Pentingnya Cuci Tangan dan Pakai Sarung Tangan untuk Cegah Infeksi Coronavirus

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Baca semua artikel berita seputar coronavirus (COVID-19) di sini.

Novel coronavirus yang merebak di China dan belasan negara lainnya dapat menular melalui kontak dekat dengan orang yang terinfeksi serta sentuhan dengan barang yang terkontaminasi. Ini sebabnya setiap orang diimbau untuk menjaga kebersihan tangan guna mencegah novel coronavirus menyebar lebih luas lagi.

Menjaga kebersihan tangan tidak hanya soal mencuci tangan menggunakan air. Anda juga perlu memahami cara mencuci tangan yang benar serta menerapkan perlindungan ekstra untuk memperoleh hasil optimal. Berikut ulasan lengkapnya.

Pentingnya kebersihan tangan untuk mencegah coronavirus

terlalu sering mencuci tangan

Coronavirus merupakan kelompok virus yang menyerang saluran pernapasan. Virus ini sebenarnya tidak bertahan lama di udara maupun permukaan benda, tapi kurangnya kesadaran untuk menjaga kebersihan tangan bisa mendukung penyebarannya.

Novel coronavirus yang saat ini mewabah berasal dari kelompok virus yang sama. Anda pun dapat terjangkit virus berkode 2019-nCoV ini apabila Anda menyentuh mata, hidung, atau mulut tanpa mencuci tangan yang telah terkontaminasi.

Oleh sebab itu, Centers for Disease Control and Prevention (CDC) dan beberapa badan kesehatan lain di dunia menekankan pentingnya mencuci tangan. Ini adalah cara paling mudah untuk menjaga kebersihan tangan dan mencegah novel coronavirus menyebar.

Berikut langkah-langkah mencuci tangan yang baik dan benar:

  1. Basahi tangan dengan air bersih yang mengalir, lalu tuang sabun secukupnya.
  2. Gosok kedua telapak tangan.
  3. Gunakan tangan kanan untuk menggosok punggung tangan dan jari-jari tangan kiri ke arah depan. Ulangi dengan tangan satunya.
  4. Masukkan jari-jari tangan kanan ke sela jari tangan kiri, lalu gosokkan keduanya.
  5. Rapatkan jari tangan, lalu bentuk seperti kait. Kaitkan kedua tangan dan gosok jari-jarinya.
  6. Genggam ibu jari kiri dengan tangan kanan, lalu putar beberapa kali. Ulangi dengan tangan satunya.
  7. Gosok telapak tangan kiri dengan ujung jari tangan kanan. Ulangi dengan tangan satunya.
  8. Bilas tangan hingga sabun hilang. Keringkan dengan tisu dan segera buang.

Jika tidak terdapat air, Anda bisa menggunakan hand sanitizer mengandung minimum 60% alkohol. Hand sanitizer dapat menjaga kebersihan tangan dan mengurangi jumlah kuman, tapi hal ini mungkin tidak cukup ampuh untuk mencegah penularan coronavirus.

COVID-19 Outbreak updates
Country: Indonesia
Data

1,314,634

Confirmed

1,121,411

Recovered

35,518

Death
Distribution Map

Perlukah perlindungan ekstra untuk mencegah coronavirus?

Sumber: En24 News

Mencuci tangan sebenarnya merupakan cara yang ampuh untuk mencegah penularan novel coronavirus. Akan tetapi, Anda mungkin memerlukan perlindungan ekstra bila tinggal di wilayah yang rentan terinfeksi atau harus melakukan kontak dengan pasien.

Sediakan masker dan sarung tangan sekali pakai. Gunakan saat Anda bepergian ke tempat umum dan menggunakan transportasi umum. Pastikan Anda memakai sarung tangan ketika menyentuh gagang pintu, permukaan meja, dan barang lain yang kerap disentuh orang.

Ketika berada dalam situasi yang membuat Anda harus melepas sarung tangan, jangan menyentuh mata atau wajah Anda. Sebelum memakai sarung tangan kembali, cuci tangan Anda menggunakan sabun dan pastikan benar-benar kering. Hindari memakai sarung tangan yang lembap.

Tidak hanya tangan Anda, kebersihan sarung tangan yang Anda gunakan pun penting untuk mencegah penularan novel coronavirus. Begitu kembali ke rumah, lepas sarung tangan Anda dan kumpulkan dalam kantong tertutup. Buang sarung tangan di tempat yang aman.

Bantu dokter dan tenaga medis lain mendapatkan alat pelindung diri (APD) dan ventilator untuk melawan COVID-19 dengan berdonasi melalui tautan di bawah ini.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Proses Vaksinasi COVID-19 di Indonesia, Kelompok Prioritas Sampai Masyarakat Umum

Pelaksanaan vaksinasi COVID-19 di Indonesia telah berjalan, berikut tahapan cara registrasi hingga kondisi kesehatan yang perlu diperhatikan.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
COVID-19, Penyakit Infeksi 10 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

China Gunakan Tes Swab Anal untuk COVID-19, Apa Bedanya dengan Swab Nasofaring?

Swab anal untuk COVID-19 dilakukan dengan memasukan kapas berukuran 3-5 cm ke dalam anus dan memutarnya untuk mengambil sampel feses.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
COVID-19, Penyakit Infeksi 5 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

Virus Nipah Berpotensi Menjadi Wabah Besar Berikutnya

Virus Nipah, yang mewabah hampir setiap tahun di beberapa negara di Asia, berpotensi menjadi wabah besar berikutnya seperti pandemi COVID-19.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Penyakit Infeksi, Infeksi Virus 4 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

Rekomendasi Vitamin untuk Pasien Covid-19

Selama masa penyembuhan, pasien COVID-19 harus memperhatikan asupan nutrisi dan vitamin untuk membantu tubuh melawan infeksi. Berikut rekomendasinya.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
COVID-19, Penyakit Infeksi 19 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Vaksin covid-19

Antisipasi dan Data Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi COVID-19 di Indonesia

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 25 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit
Alergi vaksin covid-19

Setelah Vaksinasi COVID-19 Berjalan, Kapan Indonesia Mencapai Herd Immunity?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 23 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit
Harimau dan Kasus Hewan Peliharaan yang Tertular COVID-19

Bayi Harimau Mati Diduga COVID-19, Bisakah Hewan Peliharaan Tertular Virus Corona?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 22 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit
Vaksin covid-19

Vaksinasi COVID-19 Tahap 2 Dimulai, Siapa Saja Targetnya?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 17 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit