Kapan Harus Menggunakan Obat Antijamur Saat Muncul Gatal pada Kulit?

Ini adalah artikel sponsor. Informasi selengkapnya mengenai Kebijakan Pengiklan dan Sponsor kami, silakan baca di sini.

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 9 Juni 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Gatal pada kulit merupakan gejala umum karena adanya infeksi jamur pada kulit. Walaupun infeksi jamur kulit jarang memicu masalah serius, gatal-gatal yang terjadi dapat menjengkelkan dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Pahami kapan  obat atau salep antijamur, seperti krim klotrimazol, harus digunakan untuk meredakan gatal akibat infeksi jamur kulit.

Jenis-jenis jamur kulit

Obat antijamur merupakan pengobatan umum untuk penyakit jamur pada kulit. Beberapa jenis-jenis penyakit jamur kulit yang umum terjadi meliputi:

Kutu air

kutu air tinea pedis athlete's foot

Penyakit yang juga dikenal dengan istilah athlete’s foot ini umumnya terjadi pada kaki, terutama di sela jari kaki. Gejala umumnya adalah:

  • Bercak putih yang terasa gatal
  • Bercak seperti sisik berwarna kemerahan dan menyebabkan gatal
  • Kulit pecah-pecah atau berisi cairan

Penyebab kutu air adalah bersentuhan dengan kulit orang lain yang sudah terinfeksi, jamur yang ada di tempat lembap, dan kebersihan kaki yang tidak dijaga. Salah satu cara tepat mengatasi jamur kulit adalah menggunakan obat oles jamur kulit, contohnya sediaan krim dengan kandungan klotrimazol.

Panu

panu tinea versicolor

Panu merupakan bercak-bercak pada kulit dengan warna putih, kecokelatan, atau kemerahan. Gejala lain dari panu adalah gatal ringan. Beberapa pemicu timbulnya panu pada kulit adalah:

  • Cuaca panas dan lembap
  • Kulit berminyak
  • Perubahan hormon
  • Sistem kekebalan tubuh sedang menurun

Jamur penyebab panu yang ada di kulit sehat dapat tumbuh berlebihan akibat keempat hal di atas. Sama seperti kutu air, panu juga dapat diobati dengan obat oles untuk jamur kulit seperti krim dengan kandungan klotrimazol.

Kurap

obat penyakit kurap

Orang yang terserang kurap umumnya mengalami gatal pada kulit yang ditandai dengan lingkaran kemerahan berbentuk cincin. Penyebaran infeksi jamur penyebab kurap terjadi karena:

  • Kontak fisik dengan orang yang memiliki kurap
  • Bersentuhan dengan hewan yang terserang kurap
  • Jamur penyebab kurap yang hidup di permukaan (lantai kamar mandi umum atau ruang ganti)

Kurap dapat diobati dengan salep antijamur yang dijual bebas di apotek, seperti krim klotrimazol. Obat oles resep dokter, contohnya krim Bifonazole, umumnya digunakan untuk kurap dengan tingkat keparahan yang tinggi.

Waktu tepat menggunakan salep atau obat jamur kulit

Jenis-jenis infeksi jamur kulit yang dibahas sebelumnya dapat diobati dengan obat antijamur. Salep antijamur, seperti yang berbahan klotrimazol, bekerja dengan cara melawan jamur penyebab infeksi kulit.

Klotrimazol membasmi jamur dengan membunuh sel jamur serta mencegah sel jamur berkembang. Obat jamur kulit yang terbuat dari klotrimazol terbukti efektif dalam meredakan gejala dan tanda infeksi jamur kulit. Oleh karena itu, seseorang yang merasakan gejala-gejala infeksi jamur pada kulit (kutu air, panu, kurap) dapat mengoleskan salep antijamur untuk meredakan ketidaknyamanan yang dirasakan.

Saran penggunaan obat oles jamur kulit dari klotrimazol umumnya selama 2 hingga 4 minggu ketika dibutuhkan.

Cara mengoleskan obat jamur kulit

Untuk mengatasi gatal karena infeksi jamur kulit dengan cepat, gunakan salep antijamur sebanyak 3 kali sehari selama 2 hingga 4 minggu. Cara penggunaan salep atau krim jamur kulit ini adalah:

  • Membersihkan area yang akan dioles terlebih dahulu
  • Memastikan area kulit yang akan diobati sudah kering sebelum pengolesan
  • Keluarkan sekitar 0,5 cm setrip obat gatal kulit pada jari tangan
  • Oleskan salep atau krim tersebut pada kulit yang diobati

Obat oles yang dituang sepanjang 0,5 cm dapat digunakan untuk meredakan gatal dan gejala lain. Hindari mengoleskan salep terlalu dekat dengan mata, mulut, dan bibir. Penggunaan obat oles gatal kulit hanya ditujukan untuk kulit, bukan tubuh bagian dalam.

Gatal-gatal karena infeksi jamur kulit memang mengganggu aktivitas sehari-hari, sedangkan panu dapat membuat sebagian orang menjadi minder. Namun, Anda tidak perlu khawatir karena kondisi ini dapat diobati.

Saat muncul gatal-gatal akibat infeksi jamur kulit, salep antijamur dapat menjadi solusi cepat mengatasi gatal karena kutu air, panu, dan kurap. Klotrimazol, sebagai salah satu bahan obat jamur kulit, juga termasuk dalam daftar obat-obatan berguna yang dirilis oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Singkatnya, menjaga kebersihan memainkan peran penting dalam mencegah infeksi jamur kulit. Oleh karena itu, penting untuk menjaga kehigienisan dengan rutin mandi, menggunakan kaus kaki bersih, dan menggunakan alas kaki saat berada di ruang publik. Bila terkena penyakit jamur kulit, maka mengoleskan obat jamur kulit mampu menjadi solusi cepat mengatasi gatal.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Pilihan Obat Dermatitis Seboroik Secara Medis dan Alami

Ada berbagai jenis obat dermatitis seboroik yang bisa Anda gunakan, mulai dari krim hingga sampo. Apa yang paling tepat untuk Anda?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Kesehatan Kulit, Dermatitis 11 Oktober 2020 . Waktu baca 9 menit

Dermatitis Perioral

Dermatitis perioral adalah peradangan kulit yang terjadi di sekitar mulut. Ketahui gejala, penyebab, dan cara pengobatannya di sini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Kesehatan Kulit, Dermatitis 10 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit

Penyebab Dermatitis Beserta Pemicunya di Lingkungan Sekitar

Dermatitis menimbulkan peradangan pada kulit. Berbagai faktor yang berasal dari dalam dan luar tubuh diketahui berkaitan dengan penyebab dermatitis.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Kesehatan Kulit, Dermatitis 10 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit

Dermatitis Stasis

Dermatitis stasis adalah peradangan yang disebabkan oleh penyumbatan aliran darah di jaringan kulit. Ketahui gejala, penyebab, dan perawatannya di sini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Kesehatan Kulit, Dermatitis 10 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

intertrigo dermatitis intertriginosa

Dermatitis Intertriginosa (Intertrigo)

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 15 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit
Dermatitis herpetiformis

Dermatitis Herpetiformis

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 13 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit
pelembab kulit eksim

Pilihan Obat dan Terapi untuk Mengatasi Eksim yang Kambuh

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 11 Oktober 2020 . Waktu baca 8 menit
dermatitis

Dermatitis

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 11 Oktober 2020 . Waktu baca 11 menit