6 Cara Cepat dan Aman Meredakan Batuk yang Mengganggu

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 20/05/2020
Bagikan sekarang

Batuk adalah respons alami tubuh yang bertujuan menyingkirkan berbagai zat yang bisa mengiritasi saluran pernapasan. Akan tetapi, batuk terus-menerus dapat menjadi gejala dari suatu penyakit. Kondisi ini bisa sangat menggangu aktivitas sehari-hari, bahkan tak jarang batuk berlangsung lebih parah di malam hari. Untungnya, terdapat berbagai cara yang bisa dilakukan untuk meredakan batuk, mulai dari perawatan suportif, konsumsi obat batuk alami hingga pengobatan melalui obat over-the-counter (OTC).

Berbagai cara untuk meredakan batuk

Gejala batuk paling sering disebabkan oleh penyakit pilek dan flu, tapi batuk juga bisa terjadi karena Anda berada di tempat dengan udara yang kering atau memiliki kebiasaan merokok. Batuk juga menjadi salah satu gejala pada orang dengan masalah kesehatan, seperti asma, alergi, atau refluks asam lambung.

Batuk yang terus muncul, bisa membuat Anda merasa tidak nyaman dan tubuh menjadi lemah. Pasalnya, batuk membuat otot di sekitar dada terasa nyeri dantenggorokan terasa kering dan perih.

Bila Anda memiliki kondisi ini, Anda tidak perlu khawatir. Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk meredakan frekuensi batuk serta mengatasi gejala lain yang menyertainya, seperti:

1. Minum banyak air putih sebagai cara mengatasi batuk

minum air penyebab usus buntu

Saat pilek atau flu, virus membuat produksi lendir jadi lebih banyak. Ekstra lendir tersebut bisa mengalir dari hidung ke bagian belakang tenggorokan dan membuat Anda mengalami batuk berdahak.

Salah satu cara efektif dan mudah dilakukan dalam meredakan batuk berdahak adalah memperbanyak minum air putih. Akan lebih baik jika Anda memilih air yang hangat. Air putih bisa membantu lendir yang mengental jadi lebih cair sehinggasehingga dahak akan lebih mudah dikeluarkan. Batuk akan berkurang dan Anda jadi bisa bernapas dengan lega.

Selain itu, cara mengatasi batuk dengan memperbanyak minum air putih juga dapat memastikan terpenuhinya kebutuhan cairan tubuh. Pasalnya, saat mengalami batuk berdahak secara menerus, Anda lebih rentan mengalami dehidrasi.

Alangkah baiknya, jika cara meredakan batuk dengan memperbanyak minum air ini dibarengi dengan menambah waktu istirahat sehingga imunitas tubuh lebih optimal dalam menghentikan penyakit penyebab batuk.

2. Teguk minuman yang melegakan tenggorokan

minum air jahe

Selain air putih, Anda bisa menikmati minuman hangat lainnya sebagai cara meredakan rasa perih di tenggorokan yang biasanya disebabkan oleh batuk kering. Anda bisa minum secangkir teh madu hangat dengan irisan lemon untuk melegakan hidung tersumbat sekaligus tenggorokan Anda.

Caranya membuat obat batuk kering alami ini adalah dengan melarutkan 1-2 sendok teh madu dalam satu gelas air yang kemudian dicampur dengan perasan lemon.

Anda juga bisa mencoba minuman hangat lainnya, seperti wedang jahe. Jahe yang mengandung senyawa antiperadangan bisa mengendurkan membran di saluran udara untuk mengurangi intensitas batuk.

Namun, jangan terlalu banyak mengonsumsi obat batuk alami dari wedang jahe. Minuman ini bisa membuat Anda sakit perut dan mulas jika diminum dalam porsi berlebihan.

Minuman lainnya yang juga bisa meredakan batuk adalah jus nanas segar. Buah nanas mengandung senyawa bromelain yang berifat antiradang dan mukolitik, yaitu membantu tubuh memecah dan mengalirkan lendir yang menghambat tenggorokan.

3. Cara meredakan batuk dengan mandi dan berendam air hangat

berendam air panas

Mandi air hangat sama khasiatnya dengan minum minuman hangat. Uap yang dihasilkan dari air hangat yang Anda hirup, bisa membantu melonggarkan sekresi yang menghasilkan lendir di hidung hingga ke tenggorokan sehingga batuk semakin berkurang.

Mandi air hangat bisa menjadi cara meredakan batuk yang tidak hanya disebabkan oleh pilek, tapi juga alergi. Ingat, jangan mandi atau berendam terlalu lama karena bisa membuat kulit jadi kering.

Untuk Anda yang mengalami demam yang mengiggil, justru cara mengatasi batuk yang tepat adalah menunda mandi atau merendam tubuh terlebih dahulu. Gunakanlah lap hangat untuk membersihkan tubuh.

4. Menjaga kelembapan dan kebersihan udara

cara membersihkan humidifier

Jika Anda memiliki batuk yang cukup mengganggu, menjaga kelembapan dan kebersihan udara itu penting. Udara yang kotor kering bisa bisa memicu terjadinya alergi, salah satu gejalanya adalah batuk. Dengan humidifier, Anda bisa menjaga udara di dalam ruangan tetap lembap sekaligus menjernihkan sirkulasi udara dari partikel kotor, debu, dan kuman patogen penyebab batuk.

Selain udara yang kering, semprotan parfum dan asap rokok juga bisa memicu lendir diproduksi lebih banyak oleh organ pernapasan sehingga menyebabkan batuk jadi lebih parah.

Jika ingin cepat meredakan batuk, cara yang terbaik adalah Anda segera menghentikan kebiasaan merokok dan berhenti menggunakan parfum untuk sementara.

Kebiasaan merokok dapat merusak jaringan silia yang berfungsi membersihkan dinding paru dari kotoran dan lendir. Inilah mengapa perokok aktif biasanya mengalami gejala batuk yang berkepanjangan dibandingkan dengan non-perokok.

5. Memanfaatkan air garam

Larutan air garam dapat menjadi obat alami untuk batuk berdahak. Cara memanfaatkan larutan garam untuk meredakan batuk adalah dengan berkumur secara rutin (3-4 kali dalam sehari) selama gejala berlangsung.

Seperti yang dilansir dari WebMD, berkumur dengan air garam dapat membantu mengecerkan dahak di tenggorokan sekaligus dapat membersihkan bakteri dan zat alergen yang menempel di dalam mulut. Anda hanya membutuhkan 1/2 sendok garam yang dilarutkan ke dalam air hangat. Berkumurlah selama beberapa menit, tapu hati-hati jangan sampai tertelan.

6. Minum obat sebagai cara meredakan batuk

mengonsumsi obat sebagai cara meredakan batuk

Jika tips sebelumnya tidak cukup ampuh untuk meredakan batuk, Anda bisa mencoba obat pereda batuk. Anda bisa mendapatkan obat batuk dengan mudah di apotek.

Namun, ingat pastikan dulu jenis batuk yang Anda derita: batuk kering atau batuk berdahak? Cara ini membantu Anda untuk memilih obat yang tepat untuk meredakan batuk.

Beberapa jenis obat pereda batuk yang sebaiknya Anda pilih, meliputi:

Dextromethrophan

Obat ini bekerja untuk menekan batuk sehingga mengurangi frekuensi batuk. Jika Anda merasakan batuk tanpa dahak dan sering kali bertambah parah, mengonsumsi dextromethrophan merupakan cara yang tepat untul meredakan batuk di malam hari.

Guaifenesin

Obat ini digunakan jika Anda memiliki batuk berdahak, namun sangat sulit untuk dikeluarkan. Dengan guaifenesin, lendir yang mengental akan dicairkan dan lebih mudah untuk dikeluarkan.

Selain pilihan obat, penting untuk membaca dengan teliti aturan pakai pada kemasan obat. Ini menghindari Anda dari kesalahan takaran dosis dan waktu minum.

Selalu konsultasikan dokter lebih dulu, jika Anda memiliki riwayat penyakit lain sebelum menggunakan obat pereda batuk.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Anak Batuk Terus Menerus, Apa Ortu Harus Khawatir?

Jika anak mengalami batuk yang terus menerus muncul dan tidak kunjung membaik, apakah orang tua harus waspada? Simak ulasannya di Hello Sehat.

Ditulis oleh: Shylma Na'imah

Batuk Kering

Batuk kering adalah jenis batuk yang tidak disertai dahak. Cari tahu gejala, penyebab, dan langkah pengobatannya secara lebih mendalam di artikel ini!

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Fidhia Kemala

Batuk Berdahak

Batuk berdahak adalah jenis batuk yang seringnya disebabkan oleh infeksi saluran pernapasan. Cari tahu gejala, penyebab, obat, dan cara mengatasinya.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Fidhia Kemala

Infografik: Gangguan Kesehatan yang Sering Menyerang Pejuang KRL

Anda sering naik KRL untuk pergi ke kantor, kampus, atau sekolah? Waspadai berbagai gangguan kesehatan berikut dan cari tahu solusinya di sini!

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Infografik 03/05/2019

Direkomendasikan untuk Anda

puasa saat flu saat puasa

Kena Flu Saat Puasa Itu Baik! Kok Bisa? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 04/05/2020
cara memilih obat batuk

Jangan Asal Pilih Obat Batuk, Kenali Dulu 4 Gejala Ini

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 18/02/2020
Bahan-bahan obat batuk alami

Efektif Menghentikan Batuk, Coba 13 Ragam Obat Batuk Alami Ini

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 24/10/2019
Ibu hamil minum obat batuk alami untuk ibu hamil

Hindari Risiko Efek Samping Obat, Pilihlah Obat Batuk Alami untuk Ibu Hamil

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 04/10/2019