Pilihan Obat Herpes Simpleks dan Zoster yang Biasa Diresepkan Dokter

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15/11/2019 . 12 menit baca
Bagikan sekarang

Herpes adalah penyakit infeksi yang menyerang kulit, kelamin, dan mulut. Rasa gatal, demam, dan timbulnya lenting berisi air, menjadi berbagai gejala yang bisa muncul akibat herpes. Jika dibiarkan hal ini tentu sangat mengganggu. Oleh karena itu, mencari cara mengobati herpes menjadi prioritas utama yang tak boleh disepelekan. Lantas, apa saja obat yang ampuh melawan virus herpes?

Apa itu herpes?

penyakit herpes zoster cacar ular cacar api

Herpes adalah infeksi virus yang menyebabkan lecet dan luka yang menyakitkan. Ada 8 sampai 9 jenis virus penyebab herpes. Namun, virus yang paling umum ada dua, yaitu varicella zoster dan herpes simplex.

Virus varicella zoster adalah penyebab cacar air dan herpes zoster, atau yang lebih sering dikenal sebagai cacar ular atau cacar api

Herpes zoster ditandai dengan munculnya rasa sakit di salah satu sisi tubuh saja tepatnya di area tertentu. Selain itu, berbagai tanda dan gejala lain yang biasanya muncul yaitu:

  • Nyeri, terbakar, mati rasa, atau kesemutan di bagian tubuh tertentu
  • Sangat sensitif terhadap sentuhan
  • Munculnya ruam merah beberapa hari setelah rasa sakit di area tertentu
  • Leupuhan berisi cairah yang pecah dan mengeras
  • Gatal pada ruam
  • Sakit kepala
  • Mata sensitif terhadap cahaya
  • Kelelahan

Sementara itu, kemunculan virus herpes simplex tipe 1 dan 2 (HSV1 dan HSV2) biasanya ditandai dengan berbagai gejala seperti:

  • Luka melepuh atau bintil di sekitar mulut dan kelamin (genital)
  • Nyeri saat buang air kecil
  • Pembengkakan kelenjar getah bening
  • Gatal pada luka
  • Sakit kepala
  • Kelelahan
  • Nafsu makan menghilang

Berbagai gejala ini cukup menyiksa dan mengganggu aktivitas jika dibiarkan begitu saja. Untuk itu, segera cari cara mengobati herpes dengan memeriksakannya ke dokter.

Apakah herpes bisa sembuh total?

apa itu herpes zoster? cacar air atau cacar ular nyeri

Dilansir dari Centers for Disease Control and Prevention, penyakit herpes tidak bisa disembuhkan. Begitu terinfeksi, Anda akan memiliki virus ini selamanya alias virus ini tidak bisa dihilangkan dari tubuh. 

Saat selesai menginfeksi, virus akan “tidur” dan bisa kembali bangun sewaktu-waktu saat ada pemicunya. Namun, Anda tak perlu khawatir. Pasalnya ada beragam obat untuk mengatasi herpes yang bisa membantu meringankan dan mengendalikan gejalanya.

Obat juga membantu memperkecil risiko Anda untuk menularkan penyakit ini pada orang lain. Selain itu, obat herpes juga membantu mempersingkat wabah agar Anda bisa segera beraktivitas kembali seperti biasa.

Jangan sampai justru membiarkannya tanpa pengobatan sama sekali. Pasalnya, herpes sangat mudah menular hanya dengan menyentuh luka atau cairan dari luka. Jika dibiarkan, herpes bisa menyebar ke bagian tubuh yang lain.

Selain itu, luka yang menyerang kelamin biasanya membuat kulit rasa sakit yang tak tertahankan. Apalagi pada orang-orang yang sistem kekebalan tubuhnya lemah. Pada ibu hamil, herpes bisa ditularkan pada bayi dari sang ibu saat proses kelahiran jika tidak segera diobati.

Oleh sebab itu, minum obat dan melakukan berbagai cara untuk mengobati herpes menjadi langkah bijak demi kesehatan jangka panjang Anda.

Apa saja pilihan obat herpes?

obat penghilang rasa sakit

Jika Anda mulai mengalami gejala herpes seperti yang telah dijelaskan di atas, ada baiknya segera temui dokter. Semakin cepat didiagnosis, semakin berkurang juga risiko penyebaran herpes di seluruh tubuh. Dokter akan mencari kombinasi cara paling tepat untuk mengobati herpes yang Anda idap.

Meminum obat yang tepat biasanya menjadi cara paling efektif yang dipilih untuk mengobati herpes baik simplex maupun zoster. Dokter akan memberikan obat-obatan yang membantu mencegah virus terus berkembang biak dan mengendalikan gejala.

Biasanya obat-obatan yang diberikan tersedia dalam bentuk pil dan juga krim. Namun, untuk kasus yang cukup parah dokter akan memberikannya melalui suntikan.

Berikut tiga pilihan obat antivirus utama yang digunakan sebagai cara efektif mengobati herpes:

Acyclovir

Acyclovir termasuk obat herpes kulit yang pertama kali diproduksi dalam bentuk salep dan saat ini lebih banyak yang berbentuk pil. Obat antivirus ini sudah digunakan sejak tahun 1982. 

Obat herpes jenis ini tergolong aman dan bisa dikonsumsi sehari-hari sesuai kebutuhan. Dikutip dari American Sexual Health Association acyclovir telah terbukti aman digunakan setiap hari selama 10 tahun.

Kegunaan

Obat ini bekerja dengan mengurangi tingkat keparahan dan jangka waktu kemunculan penyakit. Dengan begitu, luka lebih cepat sembuh dan mengurangi risiko terbentuknya luka baru.

Obat ini juga bisa membantu mengurangi rasa sakit setelah luka sembuh dan membaik. Pada orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, obat herpes ini bisa mengurangi risiko penyebaran virus ke bagian tubuh yang lain.

Efek samping obat

Rasa mual, diare, sakit kepala, dan muntah bisa muncul setelah minum obat yang satu ini. Namun, segera konsultasikan ke dokter jika Anda mengalami berbagai masalah serius seperti:

  • Sakit punggung belakang atau samping yang tak biasa
  • Urine lebih sedikit
  • Perubahan suasana hati yang parah
  • Kebingungan atau linglung
  • Halusinasi
  • Sulit menjaga keseimbangan

Untuk acyclovir oles, efek samping yang biasa dirasakan yaitu rasa terbakar saat memakainya. Jika berbagai efek samping ini berlanjut, beritahukan dokter yang menangani Anda.

Ingat, selalu konsumsi obat sesuai dengan petunjuk yang diberikan dokter dan jangan asal-asalan.

Valacyclovir

Obat herpes yang satu ini merupakan terobosan yang lebih baru. Valacyclovir sebenarnya menggunakan acyclovir sebagai bahan aktifnya.

Namun, obat ini menjadikan acyclovir lebih efisien sehingga tubuh bisa jadi menyerap sebagian besar kandungan obat. Salah satu keunggulannya dibanding acyclovir adalah obat ini bisa diminum siang hari tanpa menyebabkan sakit kepala atau keliyengan.

Kegunaan

Sama seperti acyclovir, obat ini membantu meringankan keparahan dan lamanya wabah. Selain itu, valacyclovir juga membuat luka menjadi lebih cepat sembuh sehingga risiko munculnya luka baru pun berkurang. Obat ini juga dapat membantu mengurangi lamanya rasa sakit yang tersisa setelah luka sembuh.

Efek samping obat

Mual, sakit perut, sakit kepala, dan pusing bisa muncul sebagai efek samping obat. Jika salah satu dari efek ini bertahan atau memburuk, beri tahu dokter atau apoteker Anda segera.

Famciclovir

Famciclovir menggunakan penciclovir sebagai bahan aktifnya. Seperti valacyclovir, obat  herpes ini juga bertahan lebih lama jika sudah berada di dalam tubuh. Oleh karenanya, obat ini hanya dikonsumsi dalam waktu tertentu dan tidak boleh sering-sering.

Kegunaan

Obat herpes yang satu ini membantu mencegah HSV bereplikasi menjadi semakin banyak. Selain itu, famciclovir juga bisa membantu mengurangi keparahan dan meredakan gejala.

Pada orang dengan sistem kekebalan yang lemah, famciclovir dapat mengurangi risiko penyebaran virus. Baik itu ke bagian tubuh yang lain atau ke orang lain.

Efek samping

Sakit kepala, mual, dan diare adalah efek samping paling sering muncul setelah minum famciclovir. Namun, gejalanya biasanya ringan sehingga tak sampai mengganggu aktvitas. Jika gejalanya terus memburuk, ada baiknya untuk segera konsultasi ke dokter.

Obat tambahan untuk herpes zoster

Selain ketiga obat utama tersebut, ada obat-obatan lain yang biasanya diberikan untuk orang dengan herpes zoster. Berikut ini berbagai obat tambahan yang diresepkan sebagai salah satu cara efektif mengobati cacar api:

Obat antiradang

Antiradang termasuk obat tambahan yang diresepkan sebagai salah satu cara untuk mengobati herpes zoster. Ibuprofen atau obat-obatan NSAID lainnya mampu mengurangi rasa sakit dan pembengkakan. Biasanya dokter meminta pasien untuk meminumnya setiap 6 hingga 8 jam sekali.

Analgesik (obat pereda nyeri)

Obat-obatan ini membantu mengurangi rasa sakit yang muncul saat terkena herpes zoster. Terkadang untuk kasus yang parah dokter juga meresepkan obat analgesik dari golongan narkotika. Pastikan untuk mematuhi aturan minum yang diberikan dokter agar pengobatan berjalan efektif.

Antikonvulsan atau antidepresan trisiklik

Obat-obatan ini umumnya diresepkan untuk mengobati rasa sakit yang berkepanjangan. Dokter akan meresepkannya untuk diminum 1 sampai 2 kali sehari. Namun, hal ini juga tergantung pada jenis dan dosis obat yang diberikan.

Antihistamin

Antihistamin seperti diphenhydramine (Benadryl) sering kali ikut diresepkan untuk mengatasi rasa gatal. Ini karena rasa gatal akibat herpes zoster biasanya tak tertahankan.

Menggaruk ruam dan luka bisa membuat penyakit menyebar luas. Untuk itu, antihistamin menjadi salah satu cara efektif untuk mengobati rasa gatal akibat herpes zoster.

Krim, gel, atau patch mati rasa

Krim, gel, atau patch mati rasa untuk seperti lidocaine terkadang diberikan untuk membantu mengatasi rasa sakit yang menyerang. Namun obat-obatan ini biasanya hanya dipakai saat diperlukan saja karena bukan pengobatan utama.

Capsaicin (Zostrix)

Capsaicin merupakan obat yang ditujukan untuk mengurangi risiko nyeri saraf pasca pulih dari herpes zoster. Kondisi ini biasanya sangat menyiksa karena menyerang serabut saraf dan kulit. Kulit akan terasa seperti terbakar dalam waktu yang cukup lama.

Pengobatan lain untuk untuk herpes

obat incidal adalah

Obat herpes golongan antivirus umumnya diresepkan untuk pasien yang mengalami episode pertama herpes simplex. Untuk episode berulang, biasanya dokter akan merekomendasikan terapi episodik dan terapi supresif yang juga menggunakan obat antivirus.

Terapi episodik

Jika Anda mengalami enam kali kekambuhan dalam kurun waktu satu tahun maka dokter akan merekomendasikan terapi episodik.

Dalam terapi episodik, Anda akan diminta untuk terus mengonsumsi obat herpes golongan antivirus selama beberapa hari sejak tanda pertama infeksi terlihat. Hal ini bertujuan untuk mempercepat penyembuhan bahkan mencegah infeksi terjadi.

Terapi ini biasanya membantu mempersingkat gejala herpes yang biasanya terjadi dalam jangka panjang. Setiap obat dari golongan antivirus ini memiliki kecepatan penyerapan dan efektivitas yang berbeda. Maka dosisnya juga bervariasi. Umumnya Anda akan diresepkan 1 hingga 5 pil setiap hari selama 3 hingga 5 hari setelah infeksi menyerang.

Terapi supresif

Sementara itu, terapi supresif biasanya digunakan untuk orang-orang yang mengalami kekambuhan sebanyak lebih dari enam kali dalam setahun. Terapi ini dapat mengurangi gejala setidaknya hingga 75 persen saat Anda meminum obat antivirus.

Biasanya, obat herpes ini dikonsumsi untuk menghilangkan dan menekan gejala. Terapi ini dianggap cukup aman dan efektif. Umumnya, dosis yang diberikan pun bervariasi sesuai kondisi dari mulai 1 hingga 2 pil per hari.

Apakah obat herpes harus diminum seumur hidup?

obat nyangkut di tenggorokan

Seperti dijelaskan di atas, sekali kena herpes virusnya tidak akan hilang dalam sekejap dari dalam tubuh. Obat-obatan antivirus untuk herpes hanya bisa membantu melemahkan virusnya. Maka, sangat mungkin penyakit ini akan kambuh lagi dalam beberapa waktu setelah pengobatan.

Karena itulah dokter kemungkinan besar akan menganjurkan Anda untuk tetap minum obat herpes setelah serangan yang pertama.

Dalam kasus yang cukup parah, dokter akan meminta pasien untuk minum obatnya setiap hari, seumur hidup. Selain untuk menekan risiko gejalanya kambuh, minum obat herpes seumur hidup penting dilakukan untuk mencegah penularan herpes pada pasangan atau orang-orang di sekitar pasien.

Jangan sungkan untuk mengatakan pada dokter mengenai perkembangan kondisi. Jika kombinasi obat yang diberikan dirasa tidak berefek apa pun atau menimbulkan efek samping yang parah segera konsultasikan kembali.

Pengobatan herpes di rumah

berendam di bath tub saat hamil

Selain perawatan dari dokter, Anda juga bisa melakukan berbagai cara untuk membantu mengobati dan meringankan gejala herpes.

Kombinasi obat herpes dari dokter, perawatan rumahan, dan perubahan gaya hidup dianjurkan untuk membantu mengatasi herpes simplex maupun zoster. Hal ini biasanya bertujuan untuk membantu meringankan dan menghilangkan gejala penyakit.

Perawatan rumahan untuk herpes simpleks

Beriku cara-cara yang bisa dipraktikkan dalam keseharian untuk mengobati herpes:

  • Mandi dengan menggunakan air garam untuk membantu meredakan gejala
  • Berendam dalam bak mandi yang berisi air hangat untuk meredakan gatal dan nyeri
  • Petroleum jelly menjadi obat alami herpes yang bisa digunakan dengan mengoleskan ke area yang terinfeksi
  • Menggunakan pakaian yang longgar dan menghindari yang ketat terutama di daerah yang terinfeksi
  • Mencuci tangan hingga bersih dengan sabun terutama setelah menyentuh area yang terinfeksi
  • Tidak melakukan kegiatan seksual baik vaginal, oral, maupun anal hingga gejalanya menghilang
  • Mengompres area yang terinfeksi dengan menggunakan es yang dibalut dengan handuk

Perawatan rumahan untuk herpes zoster

Berikut ini perawatan tambahan untuk herpes zoster yang bisa Anda praktikkan di rumah, yaitu:

  • Istirahat yang cukup untuk mengembalikan kekuatan sistem kekebalan tubuh
  • Mengompres ruam atau lepuhan menggunakan air dingin atau panas untuk mengurangi rasa sakit dan juga gatal
  • Menggunakan losion calamine untuk mengurangi rasa gatal

Berbagai perawatan rumahan ini bisa digunakan untuk membantu meringankan gejala herpes zoster. Biasanya, kondisi ini akan hilang dalam beberapa minggu dan jarang kambuh kembali.

Namun, jika gejala penyakit herpes zoster tidak kunjung hilang atau berkurang dalam waktu 10 hari maka segera konsultasikan ke dokter untuk diperiksa lebih lanjut.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Haruskah Beri Tahu Pasangan Jika Saya Mengidap Herpes Oral?

Herpes mulut adalah penyakit yang menular. Lantas, perlukah beri tahu pasangan jika Anda memiliki herpes di bibir? Bagaimana menyampaikannya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Penyakit Kulit, Health Centers 15/03/2019 . 5 menit baca

Herpes Zoster (Cacar Api/Cacar Ular)

Penyakit herpes zoster (cacar ular) disebabkan oleh virus penyebab cacar air. Siapa saja yang bisa kena cacar api ini? Apa bisa seseorang terkena dua kali?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Penyakit A-Z, Kesehatan A-Z 04/12/2018 . 1 menit baca

Isoprinosine

Isoprinosine adalah obat antivirus. Cari tahu semua informasi tentang fungsi, dosis, efek samping, interaksi, dan peringatan obat ini di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Obat A-Z, Obat-obatan & Suplemen A-Z 27/11/2018 . 1 menit baca

Disunat Atau Tidak, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Sunat tak bisa dipisahkan dari tradisi budaya dan agama. Lalu sebenarnya dari sisi medis sendiri lebih sehat mana: disunat atau tidak? Ini pertimbangannya.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Hidup Sehat, Seks & Asmara 25/06/2018 . 4 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

Ciri-ciri dan gejala cacar api

Ciri-Ciri Cacar Api yang Wajib Dikenali, Jika Anda Sudah Pernah Kena Cacar Air

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 18/05/2020 . 7 menit baca

Herpes Juga Bisa Menyerang Si Kecil, Ini Cara Mencegahnya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 08/06/2019 . 3 menit baca
penyakit herpes

Herpes

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 06/05/2019 . 1 menit baca
donor darah saat herpes

Bolehkah Donor Darah Saat Terinfeksi Virus Herpes?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 27/04/2019 . 4 menit baca