Cara Mencegah Penularan Cacar Air Jika Ada Anggota Keluarga yang Terkena

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 17/04/2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Cacar air adalah penyakit menular yang bisa menyebar dengan mudah dan cepat. Cacar air pada umumnya lebih banyak menyerang anak-anak yang berusia di bawah 10 tahun. Namun, tidak menutup kemungkinan orang dewasa juga bisa terkena cacar air. Nah, agar Anda tidak tertular cacar air, Anda harus mengetahui cara mencegah penyakit ini. Begitu pun saat Anda yang terinfeksi. Anda juga perlu menerapkan cara mencegah penularan cacar air agar tak menginfeksi orang-orang di sekitar Anda. 

Siapa yang paling berisiko tertular cacar air?

Cacar air termasuk penyakit umum yang bisa terjadi di semua kalangan usia. Akan tetapi, orang-orang dengan kondisi sistem imun yang lemah, seperti bayi, ibu hamil, dan lansia, lebih berisiko terjangkit penyakit ini.

Penyakit ini juga bisa menyerang orang dewasa dan umumnya gejala yang muncul lebih berat  dibandingkan anak-anak, apabila belum terinfeksi sebelumnya.

Selain itu, Anda juga perlu mengetahui kapan saja penderita cacar air bisa menularkan penyakit ini. Orang yang terinfeksi sudah bisa menularkan penyakit ini 1-2 hari sebelum ruam kemerahan muncul, tepatnya ketika demam berlangsung.

Saat ruam merah berubah menjadi lenting, penyakit ini kan jauh mudah karena ruam yang pecah akan mengeluarkan cairan yang mengandung virus penyebab. Cairan ini bisa menempel pada baju dan benda-benda yang digunakan penderita. Cacar air tidak lagi menular sampai lenting berubah mengering menjadi keropeng.

Selain itu, Anda juga bisa terjangkit cacar air apabila melakukan kontak fisik langsung dengan orang yang mengalami cacar api atau herpes zoster. Namun, penularannya tidak melalui udara. Penyakit ini adalah kondisi lanjutan dari cacar air yang bisa muncul setelah 7-10 tahun cacar air sembuh

Vaksin adalah cara mencegah cacar air paling ampuh

Sejauh ini cara mencegah cacar air yang paling efektif adalah dengan melakukan imunisasi atau vaksin cacar. Para ahli dari CDC menyatakan jika imunisasi cacar air sangat aman dan ampuh dalam memberikan perlindungan lengkap dari virus penyebab cacar air.

Sebanyak 90 persen orang yang sudah mendapatkan vaksin tidak akan terkena cacar air. Meskipun ternyata imunisasi tidak memberikan perlindungan secara lengkap, tapi setidaknya vaksin cacar bisa mengurangi gejala atau keparahan penyakit cacar.

Siapa saja yang sebaiknya melakukan vaksinasi?

Vaksinasi sebagai cara mencegah cacar air dianjurkan untuk semua anak-anak yang berusia di bawah 13 tahun dan belum pernah terkena sakit cacar.

Selain anak-anak, vaksin untuk cacar air juga direkomendasikan untuk orang dewasa yang belum pernah mendapat vaksin atau belum pernah terjangkit penyakit cacar air. Jika Anda sudah pernah kena cacar, maka tidak perlu lagi melakukan vaksin cacar.

Di Indonesia, vaksin cacar tidak termasuk dalam daftar imunisasi wajib untuk anak. Meski begitu, Anda tetap dianjurkan untuk melakukan vaksinasi sebagai cara utama mencegah penyakit cacar sekaligus mengurangi angka penularan penyakit cacar, hingga lama kelamaan penyakit ini mati.

Vaksin cacar biasanya digabungkan dengan vaksin untuk penyakit lain, seperti imunisasi MMRV. Selain untuk cacar air, vaksin MMRV dilakukan sebagai cara mencegah penyakit campak, gondok, alergi pernapasan, dan cacar.

Kapan sebaiknya vaksin cacar air dilakukan?

Anak-anak dan orang dewasa akan diberikan dua dosis imunisasi secara terpisah. Untuk anak-anak, dosis pertama diberikan saat anak berusia sekitar 12 sampai 18 bulan. Dosis kedua diberikan saat anak sudah berusia 4 sampai 6 tahun.

Sedangkan untuk orang dewasa, dosis kedua bisa diberikan dalam jangka waktu 4 sampai 8 minggu setelah dosis pertama diberikan.

Penggunaan vaksin untuk mencegah cacar air ini cukup aman dan tidak menunjukkan efek samping imunisasi yang serius.

Efek samping yang sering muncul biasanya rasa sakit, kulit memerah, dan bengkak di daerah kulit tempat Anda disuntik. Ada sebagian kecil orang yang juga mengalami ruam merah di kulit sekitar tempat si pasien mendapat suntikan.

Cara lain mencegah penyakit cacar air

mencuci tangan cara mencegah cacar air

Penularan cacar air sangat mudah dan cepat. Nah, selain melalui vaksinasi, ada beragam hal lainnya yang bisa dilakukan sebagai cara mencegah cacar air.

Jika ada salah satu keluarga di rumah terkena cacar air dan Anda belum melakukan vaksinasi cacar air, Anda bisa mencegah penularannya dengan:

  • Selalu menggunakan masker ketika melakukan interaksi dengan anggota keluarga yang kena cacar.
  • Rajin cuci tangan menggunakan sabun, terutama setelah kontak dengan orang yang sedang cacar.
  • Untuk sementara tidak berbagi barang pribadi (handuk, pakaian, atau sisir) dan tidur sekamar dengan orang yang sedang cacar.
  • Pisahkan baju atau seprai orang yang sedang kena cacar saat dicuci.
  • Segera menyeka benda atau permukaan yang terkena kontak langsung orang yang sedang cacar dengan menggunakan cairan antiseptik.
  • Jika menyadari telah terpapat virus cacar air, segera konsultasikan pada dokter untuk mendapatkan vaksin yang mencegah penyakit ini sesegera mungkin.

Sedangkan jika Anda atau anak yang kena cacar air, coba untuk melakukan beberapa cara sederhana ini guna mencegah penularan cacar air pada orang lain:

  • Hindari kontak langsung dengan orang-orang yang belum terinfeksi, termasuk berada dalam satu ruangan yang sama.
  • Tidak pergi ke tempat-tempat umum seperti sekolah, kantor, atau pusat perbelanjaan sebelum Anda benar-benar sembuh.
  • Jangan menggaruk kulit yang gatal supaya tidak meninggalkan bekas cacar. Luka ini kemudian dapat menyebabkan infeksi oleh bakteri yang masuk ke kulit. 

Gejala cacar air muncul akibat adanya infeksi virus varicella zoster di dalam tubuh. Virus penyebab cacar air ini bisa ditularkan dengan mudah, seperti menyebar melalui udara ketika seseorang yang terinfeksi batuk atau bersin. Cacar air juga bisa ditularkan dari kontak langsung dengan cairan cacar itu sendiri.

Itu sebabnya, orang yang terkena cacar air harus diisolasi sampai sembuh untuk mencegah penularan penyakit ini berlangsung ke orang lain. Sebagai cara lain mencegah penyakit cacar air, hindari juga kontak langsung atau melakukan aktivitas yang berdekatan dengan orang yang terinfeksi.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Apa Saja Perbedaan Cacar Air dan Campak?

Cacar air dan campak sama-sama menimbulkan ruam merah di kulit. Meski tampak mirip, keduanya berbeda. Apa saja perbedaan cacar air dan campak?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Penyakit Kulit, Health Centers 15/04/2020 . Waktu baca 4 menit

5 Pilihan Obat untuk Mempercepat Penyembuhan Cacar Air

Dengan minum obat, gejala cacar air yang mengganggu bisa segera diatasi, termasuk lenting lebih cepat mengering tanpa berisiko menyebabkan infeksi bakteri.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Penyakit Kulit, Health Centers 19/03/2020 . Waktu baca 6 menit

Cara Mengobati Cacar Air dengan Minum Obat dan Perawatan Rumahan

Saat terkena cacar air, kulit jadi terasa gatal dan tidak nyaman. Terdapat beberapa cara mengobati cacar air yang bisa dilakukan untuk mengatasi gejala ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Penyakit Kulit, Health Centers 03/01/2019 . Waktu baca 6 menit

Cacar Air Penyakit Kulit Menular, Bisakah Terserang Kedua Kalinya?

Sebenarnya sudah pernah terserang cacar air meski terjadi beberapa tahun silam. Namun, masih adakah kemungkinan untuk cacar air menular dua kalinya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Penyakit Kulit, Health Centers 09/12/2018 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Vaksin cacar air

Vaksin Cacar Air (Varisela), Ketahui Manfaat dan Jadwal Pemberiannya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 24/05/2020 . Waktu baca 8 menit
Salep untuk cacar air

Salep Apa yang Baik untuk Mengatasi Gatal Cacar Air?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 22/05/2020 . Waktu baca 6 menit
penyebab cacar air

Waspadai Penyebab Cacar Air dan Berbagai Faktor Risikonya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 20/05/2020 . Waktu baca 6 menit
Obat tradisional cacar air dari bahan alami

5 Obat Tradisional yang Membantu Penyembuhan Cacar Air Secara Alami

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 16/05/2020 . Waktu baca 7 menit