecil. Gula darah yang awalnya normal sewaktu Anda terlalu banyak makan makanan manis bisa meningkat dan malah memperburuk kondisi diabetes Anda.

3. Jangan melewatkan sarapan

Tahukah Anda, sewaktu Anda meninggalkan sarapan, kadar gula darah yang normal akan jadi melonjak naik?

Ya, gula darah bisa meningkat jika Anda secara dramatis mengubah waktu dan jumlah yang Anda makan, akan lebih sulit bagi Anda untuk mengendalikan kadar gula darah. Maka dari itu, patuhi jadwal sarapan, makan siang, dan makan malam.

Ini berfungsi jika sewaktu-waktu gula darah Anda meningkat, akan lebih mudah untuk melihat apa yang memengaruhi gula darah Anda. Anggaplah waktu makan adalah obat yang bisa menjaga gula darah normal.

4. Jaga suasana hati dan kelola stres

Dokter dan para ahli kesehatan sudah lama menganjurkan orang dengan diabetes untuk selalu menghindari stress untuk menjaga gula darah normal.

Pasalnya, hormon stres, yaitu adrenalin dan kortisol, bisa untuk meningkatkan gula darah normal.

Tanpa Anda sadari, stres yang Anda alami ini bisa menguras energi dan tenaga yang ada di dalam tubuh yang seharusnya dipakai untuk beraktivitas. Oleh karena itu tidak jarang orang yang mengalami stres juga sering kali merasa cepat lelah.

5. Rutin cek gula darah

Cek gula darah penting dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan tubuh Anda, terutama pasien diabetes. Pasalnya, kadar gula darah yang normal menandakan bahwa sistem tubuh terkait baik-baik saja.

Sebaliknya, jika kadar gula darah Anda berada di atas normal, bisa menjadi tanda Anda mengalami pradiabetes atau bahkan sudah terkena diabetes.

Jika Anda bukan penderita diabetes, cek gula darah tetap berguna untuk mencegah gula darah di atas normal sekaligus penyakit diabetes.

Jika Anda menderita diabetes, cek gula darah berguna agar Anda dapat selalu mengontrol kadar gula darah tetap berada di tingkat yang normal. Rutin melakukan cek gula darah dapat membantu pengobatan Anda dan penyakit Anda tidak memburuk.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Apa Saja Camilan yang Boleh Dimakan Penderita Diabetes dalam Sehari?

Memilih camilan untuk penderita diabetes tidak boleh sembarangan. Selain perlu memperhatikan kandungan nutrisinya, jumlahnya pun tidak kalah penting.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Diabetes, Health Centers 24/04/2020 . 3 mins read

Panduan Makan untuk Orang yang Punya Riwayat Diabetes

Risiko diabetes pada orang dengan riwayat keluarga akan meningkat sehingga perlu upaya untuk mencegah diabetes dengan menjaga dan memilih makanan sehat.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Diabetes, Health Centers 23/04/2020 . 4 mins read

Apakah Neuropati pada Diabetesi Bisa Disembuhkan?

Meski belum ada pengobatan untuk menyembuhkan neuropati diabetik, pengidap diabetes dapat meringankan gejala dan menghambatnya menjadi lebih parah.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Diabetes, Health Centers 20/04/2020 . 4 mins read

Pemanis Buatan dan Karbohidrat Ternyata Memengaruhi Sensitivitas Insulin

Ternyata perpaduan pemanis buatan dan karbohidrat dapat menjadi pengaruhi tingkat sensitivitas insulin seseorang. Seperti apa penjelasannya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Diabetes, Health Centers 31/03/2020 . 4 mins read

Direkomendasikan untuk Anda

penyakit kulit diabetes

5 Penyakit Kulit yang Umum Menyerang Pasien Diabetes

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 13/06/2020 . 4 mins read
panduan diet sehat untuk menurunkan berat badan, cara diet sehat, menu diet sehat, makanan diet sehat, diet sehat alami

Cara Diet Turun Berat Badan yang Aman Tanpa Bahayakan Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020 . 14 mins read
diabetesi

Tunda Dulu ke Rumah Sakit Selama Wabah, Ini Tips untuk Diabetesi Selama di Rumah

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 30/04/2020 . 4 mins read
manfaat jalan kaki bagi penderita diabetes

6 Manfaat Jalan Kaki untuk Penderita Diabetes

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 26/04/2020 . 4 mins read