4 Cara Memilih Pelembap untuk Kulit Kering (Tidak Harus yang Mahal, Kok)

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15/11/2019 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Anda yang punya kulit kering, hati-hati saat memilih pelembap untuk kulit. Pasalnya, salah pilih pelembap untuk kulit kering bisa menimbulkan berbagai masalah baru. Namun, saat ini sudah banyak sekali pilihan pelembap untuk kulit dari berbagai merek dan jenisnya. Harus pilih yang mana, ya? Simak rangkuman mengenai tips memilih pelembap untuk kulit kering berikut ini.

Memilih pelembap untuk kulit kering

1. Kenali jenis kulit Anda

Jika kulit Anda terlihat kusam, terasa kasar, bersisik dan mengelupas, serta sering gatal, kemungkinan besar jenis kulit Anda adalah kulit kering. Namun, Anda harus pastikan lagi masalah kulit kering mana yang paling mengganggu dan harus diatasi. Anda juga harus tahu apakah tipe kulit Anda sensitif.

Anda bisa berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit atau ahli kecantikan untuk memastikan seperti apa jenis kulit Anda sebenarnya. Barulah Anda bisa menentukan pelembap seperti apa yang diperlukan.

2. Konsistensi pelembap

Anda disarankan untuk memilih pelembap untuk kulit kering dalam bentuk salep atau body butter karena konsistensinya lebih kental dan padat. Pelembap berbentuk krim lembut lebih cocok untuk kulit normal, sedangkan bentuk losion yang konsistensinya paling encer atau ringan lebih cocok untuk orang dengan kulit berminyak.

Sesuaikan juga konsistensi pelembap sesuai waktu beraktivitas dan lokasi pemakaian. Untuk pemakaian di pagi hari dan pada wajah, sebaiknya gunakan pelembap dengan konsistensi yang agak ringan.

3. Kandungan pelembap

Dilansir dari WebMD, yang direkomendasikan pada pelembap untuk kulit kering biasanya mengandung shea butter, asam hialuronat, lanolin, ceramides, asam stearat, atau gliserin. Gliserin akan membantu menarik air ke kulit Anda. Asam hialuronat akan menjaga keseimbangan cairan pada kulit. Sementara lanolin akan mengunci kelembapan pada kulit Anda.

Pelembap yang juga berfungsi sebagai sunblock juga baik buat Anda. Usahakan memilih pelembap tabir surya minimal SPF 30. Ini untuk melindungi kulit dari sinar UV dan antioksidan untuk melawan radikal bebas.

Hindari pelembap yang menggunakan toner atau astringent berbasis alkohol karena bahan tersebut akan menarik keluar kelembapan kulit. Begitu pula dengan pelembap yang mengandung retinol yang akan membuat kulit Anda semakin kering.

4. Beli yang ukuran kecil dulu

Anda bingung mau coba pelembap untuk kulit kering yang mana duluan? Tenang, siasatnya adalah dengan beli pelembap dengan ukuran yang paling kecil. Kalau tersedia, pilih yang memang dikemas kecil untuk traveling.

Ini supaya nanti kalau ternyata Anda tidak cocok memakainya, Anda tidak perlu membuang produk yang masih banyak isinya. Anda juga akan lebih hemat saat masih mencari-cari pelembap untuk kulit kering mana yang paling sesuai dengan jenis dan karakter kulit Anda.

Lalu perhatikan tanda-tanda iritasi atau alergi seperti kulit memerah, gatal, atau membengkak. Bila muncul gejala iritasi atau alergi, segera hentikan pemakaian.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

7 Cara Mengatasi Sering Buang Air Kecil yang Mengganggu

Poliuria membuat Anda sering buang air kecil sehingga bisa mengganggu kegiatan sehari-hari. Ini cara mudah mengatasi sering buang air kecil akibat poliuria.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Urologi, Kandung Kemih 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit

Berbagai Penyebab Penyakit Infeksi Saluran Kencing yang Perlu Anda Ketahui

Anyang-anyangan alias infeksi saluran kencing membuat Anda sering kebelet dan terasa sakit saat buang air kecil. Apa saja penyebab infeksi saluran kencing?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Urologi, Urologi Lainnya 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit

Nokturia, Penyebab Sering Buang Air Kecil pada Malam Hari

Nokturia adalah kondisi yang membuat Anda sering kencing pada malam hari. Pelajari gejala, penyebab, dan cara mengatasinya di sini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Urologi, Kandung Kemih 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit

Bagaimana Cara Menjaga Kesehatan Kandung Kemih bagi Pria dan Wanita?

Hati-hati, tidak menjaga kesehatan kandung kemih membuat Anda rentan kena berbagai gangguan sistem kemih seperti infeksi saluran kencing hingga kanker.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Urologi, Kandung Kemih 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

bibir gatal

7 Penyebab Bibir Hitam untuk Anda yang Tidak Merokok

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 12/08/2020 . Waktu baca 3 menit
rileksasi tubuh

5 Cara Sederhana untuk Relaksasi Sehabis Olahraga

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 07/08/2020 . Waktu baca 4 menit
mengobati infeksi saluran kencing obat cefixime antibiotik

7 Pengobatan Alami Mengobati Infeksi Saluran Kencing

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 07/08/2020 . Waktu baca 8 menit
cara menghilangkan varises dengan skleroterapi

Sering Menggoyang-goyangkan Kaki Saat Tidur? Ini Penyebabnya

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 3 menit