Hidup dengan diabetes? Anda tidak sendiri. Ikut komunitas kami sekarang!

home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Tes Toleransi Glukosa Oral (TTGO) untuk Diagnosis Diabetes

Tes Toleransi Glukosa Oral (TTGO) untuk Diagnosis Diabetes
glukosa oral (TTGO) adalah salah satu metode pemeriksaan untuk mendiagnosis diabetes. Tes ini mengukur kemampuan tubuh dalam menyerap glukosa di dalam darah.

TTGO melibatkan pengambilan sampel darah sebelum dan setelah pasien mengonsumsi cairan glukosa. Sampel darah akan digunakan untuk mengukur kadar gula dalam darah.

Pemeriksaan toleransi glukosa utamanya dilakukan untuk skrining (pemeriksaan awal) diabetes gestasional pada ibu hamil.

Kapan saya harus menjalani TTGO?

Umumnya dokter akan menyarankan ibu hamil untuk melakukan tes toleransi glukosa oral agar diabetes gestasional tidak terlambat didiagnosis. TTGO biasanya dilakukan saat minggu ke 24 sampai 28 kehamilan.

Tes ini juga direkomendasikan untuk membantu proses diagnosis pasien yang diduga mengalami diabetes. Secara umum, pemeriksaan toleransi glukosa darah dapat dilakukan untuk mengetahui beberapa kondisi berikut ini.

  • Diabetes gestasional
  • Prediabetes (kondisi saat berisiko tinggi terkena diabetes tipe 2)
  • Hiperglikemia (kadar gula darah terlalu tinggi)
  • Hipoglikemia (kadar gula darah terlalu rendah)

Selain itu, dokter dapat melakukan TTGO untuk memantau kadar glukosa darah pasien diabetes selama menjalani pengobatan.

Dari hasil pemeriksaan, dokter bisa mengetahui apakah pengobatan diabetes yang dilakukan efektif atau tidak.

Peringatan

Walaupun gestational diabetes sembuh setelah Anda melahirkan, Anda tetap berisiko terkena gestational diabetes lagi saat kehamilan berikutnya atau berisiko terkena diabetes tipe 2.

Oleh karena itu, Anda disarankan melakukan pemeriksaan toleransi glukosa 6 sampai 12 minggu setelah melahirkan atau setelah Anda berhenti menyusui.

Jika hasil tesnya normal, Anda tetap disarankan untuk melakukan tes ulang 3 tahun kemudian.

Secara keseluruhan, tes toleransi glukosa oral (TTGO) tidak memiliki risiko berbahaya. Namun, pengambilan sampel darah berisiko menyebabkan perdarahan, bengkak di area pengambilan darah, pusing, dan tubuh lemas.

Proses TTGO (tes toleransi glukosa oral)?

TTGO

Pemeriksaan ini bisa dilakukan di klinik atau rumah sakit dan tidak memakan waktu lama. Anda hanya perlu menunggu untuk mendapatkan hasil tes setelah pemeriksaan dilakukan.

Beri tahu dokter jika Ada sedang melakukan pengobatan lain, karena bisa jadi pengobatan tersebut memengaruhi hasil tes Anda. Pastikan juga Anda makan dengan teratur dan tidur cukup sebelum menjalani tes ini.

Persiapan

Anda dianjurkan untuk berpuasa atau tidak diperbolehkan untuk makan, tapi tetap boleh minum, selama 8 jam sebelum pemeriksaan dilakukan.

Kemungkinan Anda disarankan untuk berpuasa pada malam hari jka tes yang Anda lakukan dijadwalkan pada pagi hari. Namun, TTGO bisa dilakukan tanpa perlu berpuasa untuk kebutuhan skrining dalam pemeriksaan medis umum (medical check-up).

Dokter juga akan menyarankan untuk tidak mengonsumsi obat-obatan penurun gula darah sehingga tidak memengaruhi hasil tes.

Prosedur TTGO (tes toleransi glukosa oral)

Berikut adalah tahapan pemeriksaan toleransi glukosa oral.

  • Dokter atau petugas kesehatan akan mengambil sampel darah. Ini merupakan sampel darah pertama setelah Anda berpuasa. Fungsinya adalah sebagai pembanding dari sampel darah kedua.
  • Anda diminta untuk meminum cairan glukosa. Kadar glukosa dalam minuman berkisar antara 75 sampai 100 gram.
  • Sampel darah kedua Anda akan diambil kembali 1, 2, dan 3 jam setelahnya. Kadang sampel darah ini juga diambil dalam interval 30 menit sampai 3 jam lebih setelah meminum cairan glukosa.

Setelah tes

Anda mungkin akan merasa pusing atau lemas karena tidak makan. Oleh karena itu, Anda harus makan setelah tes dilakukan.

Dokte akan menjelaskan hasil tes. Jika hasil berada di atas batas kadar gula darah normal, dokter mungkin bisa meminta Anda melakukan tes lanjutan atau menjelaskan pengobatan yang perlu dilakukan.

Penjelasan dari hasil TTGO

Cek diabetes

Nilai normal yang ada pada daftar ini adalah referensi kisaran yang hanya berfungsi sebagai panduan. Kisaran ini bisa bervariasi dari satu laboratorium dengan laboratorium lainnya.

Laporan setiap laboratorium biasanya akan memuat berapa kisaran kadar gula normal yang digunakan. Dokter Anda juga akan menganalisis hasil tes berdasarkan kondisi kesehatan Anda dan faktor lainnya.

Melansir Lab Test Online, berikut ini adalah penjelasan dari hasil tes toleransi glukosa oral (TTGO).

Hasil tes glukosa normal untuk cairan glukosa 75 gram

  • Kadar gula darah puasa: kurang dari atau sama dengan 100 (mg/dL) atau 5.6 (mmol/L).
  • Kadar gula darah setelah 1 jam: kurang dari 184 mg/dL atau 10.2 mmol/L.
  • Kadar gula darah setelah 2 jam: kurang dari 140 mg/dL atau 7.7 mmol/L.

Anda menderita prediabetes jika hasil tes Anda 140 sampai 199 mg/dL (2 jam setelah tes dilakukan).

Hasil tes untuk mendiagnosis diabetes gestasional

Untuk cairan glukosa 75 gram, hasil tes mengindikasikan diabetes pada kondisi berikut.

  • Kadar gula darah puasa lebih dari atau sama dengan 92 mg/dL atau 5.1 mmol/L.
  • Kadar gula darah setelah 1 jam lebih dari atau sama dengan 180 mg/dL atau 10.0 mmol/L.
  • Kadar gula darah setelah 2 jam lebih dari atau sama dengan 153 mg/dL atau 8.5 mmol/L.

Untuk cairan glukosa 100 gram, hasil tes mengindikasikan diabetes jika gula darah setelah 3 jam lebih dari atau sama dengan 140 mg/dL atau 7.8 mmol/L.

Hal-hal yang dapat memengaruhi hasil TTGO

Kadar glukosa yang tinggi bisa disebabkan oleh:

  • hiperglikemia,
  • hyperthyroidism, dan
  • obat-obatan seperti kortikosteroid, niacin, phenytoin(dilantin), obat diuretik, atau beberapa obat untuk mengobati tekanan darah tinggi, HIV atau AIDS.

Kadar glukosa yang rendah bisa disebabkan oleh:

  • obat-obatan tertentu, misalnya obat diabetes, obat untuk tekanan darah (propranolol), dan obat-obatan untuk mengobati depresi (isocarboxazid),
  • rendahnya produksi hormon kortisol dan aldostrerone (penyakit Addison),
  • gangguan kelenjar tiroid,
  • tumor atau gangguan pankreas, dan
  • gangguan fungsi hati.

Tes toleransi glukosa oral (TTGO) mengukur kemampuan tubuh menyerap glukosa sehingga dapat digunakan untuk mendiagnosis penyakit diabetes.

Untuk mendapatkan hasil tes yang akurat, pastikan Anda mengikuti anjuran persiapan dan pencegahan yang diinformasikan dokter.

health-tool-icon

Kalkulator BMI (IMT)

Gunakan kalkulator ini untuk memeriksa Indeks Massa Tubuh (IMT) dan mengecek apakah berat badan Anda ideal atau tidak. Anda juga dapat menggunakannya untuk memeriksa indeks massa tubuh anak.

Laki-laki

Wanita

Anda atau keluarga hidup dengan diabetes?

Anda tidak sendiri. Ayo gabung bersama komunitas pasien diabetes dan temukan berbagai cerita bermanfaat dari pasien lainnya. Daftar sekarang!


Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Lab Tests Online. (2021). Glucose Tests. Retrieved 22 June 2021, from https://labtestsonline.org/tests/glucose-tests

Cleveland Clinic. (2021).Blood Glucose Test: Levels & What They Mean. Retrieved 22 June 2021, from https://my.clevelandclinic.org/health/diagnostics/12363-blood-glucose-test

Mayo Clinic. (2021). Glucose tolerance test. Retrieved 22 June 2021, from https://www.mayoclinic.org/tests-procedures/glucose-tolerance-test/about/pac-20394296

U.S. National Library. (2021) Glucose tolerance test – non-pregnant: MedlinePlus Medical Encyclopedia. Retrieved 22 June 2021, from https://medlineplus.gov/ency/article/003466.htm

Diabetes UK.(2019). Oral Glucose Tolerance Test (OGTT). Retrieved 22 June 2021, from https://www.diabetes.co.uk/oral-glucose-tolerance-test.html

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Fidhia Kemala Diperbarui 22/06/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.